Di Tengah Cosplayer Kolonial, Sosok Si Pitung Hidupkan Budaya Betawi di Kota Tua
Minggu, 05 April 2026 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Epi sendiri telah melakoni profesi sebagai cosplayer Pitung sejak tahun 90-an namun di titik yang berbeda di Kota Tua. Hingga saat ini, ia terus bertahan di tengah gempuran masyarakat yang lebih meminati cosplayer noni Belanda dan pahlawan.
Meski demikian, Secara finansial pendapatan dirinya dari hasil berfoto bersama pengunjung tidaklah menentu. Jika ramai wisatawan seperti saat libur panjang, ia bisa membawa pulang Rp150.000 (pego), namun tak jarang pula kantongnya terasa ringan.
“Enggak tentu, babe mah suka-suka. Kalau lagi dapat gede, ya gede, kalo lagi dapat kecil ya kecil gitu aja. Paling cepek, suka pego,” pungkas Epi.
Bagi wisatawan yang ingin berfoto bersama Bang Pei, anda bisa menemuinya di jajaran cosplayer di samping Fatahillah. IA biasanya sudah ada disana sekitar pukul 09.30 hingga pukul 18.30 WIB.
Meski demikian, Secara finansial pendapatan dirinya dari hasil berfoto bersama pengunjung tidaklah menentu. Jika ramai wisatawan seperti saat libur panjang, ia bisa membawa pulang Rp150.000 (pego), namun tak jarang pula kantongnya terasa ringan.
“Enggak tentu, babe mah suka-suka. Kalau lagi dapat gede, ya gede, kalo lagi dapat kecil ya kecil gitu aja. Paling cepek, suka pego,” pungkas Epi.
Bagi wisatawan yang ingin berfoto bersama Bang Pei, anda bisa menemuinya di jajaran cosplayer di samping Fatahillah. IA biasanya sudah ada disana sekitar pukul 09.30 hingga pukul 18.30 WIB.
(wur)
Lihat Juga :