5 Faktor yang Menyebabkan Diet Keto Gagal
Sabtu, 19 September 2020 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, terlalu banyak makan hot dog dan makanan cepat saji saat sedang menjalankan diet ini dapat memperlambat penurunan berat badan. Makanan ini kurang nutrisi, artinya tinggi kalori tetapi rendah vitamin, mineral, dan antioksidan. Untuk mengoptimalkan asupan nutrisi sambil menurunkan berat badan dengan diet keto, tetap berpegang pada makanan utuh yang tidak diproses.
Misalnya, produk susu berlemak penuh, telur, ikan, daging sapi, unggas, dan lemak sehat seperti alpukat dan minyak zaitun adalah pilihan yang bagus. Pastikan untuk menambahkan sayuran non-tepung seperti sayuran hijau, brokoli, paprika, dan jamur ke dalam hidangan untuk menambah nutrisi dan serat. (Baca juga: Lee Dong Wook dan Kim Bum Tampil Menegangkan di Tale of the Nine Tailed )
3. Mengonsumsi Terlalu Banyak Kalori
Saat mencoba menurunkan berat badan, sangat penting untuk membuat defisit kalori. Hal ini dapat dicapai dengan mengurangi jumlah kalori atau dengan mengeluarkan lebih banyak kalori melalui peningkatan aktivitas fisik. Jika Anda beralih ke diet keto dan tidak memperhatikan asupan kalori, berat badan tidak akan turun.
Karena banyak makanan ramah keto, termasuk alpukat, minyak zaitun, produk olahan susu berlemak tinggi, dan kacang-kacangan, mengandung kalori tinggi, penting untuk tidak berlebihan. Kebanyakan orang merasa lebih puas setelah makan makanan ketogenik dan kudapan karena efek pengisian lemak dan protein.
Namun, sangat mungkin mengonsumsi terlalu banyak kalori pada diet keto dengan makan porsi yang terlalu besar atau dengan mengemil makanan berkalori tinggi sepanjang hari. Memperhatikan ukuran porsi, meningkatkan aktivitas fisik, dan mengemil secukupnya di antara waktu makan dapat membantu menciptakan defisit kalori yang diperlukan untuk menurunkan berat badan.
4. Memiliki Masalah Medis yang Tidak Terdiagnosis
Jika mengalami kesulitan menurunkan berat badan meskipun melakukan semuanya dengan benar, ada baiknya untuk memperhatikan masalah medis yang mungkin mencegah keberhasilan penurunan berat badan. Hipotiroidisme, sindrom ovarium polikistik (PCOS), sindrom cushing, depresi dan hiperinsulinemia (kadar insulin tinggi) adalah masalah medis yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan mempersulit penurunan berat badan.
Misalnya, produk susu berlemak penuh, telur, ikan, daging sapi, unggas, dan lemak sehat seperti alpukat dan minyak zaitun adalah pilihan yang bagus. Pastikan untuk menambahkan sayuran non-tepung seperti sayuran hijau, brokoli, paprika, dan jamur ke dalam hidangan untuk menambah nutrisi dan serat. (Baca juga: Lee Dong Wook dan Kim Bum Tampil Menegangkan di Tale of the Nine Tailed )
3. Mengonsumsi Terlalu Banyak Kalori
Saat mencoba menurunkan berat badan, sangat penting untuk membuat defisit kalori. Hal ini dapat dicapai dengan mengurangi jumlah kalori atau dengan mengeluarkan lebih banyak kalori melalui peningkatan aktivitas fisik. Jika Anda beralih ke diet keto dan tidak memperhatikan asupan kalori, berat badan tidak akan turun.
Karena banyak makanan ramah keto, termasuk alpukat, minyak zaitun, produk olahan susu berlemak tinggi, dan kacang-kacangan, mengandung kalori tinggi, penting untuk tidak berlebihan. Kebanyakan orang merasa lebih puas setelah makan makanan ketogenik dan kudapan karena efek pengisian lemak dan protein.
Namun, sangat mungkin mengonsumsi terlalu banyak kalori pada diet keto dengan makan porsi yang terlalu besar atau dengan mengemil makanan berkalori tinggi sepanjang hari. Memperhatikan ukuran porsi, meningkatkan aktivitas fisik, dan mengemil secukupnya di antara waktu makan dapat membantu menciptakan defisit kalori yang diperlukan untuk menurunkan berat badan.
4. Memiliki Masalah Medis yang Tidak Terdiagnosis
Jika mengalami kesulitan menurunkan berat badan meskipun melakukan semuanya dengan benar, ada baiknya untuk memperhatikan masalah medis yang mungkin mencegah keberhasilan penurunan berat badan. Hipotiroidisme, sindrom ovarium polikistik (PCOS), sindrom cushing, depresi dan hiperinsulinemia (kadar insulin tinggi) adalah masalah medis yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan mempersulit penurunan berat badan.
Lihat Juga :