Skrining Kesehatan Perempuan Masih Rendah, Deteksi Dini HPV dan Kanker Serviks Jadi Kunci
Jum'at, 24 April 2026 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesehatan perempuan, beberapa pemeriksaan berbasis molekuler yang kini semakin banyak direkomendasikan antara lain tes HPV DNA untuk mengetahui keberadaan virus yang berkaitan dengan risiko kanker serviks, pemeriksaan Sexually Transmitted Infection (STI) untuk mengidentifikasi infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala, serta pemahaman mengenai peran nutrisi yang berkontribusi terhadap kesehatan reproduksi, daya tahan tubuh, dan keseimbangan kesehatan perempuan secara menyeluruh.
Topik mengenai pentingnya skrining kesehatan tersebut menjadi fokus pembahasan dalam talkshow kesehatan bertajuk “She Thrives: A Road to Better Health”. Kegiatan ini menghadirkan para ahli kesehatan yang berbagi wawasan mengenai pentingnya deteksi dini kesehatan perempuan serta bagaimana teknologi pemeriksaan laboratorium dapat membantu perempuan lebih memahami kondisi kesehatannya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. dr. Hariyono Winarto, Sp.OG(K) menjelaskan bahwa perempuan juga perlu mewaspadai risiko infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala.
“Banyak perempuan belum menyadari bahwa infeksi menular seksual, termasuk HPV, dapat terjadi tanpa gejala. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan yang tepat menjadi langkah penting agar kondisi dapat dikenali lebih awal. Selain skrining, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan nutrisi seimbang juga berperan dalam menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan perempuan,” jelas Prof. Hariyono, melalui siaran pers, dikutip Jumat (24/4/2026).
Sementara itu, Dr. Rina Triana menyoroti pentingnya peran pemeriksaan laboratorium dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya sejak dini.
“Pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya, bahkan sebelum gejala muncul. Kini, dengan inovasi tes HPV DNA yang dapat dilakukan secara mandiri, perempuan memiliki pilihan layanan yang lebih praktis, nyaman, dan tetap akurat sesuai kebutuhannya. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak menunda deteksi dini,” ujar Dr. Rina.
Topik mengenai pentingnya skrining kesehatan tersebut menjadi fokus pembahasan dalam talkshow kesehatan bertajuk “She Thrives: A Road to Better Health”. Kegiatan ini menghadirkan para ahli kesehatan yang berbagi wawasan mengenai pentingnya deteksi dini kesehatan perempuan serta bagaimana teknologi pemeriksaan laboratorium dapat membantu perempuan lebih memahami kondisi kesehatannya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. dr. Hariyono Winarto, Sp.OG(K) menjelaskan bahwa perempuan juga perlu mewaspadai risiko infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala.
“Banyak perempuan belum menyadari bahwa infeksi menular seksual, termasuk HPV, dapat terjadi tanpa gejala. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan yang tepat menjadi langkah penting agar kondisi dapat dikenali lebih awal. Selain skrining, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan nutrisi seimbang juga berperan dalam menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan perempuan,” jelas Prof. Hariyono, melalui siaran pers, dikutip Jumat (24/4/2026).
Sementara itu, Dr. Rina Triana menyoroti pentingnya peran pemeriksaan laboratorium dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya sejak dini.
“Pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya, bahkan sebelum gejala muncul. Kini, dengan inovasi tes HPV DNA yang dapat dilakukan secara mandiri, perempuan memiliki pilihan layanan yang lebih praktis, nyaman, dan tetap akurat sesuai kebutuhannya. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak menunda deteksi dini,” ujar Dr. Rina.
Lihat Juga :