Elvy Sukaesih hingga Pieter F Gontha Raih Penghargaan Satya Budaya Narendra

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:28 WIB
loading...
A A A
“Kontribusi para penerima Satya Budaya Narendra menunjukkan bahwa kebudayaan Indonesia telah menjadi sumber inspirasi global. “Indonesia telah ikut menjadi inspirasi yang menggerakkan para seniman dan budayawan, termasuk di daerah-daerah, untuk terus berkarya dan berinovasi,” kata Fadli Zon, melalui siaran pers, Sabtu (20/12/2025).

Pada AKI 2025, terdapat tujuh tokoh penerima Apresiasi Khusus Satya Budaya Narendra. Masing-masing diberikan penghargaan dengan rekam jejak panjang di bidang seni, budaya, dan pemikiran kebangsaan.

1. Jaya Suprana


Jaya Suprana, dikenal luas sebagai tokoh budaya multitalenta: penulis, musisi, dan pemrakarsa berbagai gerakan kebudayaan. Kiprahnya dalam mendokumentasikan, mengarsipkan, dan mempopulerkan budaya Indonesia telah menjadikannya salah satu figur rujukan dalam pemajuan kebudayaan nasional. Ia juga dikenal sebagai pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI).

2.Pieter F. Gontha


Pieter F. Gontha, berkontribusi besar dalam pengembangan industri budaya dan pariwisata, sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. Melalui berbagai inisiatifnya, ia mendorong agar kebudayaan Indonesia memiliki daya saing global.

3.Nyoman Wenten


Nyoman Wenten, merupakan maestro seni karawitan Bali yang kiprahnya diakui secara internasional. Karya dan pengajarannya telah membawa musik tradisi Bali ke berbagai panggung dunia, sekaligus memperkuat posisi seni tradisi Indonesia dalam wacana musik global.

4.Sunaryo Soetono


Sunaryo Soetono, perupa senior Indonesia, dikenal melalui perjalanan panjangnya di dunia seni rupa. Karya-karyanya tidak hanya mencerminkan pencapaian artistik personal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perkembangan seni rupa modern Indonesia.

5.Elvy Sukaesih


Elvy Sukaesih, yang dikenal sebagai “Ratu Dangdut”, menerima apresiasi atas kontribusinya dalam mengangkat musik dangdut sebagai ekspresi budaya populer Indonesia. Konsistensinya menjaga nilai, identitas, dan karakter dangdut menjadikan genre ini diakui sebagai bagian penting dari kebudayaan nasional.

6.Ary Ginanjar


Ary Ginanjar, berkontribusi melalui pemikiran dan gagasan yang menjembatani nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan pembangunan karakter bangsa. Karyanya berpengaruh luas dalam diskursus kebudayaan dan penguatan nilai kebangsaan.

7.Anhar Gonggong


Anhar Gonggong, dikenal sebagai sejarawan yang dedikasinya dalam penulisan dan pemikiran sejarah Indonesia telah memperkaya pemahaman publik tentang perjalanan bangsa. Karyanya menjadi rujukan penting dalam kajian sejarah nasional.

Fadli Zon, menekankan pemberian Satya Budaya Narendra bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan negara atas dedikasi seumur hidup para tokoh budaya.

“Pada kesempatan ini, kita memberikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan yang luar biasa, yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, pikiran, dan kemampuannya bagi kebudayaan Indonesia,” tegasnya.

Melalui Apresiasi Khusus Satya Budaya Narendra, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmen negara untuk merawat ingatan kolektif, memberi teladan bagi generasi penerus, serta memastikan bahwa kerja-kerja kebudayaan mendapat tempat terhormat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Seniman Indonesia...
7 Seniman Indonesia Ramaikan Venice Biennale 2026 lewat Pameran Printing the Unprinted
Indonesia Saxophone...
Indonesia Saxophone Camp 2026 Jadi Ajang Belajar dan Kolaborasi Saxophonist Profesional
Spirit of the Rainforest...
Spirit of the Rainforest Hadirkan Semarak Budaya Kalimantan di Bali
Tren Pesta Pernikahan,...
Tren Pesta Pernikahan, Pertahankan Nuansa Tradisional dengan Sentuhan Modern
RCTI Komitmen Lahirkan...
RCTI Komitmen Lahirkan Talenta Musik Lewat Indonesian Idol
Indonesian Idol Raih...
Indonesian Idol Raih Penghargaan Bergengsi Kementerian Kebudayaan
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Culture Beyond Borders...
Culture Beyond Borders Suguhkan Pertunjukan Budaya Internasional di Kota Tua Jakarta
Rekomendasi
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Berita Terkini
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved