Cara Jaga Imun di Bulam Puasa ala Ade Rai: Kurangi Karbohidrat Saat Sahur

Senin, 23 Februari 2026 - 10:10 WIB
loading...
Cara Jaga Imun di Bulam...
Agar imunitas tubuh terjaga selama bulan puasa, kurangi karbohindrat saat sahur. Foto: Better Me
A A A
JAKARTA - Bulan puasa merupakan momen khidmat yang dimanfaatkan umat Muslim untuk meningkatkan ibadah. Namun, menjalani ibadah di bulan Ramadan tentu tidak akan optimal jika kondisi imun tubuh sedang menurun.

Daya tahan tubuh sangat dipengaruhi oleh aktivitas harian serta pola makan, khususnya saat sahur dan berbuka. Karena itu, pemilihan asupan makanan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan selama berpuasa.

Influencer kebugaran sekaligus binaragawan, Ade Rai , membagikan tips sahur agar imun tubuh tetap terjaga selama Ramadan. Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Dunia Ade Rai, ia menekankan bahwa waktu sahur merupakan momen krusial yang menentukan bagaimana tubuh bereaksi selama belasan jam ke depan.

Baca Juga : Mengenal Emotional Eating dan Cara Mengendalikannya Selama Berpuasa

Menurutnya, sahur bukan sekadar formalitas atau simbol semata, melainkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas metabolisme selama berpuasa.

“Sahur itu menjadi sesuatu yang krusial. Jadi teman-teman, sahur mau dijadikan sebagai sebuah simbol saja yang penting saya sudah sahur, bangun lalu melakukan aktivitas, itu enggak masalah,” ujar Ade dalam videonya.

Namun, dari sisi strategi kesehatan, ia menyarankan agar masyarakat mempertimbangkan untuk menghindari konsumsi karbohidrat saat sahur. Sebagai gantinya, ia merekomendasikan asupan yang lebih lambat dicerna dan tidak memicu lonjakan insulin secara drastis, seperti protein dan lemak sehat.

Baca Juga : Rahasia Massa Otot Tetap Terjaga Selama Ramadan, Ini Tips dari dr. Caleb Leonardo Halim

“Kalau saya berbicara secara strategi kesehatan, kalau berkenan teman-teman jangan masukin karbo. Jadi kalau teman-teman mau masukinnya berarti apa? Masukinnya bisa protein, bisa lemak,” jelasnya.

Sumber protein dan lemak sehat yang mudah dikonsumsi antara lain telur, ayam, dan ikan. Jenis makanan ini dinilai mampu memberikan energi yang lebih stabil tanpa menimbulkan rasa lemas akibat fluktuasi gula darah.

“Nah, idealnya yang paling gampang itu biasanya sudah pasti telur. Tapi kalau bisa jangan masukin karbo,” tambahnya.

Ade menjelaskan bahwa strategi tersebut berkaitan dengan durasi jeda makan. Jika asupan karbohidrat terakhir dikonsumsi pada malam hari—misalnya sekitar pukul 22.00—dan tidak ditambah lagi saat sahur, maka tubuh memiliki jeda waktu panjang tanpa lonjakan gula darah yang signifikan.

“Dari jam 10 malam nanti baru ketemu lagi di jam 6.15 itu kurang lebih sekitar 18 sampai 20 jam tidak terjadi lonjakan gula darah yang terlalu tinggi. Jadi lonjakan gula darahnya standar saja,” paparnya.

Menurut Ade, kondisi gula darah yang stabil akan mendorong tubuh mencari sumber energi alternatif. Tanpa asupan karbohidrat baru di pagi hari, tubuh secara otomatis akan membakar cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk lemak—sebuah kondisi yang dinilai menguntungkan bagi komposisi tubuh.

“Setelah itu badan sudah akan mencari alternatif sumber energi lain, yaitu mengambil dari lemak sebagai cadangan energi. Jadi di tips nomor satu saya adalah memastikan saat sahur tidak terjadi lonjakan gula darah,” pungkasnya.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ade Rai Beberkan Manfaat...
Ade Rai Beberkan Manfaat Latihan Kaki bagi Pria, dari Testosteron hingga Libido
Ade Rai Akting di Film...
Ade Rai Akting di Film Baim Wong, Tolak Dibayar demi Persahabatan
Hantavirus Mengancam,...
Hantavirus Mengancam, Ini 5 Cara Efektif Menjaga Imunitas Tubuh
Bukan Sekadar Tradisi!...
Bukan Sekadar Tradisi! Ini Manfaat Puasa Mutih yang Dilakukan Syifa Hadju sebelum Menikah
Sering Dijadikan Bekal,...
Sering Dijadikan Bekal, Mi Instan dan Nasi Berbahaya untuk Anak! Ini Penjelasan Dokter
Jaga Daya Tahan Tubuh...
Jaga Daya Tahan Tubuh di Cuaca Ekstrem, Coba 4 Teh Herbal Ini!
Mengapa Zulhijjah Termasuk...
Mengapa Zulhijjah Termasuk Bulan Haram? Begini Penjelasannya
Cerita Zair, Mahasiswa...
Cerita Zair, Mahasiswa UMM Jalani Ramadan di Portugal: Puasa 12 Jam di Tengah Minoritas Muslim
Guardiola Geram, Pemain...
Guardiola Geram, Pemain Manchester City Dicemooh Suporter saat Buka Puasa di Lapangan
Rekomendasi
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Berita Terkini
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved