Sering Dikonsumsi, Makanan dan Minuman Ini Diam-diam Bisa Merusak Usus
Senin, 19 Januari 2026 - 06:30 WIB
loading...
Makanan dan minuman manis yang diproses rawan merusak usus. Foto/Chalie Thorphe
A
A
A
JAKARTA - Kesehatan usus berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh secara menyeluruh. Namun ternyata ada sejumlah makanan dan minuman yang dapat berdampak negatif pada lapisan usus dan keseimbangan bakteri di dalamnya jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa kita sadari.
Gastroenterolog Pratima Dibba menjelaskan bahwa usus dilapisi oleh dinding tipis yang berfungsi menyerap nutrisi sekaligus mencegah zat berbahaya masuk ke aliran darah. Ketika lapisan ini terganggu, kondisi tersebut dapat memicu masalah pencernaan dan peradangan.
Baca Juga: 3 Alasan Alpukat Baik untuk Pencernaan, Tinggi Serat dan Jaga Kesehatan Usus
Jenis makanan tertentu juga bisa melemahkan fungsi pelindung usus dan memengaruhi mikrobioma, yaitu kumpulan bakteri baik yang berperan dalam sistem pencernaan. Berikut ini deretan makanan dan minuman yang sering dikonsumsi dan dapat berdampak buruk pada kesehatan usus:
Minuman Manis dan Diproses
Minuman manis yang diproses merupakan salah satu jenis konsumsi yang paling berdampak buruk bagi kesehatan usus. Minuman seperti soda dan minuman energi mengandung gula tinggi yang dapat mendorong pertumbuhan bakteri usus yang tidak sehat.
Selain itu, konsumsi minuman manis juga dapat menggantikan asupan air putih, yang penting untuk menjaga kelancaran pencernaan. Kurangnya hidrasi dapat memperburuk kondisi usus dan memperlambat kerja sistem pencernaan.
Baca Juga : Benarkah Matcha Dapat Menggantikan Kopi untuk Hilangkan Kecemasan? Ini Faktanya
Gula Tambahan dan Pemanis Buatan
Gula tambahan atau pemanis buatan adalah faktor yang dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma. Asupan gula yang tinggi dapat menyebabkan dominasi bakteri tertentu di usus, yang pada akhirnya berpotensi merusak lapisan usus.
Ketidakseimbangan mikrobioma ini disebut dapat berkontribusi pada peradangan dan berbagai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan sistem pencernaan.
Selain minuman manis dan gula tambahan, ada beberapa jenis konsumsi lain yang dapat berdampak negatif pada usus jika dikonsumsi berlebihan, antara lain:
- Permen dan makanan manis olahan
- Kue dan roti dengan kandungan gula tinggi
- Jus buah kemasan
- Alkohol
- Makanan sangat pedas
- Konsumsi kafein berlebihan
Jenis-jenis makanan dan minuman tersebut dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan serta memengaruhi keseimbangan bakteri usus. Oleh karena itu penting untuk memahami dampak makanan terhadap usus agar bisa menerapkan pola hidup sehat.
Gastroenterolog Pratima Dibba menjelaskan bahwa usus dilapisi oleh dinding tipis yang berfungsi menyerap nutrisi sekaligus mencegah zat berbahaya masuk ke aliran darah. Ketika lapisan ini terganggu, kondisi tersebut dapat memicu masalah pencernaan dan peradangan.
Baca Juga: 3 Alasan Alpukat Baik untuk Pencernaan, Tinggi Serat dan Jaga Kesehatan Usus
Jenis makanan tertentu juga bisa melemahkan fungsi pelindung usus dan memengaruhi mikrobioma, yaitu kumpulan bakteri baik yang berperan dalam sistem pencernaan. Berikut ini deretan makanan dan minuman yang sering dikonsumsi dan dapat berdampak buruk pada kesehatan usus:
Minuman Manis dan Diproses
Minuman manis yang diproses merupakan salah satu jenis konsumsi yang paling berdampak buruk bagi kesehatan usus. Minuman seperti soda dan minuman energi mengandung gula tinggi yang dapat mendorong pertumbuhan bakteri usus yang tidak sehat.
Selain itu, konsumsi minuman manis juga dapat menggantikan asupan air putih, yang penting untuk menjaga kelancaran pencernaan. Kurangnya hidrasi dapat memperburuk kondisi usus dan memperlambat kerja sistem pencernaan.
Baca Juga : Benarkah Matcha Dapat Menggantikan Kopi untuk Hilangkan Kecemasan? Ini Faktanya
Gula Tambahan dan Pemanis Buatan
Gula tambahan atau pemanis buatan adalah faktor yang dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma. Asupan gula yang tinggi dapat menyebabkan dominasi bakteri tertentu di usus, yang pada akhirnya berpotensi merusak lapisan usus.
Ketidakseimbangan mikrobioma ini disebut dapat berkontribusi pada peradangan dan berbagai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan sistem pencernaan.
Selain minuman manis dan gula tambahan, ada beberapa jenis konsumsi lain yang dapat berdampak negatif pada usus jika dikonsumsi berlebihan, antara lain:
- Permen dan makanan manis olahan
- Kue dan roti dengan kandungan gula tinggi
- Jus buah kemasan
- Alkohol
- Makanan sangat pedas
- Konsumsi kafein berlebihan
Jenis-jenis makanan dan minuman tersebut dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan serta memengaruhi keseimbangan bakteri usus. Oleh karena itu penting untuk memahami dampak makanan terhadap usus agar bisa menerapkan pola hidup sehat.
(wur)
Lihat Juga :