MNC Pictures Rilis Sinetron 99 Nama Cinta, Tayang Spesial Ramadan 2026
Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
"Jujur ada rasa deg-degan, ada rasa bahagia, haru, pokoknya semua tuh campur aduk. Sebelum mulai lebih lanjut, saya mau ucap satu kata dulu, saya mau ucapin terima kasih buat semua kerja keras tim untuk effortnya, untuk capeknya, untuk begadangnya, untuk sikap profesionalisme, walaupun kadang kondisinya enggak ideal, itu aku ucapkan terima kasih banget," kata Hesti.
Maka dari itu, ia mengajak agar semua kru dan pemeran bisa terus kompak dan melewati berbagai rintangan. Sebab, karya tersebut merupakan hasil kerja keras semua kru dan pemain hingga bisa dinikmati oleh para penonton di layar kaca.
“Terus ke depannya kita pasti ada rintangan-rintangan segala macam. Mungkin nanti akan ada rating share turun, naik ada mungkin nanti ada komentar netizen, akan ada lagi jadwal yang padat, akan ada lagi ya apapun. Kalau apapun masalahnya, saya cuma minta kita harus saling kompak, kita harus saling menghargai apapun itu,” tambah dia.
Dimas Anggara, yang didapuk sebagai pemeran utama pria bernama Kiblat, mengaku sangat senang atas dukungan yang diberikan oleh MNC Pictures dalam proses produksi. Ia berharap sinetron ini bisa dinikmati dan diterima dengan baik oleh para penonton di layar kaca dan juga masyarakat.
“Alhamdulillah seru, saya enggak nyangka kalau misalkan ternyata akan heboh dan seramai ini. Saya senang dan bangga bisa ikut serta dalam proyek ini. Mudah-mudahan diterima dengan baik oleh masyarakat," tutur Dimas.
Sinetron ini menceritakan kisah cinta dan pengabdian antara dua karakter dari latar belakang yang berbeda. Dimas Anggara memerankan tokoh Kiblat, seorang putra kiai yang baru saja menyelesaikan studi agamanya di Kairo. Ia kembali ke tanah air dengan tanggung jawab besar untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan pesantren milik ayahnya.
Di sisi lain, Yuriska Patricia berperan sebagai Talita, merupakan seorang perempuan karier yang bekerja sebagai presenter sekaligus produser televisi. Sosok Talita digambarkan sebagai wanita yang gigih, tegas, dan berambisi menjadi entertainer sukses, namun memiliki luka masa lalu yang membuatnya trauma dalam urusan asmara.
Tantangan dalam memerankan sosok Kiblat tentu ada, Dimas menceritakan bahwa peran sebagai Kiblat memberikan tantangan tersendiri yang bersifat spiritual. Ia mengaku harus ekstra hati-hati dalam melafalkan istilah-istilah agama dan hukum Islam agar tidak terjadi kesalahan makna. "Tantangannya ada pada beberapa kata atau hukum Islam yang harus saya pelajari. Saya benar-benar takut salah melafalkannya karena ini masalah yang sensitif dan membawa batin," ujar dia.
Maka dari itu, ia mengajak agar semua kru dan pemeran bisa terus kompak dan melewati berbagai rintangan. Sebab, karya tersebut merupakan hasil kerja keras semua kru dan pemain hingga bisa dinikmati oleh para penonton di layar kaca.
“Terus ke depannya kita pasti ada rintangan-rintangan segala macam. Mungkin nanti akan ada rating share turun, naik ada mungkin nanti ada komentar netizen, akan ada lagi jadwal yang padat, akan ada lagi ya apapun. Kalau apapun masalahnya, saya cuma minta kita harus saling kompak, kita harus saling menghargai apapun itu,” tambah dia.
Dimas Anggara, yang didapuk sebagai pemeran utama pria bernama Kiblat, mengaku sangat senang atas dukungan yang diberikan oleh MNC Pictures dalam proses produksi. Ia berharap sinetron ini bisa dinikmati dan diterima dengan baik oleh para penonton di layar kaca dan juga masyarakat.
“Alhamdulillah seru, saya enggak nyangka kalau misalkan ternyata akan heboh dan seramai ini. Saya senang dan bangga bisa ikut serta dalam proyek ini. Mudah-mudahan diterima dengan baik oleh masyarakat," tutur Dimas.
Sinetron ini menceritakan kisah cinta dan pengabdian antara dua karakter dari latar belakang yang berbeda. Dimas Anggara memerankan tokoh Kiblat, seorang putra kiai yang baru saja menyelesaikan studi agamanya di Kairo. Ia kembali ke tanah air dengan tanggung jawab besar untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan pesantren milik ayahnya.
Di sisi lain, Yuriska Patricia berperan sebagai Talita, merupakan seorang perempuan karier yang bekerja sebagai presenter sekaligus produser televisi. Sosok Talita digambarkan sebagai wanita yang gigih, tegas, dan berambisi menjadi entertainer sukses, namun memiliki luka masa lalu yang membuatnya trauma dalam urusan asmara.
Tantangan dalam memerankan sosok Kiblat tentu ada, Dimas menceritakan bahwa peran sebagai Kiblat memberikan tantangan tersendiri yang bersifat spiritual. Ia mengaku harus ekstra hati-hati dalam melafalkan istilah-istilah agama dan hukum Islam agar tidak terjadi kesalahan makna. "Tantangannya ada pada beberapa kata atau hukum Islam yang harus saya pelajari. Saya benar-benar takut salah melafalkannya karena ini masalah yang sensitif dan membawa batin," ujar dia.
Lihat Juga :