Brand Lokal Edness Siap Gebrak Industri Fesyen Nasional
Senin, 12 Januari 2026 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
Kartini menjelaskan, perkembangan fesyen nasional terlihat pada dua sektor, yaitu mass market dan sektor premium berbasis budaya. Produk modest fashion, busana kasual, hingga pakaian siap pakai dinilai semakin kompetitif dan diserap pasar regional. Sementara karya premium berbasis batik, tenun, dan sulam etnik mulai menembus pameran internasional serta platform penjualan digital.
Pasar Asia Tenggara menjadi sasaran ekspor yang menjanjikan. Produk fesyen asal Indonesia disebut diminati konsumen dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam hingga Thailand karena dinilai berkualitas, nyaman, dan memiliki estetika khas. Baca juga: Tampil Modis Namun Tetap Syar'i, 4 Syarat Ini Wajib Muslimah Tahu!
Kartini menambahkan bahwa pertumbuhan sektor fesyen tidak lepas dari berkembangnya ekosistem ekonomi kreatif, UMKM fesyen, dan saluran pemasaran digital. Ia menilai dukungan kebijakan pemerintah dalam promosi internasional, peningkatan SDM kreatif, serta penguatan rantai pasok bahan baku akan memperkuat posisi Indonesia di pasar regional.
Dengan minat pasar luar negeri yang terus tumbuh serta penguatan daya saing domestik, dia yakin sektor fesyen akan menjadi salah satu motor ekonomi yang berpotensi membawa Indonesia menjadi kiblat mode di Asia Tenggara. “Jika industri kreatif dan modernisasi industri berjalan beriringan, Indonesia berpeluang menjadi pusat inspirasi mode di kawasan,” katanya.
Pasar Asia Tenggara menjadi sasaran ekspor yang menjanjikan. Produk fesyen asal Indonesia disebut diminati konsumen dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam hingga Thailand karena dinilai berkualitas, nyaman, dan memiliki estetika khas. Baca juga: Tampil Modis Namun Tetap Syar'i, 4 Syarat Ini Wajib Muslimah Tahu!
Kartini menambahkan bahwa pertumbuhan sektor fesyen tidak lepas dari berkembangnya ekosistem ekonomi kreatif, UMKM fesyen, dan saluran pemasaran digital. Ia menilai dukungan kebijakan pemerintah dalam promosi internasional, peningkatan SDM kreatif, serta penguatan rantai pasok bahan baku akan memperkuat posisi Indonesia di pasar regional.
Dengan minat pasar luar negeri yang terus tumbuh serta penguatan daya saing domestik, dia yakin sektor fesyen akan menjadi salah satu motor ekonomi yang berpotensi membawa Indonesia menjadi kiblat mode di Asia Tenggara. “Jika industri kreatif dan modernisasi industri berjalan beriringan, Indonesia berpeluang menjadi pusat inspirasi mode di kawasan,” katanya.
(poe)
Lihat Juga :