JEC Eye Hospitals and Clinics Raih Dua Penghargaan, Tahbiskan RS Mata Standar Internasional
Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
”Ke depan, JEC Eye Hospitals and Clinics berkomitmen untuk terus menjadi rujukan utama dalam layanan kesehatan mata. Sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penglihatan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Penghargaan Clinical Service Initiative of the Year-Indonesia diberikan atas program Integrated Dry Eye Standardisation and Awareness Programme yang dikembangkan JEC Eye Hospitals and Clinics untuk meningkatkan kualitas diagnosis dan penanganan mata kering secara menyeluruh. Di Indonesia, penyakit mata kering diperkirakan memengaruhi sekitar 27,5% populasi atau lebih dari 76 juta orang.
Kondisi ini masih sering kurang terdiagnosis dan penanganannya belum konsisten. Menjawab tantangan tersebut, JEC menghadirkan pendekatan terpadu yang menggabungkan edukasi publik dengan standardisasi protokol klinis di seluruh jaringan layanan.
Program ini dilengkapi dengan microsite edukasi serta alat penilaian mandiri berbasis gim menggunakan Dry Eye Questionnaire-5, yang memungkinkan skrining gejala secara lebih terstruktur. Lebih dari 400 pasien setiap tahun memanfaatkan kuesioner ini, sehingga mendorong konsultasi klinis lebih dini.
Selain itu, JEC Eye Hospitals and Clinics juga menyelenggarakan program observership internasional di Jepang dan Korea Selatan untuk memperluas wawasan dokter spesialis terhadap pendekatan diagnosis dan terapi terbaru. Setahun implementasi, program ini berhasil meningkatkan angka diagnosis mata kering rata-rata sebesar 30% di seluruh cabang JEC Eye Hospitals and Clinics, dengan beberapa pusat layanan mencatat peningkatan hingga 80% setelah penerapan protokol terstandarisasi.
Penghargaan Clinical Service Initiative of the Year-Indonesia diberikan atas program Integrated Dry Eye Standardisation and Awareness Programme yang dikembangkan JEC Eye Hospitals and Clinics untuk meningkatkan kualitas diagnosis dan penanganan mata kering secara menyeluruh. Di Indonesia, penyakit mata kering diperkirakan memengaruhi sekitar 27,5% populasi atau lebih dari 76 juta orang.
Kondisi ini masih sering kurang terdiagnosis dan penanganannya belum konsisten. Menjawab tantangan tersebut, JEC menghadirkan pendekatan terpadu yang menggabungkan edukasi publik dengan standardisasi protokol klinis di seluruh jaringan layanan.
Program ini dilengkapi dengan microsite edukasi serta alat penilaian mandiri berbasis gim menggunakan Dry Eye Questionnaire-5, yang memungkinkan skrining gejala secara lebih terstruktur. Lebih dari 400 pasien setiap tahun memanfaatkan kuesioner ini, sehingga mendorong konsultasi klinis lebih dini.
Selain itu, JEC Eye Hospitals and Clinics juga menyelenggarakan program observership internasional di Jepang dan Korea Selatan untuk memperluas wawasan dokter spesialis terhadap pendekatan diagnosis dan terapi terbaru. Setahun implementasi, program ini berhasil meningkatkan angka diagnosis mata kering rata-rata sebesar 30% di seluruh cabang JEC Eye Hospitals and Clinics, dengan beberapa pusat layanan mencatat peningkatan hingga 80% setelah penerapan protokol terstandarisasi.
Lihat Juga :