Formula Deterjen Lembut untuk Hijab, Aman di Kulit Tanpa Bahan Keras
Rabu, 07 Januari 2026 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
"Salah satu faktor penyebab beruntusan (kulit bintik-bintik kecil atau benjolan halus akibat pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati dan kotoran itu adalah alergi) biasanya saat memakai pakaian, lalu kulit kemerahan atau gatal, itu karena kulit sensitif terhadap kain yang digunakan," kata dr. Tirta dalam unggahan video diakun Instagram @dr.tirta.
dr.Tirta untuk mengatasi hal tersebut, disarankan agar memilih deterjen mencuci pakaian seperti Deterjen Sayang yang tidak mengandung bahan SLS dan Paraben dimana kedua bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit bagi sebagian orang, terutama kulit sensitif.
"Deterjen Sayang cocok untuk pemakaian sehari-hari, saya pakai untuk mencuci jersey lari karena wanginya tahan lama dan tidak menimbulkan bau apek gegara jamur dan bakteri usai keringetan habis berolahraga," terangnya.
"Kita harus merawat pakaian dengan baik, kalau nyucinya benar dan deterjennya cocok, maka tidak akan mengganggu sekitar. Sebaliknya, jika nyuci dan deterjennya asal-asalan, selain merusak pakaian, kulit rusak dan pasti bau badan, mengganggu! Saya pakai Deterjen Sayang Hijab! karena non SLS dan Paraben," sambungnya.
Pakaian terbuat dari berbagai jenis bahan, seperti katun, sutra, wol, dan lain-lain. Setiap jenis bahan memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Memilih deterjen yang tepat membantu menjaga bahan pakaian tetap dalam kondisi terbaik tidak mudah menyusut, melar, atau cepat pudar warnanya.
Dengan memilih detergen yg berkualitas, anda bisa memastikan pakaian tetap nyaman dipakai dan kulit tetap sehat.
dr.Tirta untuk mengatasi hal tersebut, disarankan agar memilih deterjen mencuci pakaian seperti Deterjen Sayang yang tidak mengandung bahan SLS dan Paraben dimana kedua bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit bagi sebagian orang, terutama kulit sensitif.
"Deterjen Sayang cocok untuk pemakaian sehari-hari, saya pakai untuk mencuci jersey lari karena wanginya tahan lama dan tidak menimbulkan bau apek gegara jamur dan bakteri usai keringetan habis berolahraga," terangnya.
"Kita harus merawat pakaian dengan baik, kalau nyucinya benar dan deterjennya cocok, maka tidak akan mengganggu sekitar. Sebaliknya, jika nyuci dan deterjennya asal-asalan, selain merusak pakaian, kulit rusak dan pasti bau badan, mengganggu! Saya pakai Deterjen Sayang Hijab! karena non SLS dan Paraben," sambungnya.
Pakaian terbuat dari berbagai jenis bahan, seperti katun, sutra, wol, dan lain-lain. Setiap jenis bahan memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Memilih deterjen yang tepat membantu menjaga bahan pakaian tetap dalam kondisi terbaik tidak mudah menyusut, melar, atau cepat pudar warnanya.
Dengan memilih detergen yg berkualitas, anda bisa memastikan pakaian tetap nyaman dipakai dan kulit tetap sehat.
Lihat Juga :