Keluarkan Album Baru, StillWell Akhirnya Temukan Jati Diri
Minggu, 20 September 2020 - 00:10 WIB
loading...
Band rock asal Brooklyn, StillWell merilis album terbaru bertajuk Supernatural Miracle. / Foto: Wikipedia
A
A
A
BROOKLYN - Band rock yang bermarkas di Brooklyn, StillWell baru saja merilis album terbarunya bertajuk Supernatural Miracle. StillWell pun menghadirkan Gasoline sebagai video lirik single pertama dari album ketiganya tersebut.
(Baca juga: Bassis Anthrax Frank Bello Fokus Garap Debut Album Solo )
Grup band yang beranggotakan bassis Korn , Reginald "Fieldy" Arvizu; vokalis/gitaris, Anthony "Q-Unique" Quiles; dan drummer P.O.D, Noah "Wuv" Bernardo ini sebelumnya telah mengeluarkan dua buah album yakni Dirtbag pada 2011 dan Raise It Up (2015).
Pada album terbarunya ini, StillWell mendamaikan latar belakang musiknya yang eklektik dan bertingkat, serta menyoroti kesamaan antara karier terkenal masing-masing personelnya. "Dengan album baru ini, Stillwell terdengar seperti satu band, bukan album sebelumnya di mana rasanya seperti tiga atau empat band yang berbeda," ungkap Bernardo seperti dikutip Knotfest.
"Dengan Q pada gitar, itu memungkinkan kami menjadi lebih kohesif dengan sound dan direction," sambungnya.
Fieldy pun menyahut bahwa mereka sengaja memastikan untuk tidak terdengar seperti band lain di mana mereka menjadi bagiannya. "Karena rasa hormat, integritas, dan hanya ingin mendorong diri kami secara kreatif," lanjutnya.
(Baca juga: Bassis Anthrax Frank Bello Fokus Garap Debut Album Solo )
Grup band yang beranggotakan bassis Korn , Reginald "Fieldy" Arvizu; vokalis/gitaris, Anthony "Q-Unique" Quiles; dan drummer P.O.D, Noah "Wuv" Bernardo ini sebelumnya telah mengeluarkan dua buah album yakni Dirtbag pada 2011 dan Raise It Up (2015).
Pada album terbarunya ini, StillWell mendamaikan latar belakang musiknya yang eklektik dan bertingkat, serta menyoroti kesamaan antara karier terkenal masing-masing personelnya. "Dengan album baru ini, Stillwell terdengar seperti satu band, bukan album sebelumnya di mana rasanya seperti tiga atau empat band yang berbeda," ungkap Bernardo seperti dikutip Knotfest.
"Dengan Q pada gitar, itu memungkinkan kami menjadi lebih kohesif dengan sound dan direction," sambungnya.
Fieldy pun menyahut bahwa mereka sengaja memastikan untuk tidak terdengar seperti band lain di mana mereka menjadi bagiannya. "Karena rasa hormat, integritas, dan hanya ingin mendorong diri kami secara kreatif," lanjutnya.
Lihat Juga :