Kebiasaan Sederhana Ini Ternyata Ampuh Turunkan Gula Darah dalam Sekejap
Minggu, 28 Desember 2025 - 06:58 WIB
loading...
Jalan santai adalah salah satu aktivitas sederhana yang efektif kontrol gula darah. Foto/Hapiest Health
A
A
A
JAKARTA - Mengelola kadar gula darah menjadi tantangan tersendiri bagi penderita diabetes . Mereka harus disipin mulai dari memilih makanan, mengatur waktu makan, hingga menyesuaikan aktivitas fisik.Semuanya perlu dilakukan dengan tepat agar kadar gula darah tetap stabil.
Namun banyak yang belum tahu bahwa ada sebuah kebiasaan sederhana yang bisa membantu menurunkan gula darah dengan cepat tanpa obat tambahan. Tips ini dibagikan langsung oleh seseorang yang telah hidup dengan diabetes tipe 1 selama lebih dari 10 tahun.
Dilansir dari Prevention, dari pengalaman pribadinya, kebiasaan ini terbukti menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan lonjakan gula darah, terutama setelah makan. Kebiasaan tersebut adalah jalan kaki selama sekitar 15 menit.
Baca Juga : Manfaat Konsumsi Campuran Air Lemon dan Chia Seed, Efektif Kontrol Gula Darah
Rutinitas ini menjadi trik utama yang sering ia lakukan saat kadar gula darah mulai naik. Jalan santai dengan tempo stabil sudah cukup untuk memberikan dampak signifikan pada kadar gula darah.
Berjalan kaki singkat bisa menurunkan kadar gula darah sekitar 20 hingga 100 poin, tergantung kondisi tubuh, tingkat resistensi insulin, dan kadar gula awal. Angka ini berbeda pada setiap orang, namun efeknya dinilai cukup konsisten untuk dijadikan kebiasaan harian.
Aktivitas ini berpengaruh karena saat otot bergerak, tubuh membutuhkan energi. Glukosa yang berada di dalam darah kemudian digunakan sebagai bahan bakar oleh otot, sehingga kadar gula darah perlahan menurun.
Baca Juga : JanganAnggap Sepele, Perut Buncit Bisa Jadi Alarm Bahaya Kesehatan Jantung
Proses ini juga membantu meningkatkan sensitivitas insulin, membuat tubuh lebih efisien dalam mengelola gula darah. Waktu untuk berjalan kaki yang paling ideal juga ditentukan yaitu sekitar 30 hingga 45 menit setelah makan.
Waktu ini dinilai efektif untuk membantu mencegah lonjakan gula darah yang biasanya terjadi setelah asupan karbohidrat. Daripada langsung duduk atau berbaring setelah makan, bergerak ringan justru memberi kesempatan bagi tubuh untuk mengolah glukosa dengan lebih optimal.
Meskipun trik ini terdengar mudah, namun tidak semua kondisi cocok untuk langsung melakukan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terlalu tinggi dan disertai risiko keton, atau justru terlalu rendah, aktivitas fisik bisa berdampak buruk.
Oleh karena itu, memantau kadar gula darah sebelum dan sesudah berjalan harus dilakukan, terutama bagi penderita diabetes yang menggunakan insulin. Intinya, 15 menit berjalan kaki bisa menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang memberi dampak besar bagi kualitas hidup sehari-hari.
Namun banyak yang belum tahu bahwa ada sebuah kebiasaan sederhana yang bisa membantu menurunkan gula darah dengan cepat tanpa obat tambahan. Tips ini dibagikan langsung oleh seseorang yang telah hidup dengan diabetes tipe 1 selama lebih dari 10 tahun.
Dilansir dari Prevention, dari pengalaman pribadinya, kebiasaan ini terbukti menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan lonjakan gula darah, terutama setelah makan. Kebiasaan tersebut adalah jalan kaki selama sekitar 15 menit.
Baca Juga : Manfaat Konsumsi Campuran Air Lemon dan Chia Seed, Efektif Kontrol Gula Darah
Rutinitas ini menjadi trik utama yang sering ia lakukan saat kadar gula darah mulai naik. Jalan santai dengan tempo stabil sudah cukup untuk memberikan dampak signifikan pada kadar gula darah.
Berjalan kaki singkat bisa menurunkan kadar gula darah sekitar 20 hingga 100 poin, tergantung kondisi tubuh, tingkat resistensi insulin, dan kadar gula awal. Angka ini berbeda pada setiap orang, namun efeknya dinilai cukup konsisten untuk dijadikan kebiasaan harian.
Aktivitas ini berpengaruh karena saat otot bergerak, tubuh membutuhkan energi. Glukosa yang berada di dalam darah kemudian digunakan sebagai bahan bakar oleh otot, sehingga kadar gula darah perlahan menurun.
Baca Juga : JanganAnggap Sepele, Perut Buncit Bisa Jadi Alarm Bahaya Kesehatan Jantung
Proses ini juga membantu meningkatkan sensitivitas insulin, membuat tubuh lebih efisien dalam mengelola gula darah. Waktu untuk berjalan kaki yang paling ideal juga ditentukan yaitu sekitar 30 hingga 45 menit setelah makan.
Waktu ini dinilai efektif untuk membantu mencegah lonjakan gula darah yang biasanya terjadi setelah asupan karbohidrat. Daripada langsung duduk atau berbaring setelah makan, bergerak ringan justru memberi kesempatan bagi tubuh untuk mengolah glukosa dengan lebih optimal.
Meskipun trik ini terdengar mudah, namun tidak semua kondisi cocok untuk langsung melakukan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terlalu tinggi dan disertai risiko keton, atau justru terlalu rendah, aktivitas fisik bisa berdampak buruk.
Oleh karena itu, memantau kadar gula darah sebelum dan sesudah berjalan harus dilakukan, terutama bagi penderita diabetes yang menggunakan insulin. Intinya, 15 menit berjalan kaki bisa menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang memberi dampak besar bagi kualitas hidup sehari-hari.
(wur)
Lihat Juga :