Jakarta Jadi Panggung: Soundrenaline Sana Sini Hadirkan Festival Musik dan Seni
Rabu, 17 Desember 2025 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Jika ASEAN District menawarkan ruang reflektif dan kultural, Blok M District adalah jantung eksplorasi urban Soundrenaline Sana Sini di Jakarta. Tersebar di COMA Jakarta, Krapela, M Bloc Live House, hingga ruang alternatif lainnya, district ini merayakan keberagaman skena musik kota: dari soul, R&B, hip-hop, rock, elektronik, hingga eksperimen ekstrem.
Nama-nama seperti Andien, Teddy Adhitya, Soundwave feat. Teza Sumendra, Rafi Sudirman, YOKO CITY GHOST, sadchurro, BRANI MUSIC, Oslo Ibrahim, Assia Keva, Tomorrow People Ensemble, hingga Wijaya 80 hadir berdampingan dengan talenta alternatif seperti Avhath with The Legion of Mysterès, The Panturas x Tarawangsawelas, Kelompok Penerbang Roket, Grrrl Gang, Lomba Sihir, eleventwelfth, HARUBISU, MORFEM, WUSS, KNIV., KAKEKSUGI, PT Hardcore Indo, Glyph Talk, XVM x Logic Lost, hingga KUNTARI.
Di Blok M District ini pula, energi musik berpadu dengan percakapan dan ide lewat THE LAB, ada ruang music talks, hearing session, workshop, dan interaksi langsung bersama pelaku industri lokal dan internasional, membuka akses langsung ke proses kreatif di balik panggung.
Blok M District turut menjadi wadah The Space sebagai pusat aktivitas kreatif melibatkan beberapa kolektif seperti Press Print Party, sebuah pasar kurasi yang menampilkan penerbit independen, pembuat cetak, dan kolektif kreatif. Pengunjung dapat mengikuti sesi silkscreen printing langsung untuk mencetak desain edisi terbatas di tote bag atau t-shirt, serta workshop membuat zine-fan unik. Selain itu, ada Photo Walk Ramean yang memamerkan kamera analog vintage dan photobooth interaktif, serta JICAF, marketplace seni musik yang menampilkan karya ilustrator dan kolaborasi merchandise dengan musisi festival.
Sementara itu, Istora District menjadi spektrum pop dan emosi dari Soundrenaline Sana-Sini di Jakarta. Bertempat di Bengkel Space dan Lucy in the Sky, district ini mempertemukan nama-nama besar lintas generasi dengan pendekatan yang lebih intim dan personal.
Nama-nama seperti Andien, Teddy Adhitya, Soundwave feat. Teza Sumendra, Rafi Sudirman, YOKO CITY GHOST, sadchurro, BRANI MUSIC, Oslo Ibrahim, Assia Keva, Tomorrow People Ensemble, hingga Wijaya 80 hadir berdampingan dengan talenta alternatif seperti Avhath with The Legion of Mysterès, The Panturas x Tarawangsawelas, Kelompok Penerbang Roket, Grrrl Gang, Lomba Sihir, eleventwelfth, HARUBISU, MORFEM, WUSS, KNIV., KAKEKSUGI, PT Hardcore Indo, Glyph Talk, XVM x Logic Lost, hingga KUNTARI.
Di Blok M District ini pula, energi musik berpadu dengan percakapan dan ide lewat THE LAB, ada ruang music talks, hearing session, workshop, dan interaksi langsung bersama pelaku industri lokal dan internasional, membuka akses langsung ke proses kreatif di balik panggung.
Blok M District turut menjadi wadah The Space sebagai pusat aktivitas kreatif melibatkan beberapa kolektif seperti Press Print Party, sebuah pasar kurasi yang menampilkan penerbit independen, pembuat cetak, dan kolektif kreatif. Pengunjung dapat mengikuti sesi silkscreen printing langsung untuk mencetak desain edisi terbatas di tote bag atau t-shirt, serta workshop membuat zine-fan unik. Selain itu, ada Photo Walk Ramean yang memamerkan kamera analog vintage dan photobooth interaktif, serta JICAF, marketplace seni musik yang menampilkan karya ilustrator dan kolaborasi merchandise dengan musisi festival.
Sementara itu, Istora District menjadi spektrum pop dan emosi dari Soundrenaline Sana-Sini di Jakarta. Bertempat di Bengkel Space dan Lucy in the Sky, district ini mempertemukan nama-nama besar lintas generasi dengan pendekatan yang lebih intim dan personal.
Lihat Juga :