Setelah Imlek, Klenteng Toasebio Bakal Gelar Lok Thung pada Perayaan Cap Go Meh

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:22 WIB
loading...
Setelah Imlek, Klenteng...
Potret suasana ibadah di Kelenteng Toasebio. Foto: Niko Prayoga.
A A A
JAKARTA - Usai merayakan Imlek 2026 , Vihara Dharma Jaya atau Kelenteng Toasebio sudah menyiapkan rencana untuk perayaan Cap Go Meh dengan gelaran Lok Thung pada 8 Maret 2026 mendatang.

Ketua Harian Vihara Dharma Jaya atau Kelenteng Toasebio, Tjandra Santoso mengatakan bahwa Lok Thung atau kerap dikenal dengan praktik Tangsin sendiri merupakan tradisi berupa ritual keagamaan khas dengan melibatkan peran sosok yang dipercaya menjadi mediator bagi roh suci untuk membantu umat.

"Loktung itu orang yang dimasuki roh suci untuk membantu umat-umat yang membutuhkan bantuan. Contohnya misalkan dia sedang sakit, dia curhat dengan kita, kita bilangnya itu pelayanan Tangsin," kata Tjandra saat diwawancarai melalui saluran telepon, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga : Rayakan Imlek, Ratusan Umat Berdatangan di Kelenteng Toasebio Sejak Pagi

Ia menjelaskan bahwa dalam Lok Thung, akan ada satu mediator yang dirasuki oleh roh suci yang akan memberikan saran dan kesembuhan bagi para umat yang sedang menghadapi permasalahan. Bentuk penanganan yang disesuaikan dengan kebutuhan umat.

Nantinya, solusi yang diberikan bisa berupa media air, doa-doa khusus, hingga saran tindakan tertentu yang harus dilakukan demi mencapai kesembuhan atau ketenangan batin.

"Dia curhat dan dikasih obat, dikasih obatnya macam-macam, antara berupa air, berupa doa-doa yang diberikan oleh si Lok Thung (melalui mediator) tersebut, atau disarankan begini-begini untuk mencapai kesembuhan," jelas dia.

Baca Juga : Bisa Bikin Sial, Ini Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek!

Dalam kepercayaan umat Kong Hu Chu, kehadiran roh suci melalui tubuh mediator dalam ritual Lok Thung ini dipercaya mampu membawa keberkahan bersama seperti menjauhkan kemalangan hingga memberikan pengampunan atas kekhilafan yang dilakukan oleh para umat yang hadir.

"Hari-hari tertentu kita adakan pelayanan itu untuk tolak bala yang pertama. Kedua, mengurangi dosa-dosa umat yang waktu itu hadir ke kelenteng ketika si Lok Thung ini melakukan pelayanan," tutur Tjandra.

Meski digelar dalam rangka Cap Go Meh, namun pelaksanaannya bakal dilakukan pada tanggal 8 Maret 2026. Jadwal tersebut diputuskan dengan mempertimbangkan kenyamanan dan partisipasi umat yang lebih luas. Mengingat hari perayaan Cap Go Meh jatuh pada hari kerja.

"Karena tanggal 3 nya itu hari biasa, kita buat di tanggal 8 nanti Maret hari Minggu. Karena kalau hari biasa orang masih kerja dan segala macam, jadi kita undur ke tanggal 8," beber dia.

Lebih lanjut, Tjandra memaparkan bahwa Gelaran ritual Lok Thung ini sendiri bakal dilaksanakan di Kelenteng Toasebio sejak pagi hari. Sebanyak empat orang suhu (guru spiritual) yang memiliki ikatan sejarah kuat dengan Klenteng ini dipastikan akan hadir untuk memimpin jalannya prosesi yang diperkirakan berlangsung selama beberapa jam.

"Kita akan mulai dari jam 8:00 pagi jika nggak ada halangan. Kebetulan suhunya itu ada empat orang, mereka dari luar wihara dan remaja Toasebio yang dulunya pernah menjadi umat. Mereka diundang kembali dan akan datang karena merasa sebagai anak angkat," papar Tjandra.

Ia menekankan bahwa Lok Thung sendiri bersifat inklusif dan bisa isaksikan atau diikuti oleh orang awam di luar umat Tionghoa. Siapapun yang merasa membutuhkan bantuan atau sekadar ingin menyaksikan tradisi ini diperbolehkan hadir.

"Masyarakat umum boleh melihat, dan masyarakat umum pun boleh atau misalkan percaya atau ingin disembuhkan atau ingin dibantu boleh silakan,” tandas dia.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cap Go Meh Gala Feast...
Cap Go Meh Gala Feast Hidupkan Warisan Peranakan di House of Tugu Jakarta
Bobon Santoso Meriahkan...
Bobon Santoso Meriahkan Festival Cap Go Meh Singkawang 2026, Harmoni Budaya di Tengah Ramadan
Sarwendah Ungkap Momen...
Sarwendah Ungkap Momen yang Hilang di Hari Imlek Usai Kepergian Sang Ayah
Tanpa Nuansa Merah,...
Tanpa Nuansa Merah, Sarwendah Rayakan Imlek dengan Sederhana Demi Hormati Kepergian Sang Ayah
Tina Toon Akhirnya Umumkan...
Tina Toon Akhirnya Umumkan Wajah Anak di Momen Imlek setelah Setahun Dirahasiakan
Bisa Bikin Sial, Ini...
Bisa Bikin Sial, Ini Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek!
Dibuka Menag, Begini...
Dibuka Menag, Begini Meriahnya Parade Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng
Perayaan Imlek Nasional...
Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Polda Metro Jaya Kerahkan Ratusan Personel
Catat, Ini 6 Lokasi...
Catat, Ini 6 Lokasi Parkir Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved