Edukasi Obat Herbal Aman di Tengah Meningkatnya Kasus Diabetes

Senin, 19 Januari 2026 - 21:16 WIB
loading...
Edukasi Obat Herbal...
Data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2024 menunjukkan Indonesia memiliki 20,4 juta penderita diabetes dengan prevalensi mencapai 11,3 persen. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2024 menunjukkan Indonesia memiliki 20,4 juta penderita diabetes dengan prevalensi mencapai 11,3 persen. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat kelima dunia untuk jumlah penderita diabetes, atau setara dengan satu dari sembilan orang dewasa yang hidup dengan penyakit ini.

Lebih mengkhawatirkan lagi, proyeksi IDF menunjukkan jumlah diabetesi di Indonesia diperkirakan meningkat menjadi 28,6 juta pada tahun 2045. Kondisi ini memicu tingginya permintaan akan produk herbal sebagai alternatif pengobatan yang lebih terjangkau, namun sayangnya juga membuka celah bagi peredaran produk palsu yang membahayakan.

Akhmad Rois, Direktur PT. Hollis Media Bariklana, perusahaan distributor produk herbal Srevot, menyatakan keprihatinannya terhadap fenomena ini. "Di tengah krisis diabetes nasional, justru muncul ancaman baru berupa maraknya produk herbal palsu. Ini sangat berbahaya karena diabetesi adalah kelompok yang sangat rentan terhadap komplikasi kesehatan," ungkap Akhmad.

Diabetesi Rentan Jadi Target Produk Palsu

Menurut Akhmad, penderita diabetes menjadi target empuk produk palsu karena beberapa faktor. Pertama, biaya pengobatan diabetes yang tinggi mendorong pasien mencari alternatif yang lebih murah. Kedua, diabetes adalah penyakit seumur hidup yang membutuhkan pengobatan konsisten, sehingga menciptakan pasar yang besar dan berkelanjutan.

Berbeda dengan produk palsu pada umumnya yang hanya tidak efektif, produk herbal diabetes palsu memiliki risiko yang jauh lebih berbahaya. "Produk palsu bisa mengandung bahan berbahaya atau justru mengandung gula tersembunyi yang memperburuk kondisi diabetes. Lebih parah lagi, diabetesi yang sudah mengonsumsi obat medis bisa mengalami interaksi berbahaya seperti hipoglikemia," terang Akhmad.

Komplikasi diabetes yang kompleks juga membuat penderita sulit membedakan apakah gejala yang muncul adalah efek samping produk palsu atau perburukan penyakit. Kondisi ini dapat menyebabkan keterlambatan pengobatan yang tepat dan berujung pada komplikasi ireversibel.

Srevot merupakan produk herbal yang diformulasi khusus untuk membantu meringankan keluhan kencing manis. Produk ini mengandung lima ekstrak herbal pilihan dalam setiap kapsul 500mg, yaitu Morinda Citrifolia (Mengkudu) 150mg, Tinospora Crispa (Brotowali) 100mg, Andrographis Paniculata (Sambiloto) 100mg, Moringa Oleifera (Daun Kelor) 100mg, dan Cinnamomum Burmannii (Kayu Manis) 50mg.

"Setiap ekstrak dalam Srevot memiliki peran spesifik. Mengkudu meningkatkan efektivitas insulin, Brotowali dan Sambiloto menurunkan kadar gula darah, Daun Kelor mengurangi glukosa dalam darah dan urine, sementara Kayu Manis berfungsi sebagai anti-inflamasi untuk mencegah komplikasi," rinci Akhmad.

Produk yang telah mengantongi izin BPOM dengan nomor POM TR.243002941 ini diproduksi oleh PT. Putra Harjo Herbal di Sragen dengan standar produksi yang ketat.
Panduan Produk Asli

Untuk melindungi konsumen, PT. Hollis Media Bariklana memberi panduan lengkap membedakan produk Srevot original dan palsu. Produk original memiliki ciri-ciri khusus: terdapat logo PHH pada tutup botol dan depan kemasan, bersegel hologram berwarna emas bertuliskan PHH, logo Srevot timbul, serta terdapat barcode BPOM pada kemasan.

Akhmad menghimbau masyarakat untuk selalu membeli produk di toko resmi atau reseller terpercaya. Konsumen dapat mengakses informasi resmi melalui media sosial @srevot.id di Instagram dan TikTok, atau melalui toko resmi di Shopee.

“Verifikasi nomor BPOM di website resmi dan simpan bukti pembelian. Jangan tergiur harga murah yang justru bisa membahayakan kesehatan," tegas Akhmad.

Menurut Akhmad, mengatasi peredaran produk palsu adalah tanggung jawab bersama. Produsen harus menjaga kualitas dan transparansi, pihak distributor harus memastikan distribusi yang aman, pihak regulator melakukan pengawasan ketat. “Dan yang terpenting, konsumen harus menjadi pembeli yang cerdas dan kritis,” pungkasnya.

(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Kebiasaan Duduk Lama...
Kebiasaan Duduk Lama Bisa Sebabkan Diabetes, Ini Penjelasan Dokter!
Penderita Diabetes Sebaiknya...
Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Semangka, Ini Alasannya!
Jangan Salah, Gula dari...
Jangan Salah, Gula dari Buah Juga Bisa Memicu Diabetes Semakin Parah
Budi Gunadi Sadikin...
Budi Gunadi Sadikin Ungkap Bahaya Boba: 1 Porsi Setara 150 Kalori dan 10 Gram Gula
mGanik Nutrition Hadirkan...
mGanik Nutrition Hadirkan Camilan Rendah Glikemik untuk Diabetes Tipe 2
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Inovasi Terbaru Novo...
Inovasi Terbaru Novo Nordisk untuk Diabetes Tipe 2 Disetujui FDA AS
Rekomendasi
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Berita Terkini
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
5 Drama Korea yang Wajib...
5 Drama Korea yang Wajib Ditonton jika Kamu Suka
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Mengintip Kunci Sukses...
Mengintip Kunci Sukses Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri: Padukan Kehangatan Keluarga dan Aksi Sosial
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Dari Aspal Jalanan Menuju...
Dari Aspal Jalanan Menuju Layar Kaca: Kisah Inspiratif Samsul Ma'rif 'Raja Bacot' Mengubah Nasib lewat Konten Game
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved