King Salman Humanitarian Gelar Program Bedah Jantung Gratis
Jum'at, 06 Februari 2026 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
Faisal menambahkan, aksi kemanusiaan ini juga sekaligus sebagai refleksi hubungan antara Arab Saudi dengan Indonesia. “Kegiatan ini merefleksikan dalamnya hubungan antara kedua negara di bawah pimpinan Raja Salman dan Presiden Prabowo Subianto,” tambah dia.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyambut baik aksi kemanusiaan dari KS Relief. Ia juga turut menyoroti tantangan besar dalam penanganan jantung anak di Indonesia, di mana terdapat kesenjangan antara jumlah penderita dan kemampuan penanganan.
Baca Juga : BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Ini Cara Reaktivasi Mandiri Tanpa Ribet, Bisa Langsung Aktif
Dante mengungkapkan, dari sekitar 50.000 kasus kelainan jantung anak yang terdeteksi, hanya 5.000 yang mampu ditangani per tahun karena keterbatasan dokter spesialis dan biaya yang mencapai rata-rata Rp100 juta per operasi. Selain masalah jantung anak, intervensi pada katup aorta juga menjadi fokus karena biayanya yang fantastis, mencapai Rp500 juta per katup, dan belum sepenuhnya tercover oleh BPJS.
Maka dari itu, kehadiran KSR membantu menutup celah pembiayaan tersebut bagi masyarakat yang sangat membutuhkan, sekaligus mendukung inovasi subsidi yang telah dilakukan oleh pihak rumah sakit secara internal.
"Sudah 260 operasi dilakukan oleh tim ini di Indonesia di Rumah Sakit Harapan Kita. Di Indonesia, kelainan jantung anak mencapai 8 dari 1.000 kelahiran. Dari 50.000 kasus, kita hanya sanggup menangani 5.000; sisanya mengantri,” ungkap Dante.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyambut baik aksi kemanusiaan dari KS Relief. Ia juga turut menyoroti tantangan besar dalam penanganan jantung anak di Indonesia, di mana terdapat kesenjangan antara jumlah penderita dan kemampuan penanganan.
Baca Juga : BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Ini Cara Reaktivasi Mandiri Tanpa Ribet, Bisa Langsung Aktif
Dante mengungkapkan, dari sekitar 50.000 kasus kelainan jantung anak yang terdeteksi, hanya 5.000 yang mampu ditangani per tahun karena keterbatasan dokter spesialis dan biaya yang mencapai rata-rata Rp100 juta per operasi. Selain masalah jantung anak, intervensi pada katup aorta juga menjadi fokus karena biayanya yang fantastis, mencapai Rp500 juta per katup, dan belum sepenuhnya tercover oleh BPJS.
Maka dari itu, kehadiran KSR membantu menutup celah pembiayaan tersebut bagi masyarakat yang sangat membutuhkan, sekaligus mendukung inovasi subsidi yang telah dilakukan oleh pihak rumah sakit secara internal.
"Sudah 260 operasi dilakukan oleh tim ini di Indonesia di Rumah Sakit Harapan Kita. Di Indonesia, kelainan jantung anak mencapai 8 dari 1.000 kelahiran. Dari 50.000 kasus, kita hanya sanggup menangani 5.000; sisanya mengantri,” ungkap Dante.
Lihat Juga :