Waspada! Ini 5 Penyakit yang Sering Muncul saat Banjir
Jum'at, 30 Januari 2026 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
2. Leptospirosis
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang berasal dari urine tikus. Bakteri ini masuk ke tubuh melalui luka terbuka atau kulit yang terendam air banjir. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan pada kasus berat dapat menyebabkan gagal ginjal.
Baca Juga : Waspada Musim Hujan, Ini 5 Penyakit yang Kerap Mengintai Masyarakat
3. Penyakit Kulit
Penyakit kulit juga berisiko di musim hujan. Kontak langsung dengan air banjir dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit kulit seperti gatal-gatal, infeksi jamur, dan dermatitis. Air banjir yang kotor mengandung banyak kuman dan bahan kimia berbahaya yang merusak kulit.
4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
Lingkungan yang lembap, dingin, dan penuh polusi selama banjir dapat memicu ISPA . Penyakit ini ditandai dengan batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas. Anak-anak dan orang tua lebih rentan terkena ISPA.
5. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Setelah banjir surut, genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini dapat menularkan virus dengue yang menyebabkan demam berdarah, dengan gejala demam tinggi, nyeri sendi, dan muncul bintik merah pada kulit.
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang berasal dari urine tikus. Bakteri ini masuk ke tubuh melalui luka terbuka atau kulit yang terendam air banjir. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan pada kasus berat dapat menyebabkan gagal ginjal.
Baca Juga : Waspada Musim Hujan, Ini 5 Penyakit yang Kerap Mengintai Masyarakat
3. Penyakit Kulit
Penyakit kulit juga berisiko di musim hujan. Kontak langsung dengan air banjir dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit kulit seperti gatal-gatal, infeksi jamur, dan dermatitis. Air banjir yang kotor mengandung banyak kuman dan bahan kimia berbahaya yang merusak kulit.
4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
Lingkungan yang lembap, dingin, dan penuh polusi selama banjir dapat memicu ISPA . Penyakit ini ditandai dengan batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas. Anak-anak dan orang tua lebih rentan terkena ISPA.
5. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Setelah banjir surut, genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini dapat menularkan virus dengue yang menyebabkan demam berdarah, dengan gejala demam tinggi, nyeri sendi, dan muncul bintik merah pada kulit.
(wur)
Lihat Juga :