Cara Jaga Imun di Bulam Puasa ala Ade Rai: Kurangi Karbohidrat Saat Sahur
Senin, 23 Februari 2026 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
“Nah, idealnya yang paling gampang itu biasanya sudah pasti telur. Tapi kalau bisa jangan masukin karbo,” tambahnya.
Ade menjelaskan bahwa strategi tersebut berkaitan dengan durasi jeda makan. Jika asupan karbohidrat terakhir dikonsumsi pada malam hari—misalnya sekitar pukul 22.00—dan tidak ditambah lagi saat sahur, maka tubuh memiliki jeda waktu panjang tanpa lonjakan gula darah yang signifikan.
“Dari jam 10 malam nanti baru ketemu lagi di jam 6.15 itu kurang lebih sekitar 18 sampai 20 jam tidak terjadi lonjakan gula darah yang terlalu tinggi. Jadi lonjakan gula darahnya standar saja,” paparnya.
Menurut Ade, kondisi gula darah yang stabil akan mendorong tubuh mencari sumber energi alternatif. Tanpa asupan karbohidrat baru di pagi hari, tubuh secara otomatis akan membakar cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk lemak—sebuah kondisi yang dinilai menguntungkan bagi komposisi tubuh.
“Setelah itu badan sudah akan mencari alternatif sumber energi lain, yaitu mengambil dari lemak sebagai cadangan energi. Jadi di tips nomor satu saya adalah memastikan saat sahur tidak terjadi lonjakan gula darah,” pungkasnya.
Ade menjelaskan bahwa strategi tersebut berkaitan dengan durasi jeda makan. Jika asupan karbohidrat terakhir dikonsumsi pada malam hari—misalnya sekitar pukul 22.00—dan tidak ditambah lagi saat sahur, maka tubuh memiliki jeda waktu panjang tanpa lonjakan gula darah yang signifikan.
“Dari jam 10 malam nanti baru ketemu lagi di jam 6.15 itu kurang lebih sekitar 18 sampai 20 jam tidak terjadi lonjakan gula darah yang terlalu tinggi. Jadi lonjakan gula darahnya standar saja,” paparnya.
Menurut Ade, kondisi gula darah yang stabil akan mendorong tubuh mencari sumber energi alternatif. Tanpa asupan karbohidrat baru di pagi hari, tubuh secara otomatis akan membakar cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk lemak—sebuah kondisi yang dinilai menguntungkan bagi komposisi tubuh.
“Setelah itu badan sudah akan mencari alternatif sumber energi lain, yaitu mengambil dari lemak sebagai cadangan energi. Jadi di tips nomor satu saya adalah memastikan saat sahur tidak terjadi lonjakan gula darah,” pungkasnya.
(wur)
Lihat Juga :