Restu Van Houten Isi Soundtrack Film Children of Heaven: Aku Ga Nyangka
Senin, 04 Mei 2026 - 17:34 WIB
loading...
Restu Van Houten tidak menyangka dipercaya mengisi soundtrack film Children of Heaven, garapan sutradara Hanung Bramantyo, remake dari film asal Iran. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Restu Van Houten tidak menyangka dipercaya mengisi soundtrack film Children of Heaven, garapan sutradara Hanung Bramantyo, remake dari film asal Iran yang masuk nominasi Academy Awards atau Oscar.
Keterlibatan Restu dalam proyek film produksi MD Pictures itu menjadi pengalaman perdana yang cukup mengejutkan, terlebih dia menyadari proyek tersebut memiliki skala besar dan membawa nama besar industri perfilman Indonesia.
"Aku gak nyangka juga ya, maksudnya kan ini perdana dan gak kepikiran sama aku. Ini film besar dan digarap MD Pictures dan ternyata aku memang diincar untuk garap soundtrack film ini," kata Restu di Jakarta.
Tawaran itu datang secara tak terduga saat dirinya sedang dalam perjalanan pulang usai manggung di Jawa Tengah. Saat itu, ia dihubungi oleh Jericho untuk membicarakan kemungkinan keterlibatannya dalam proyek soundtrack tersebut. Meski mendapat tawaran menarik, Restu tidak langsung memberikan jawaban. Ia memilih mempertimbangkan matang-matang demi memastikan dirinya bisa menjiwai lagu yang akan dibawakan.
"Dan seinget aku, saat dihubungi, waktu itu lagi perjalanan pulang manggung di Jawa Tengah, tiba-tiba Jericho ngechat, mau gak gini-gini. Aku gak langsung oke untuk ngisi gitu, tapi pertimbangannya cukup besar. Karena aku harus tau dulu filmnya apa, terus lagunya seperti apa. Karena kan gak sesembarangan itu untuk ngisi, walaupun memang mungkin karakternya pas, tapi kan penjiwaannya itu harus tetep dijaga gitu," tutur dia.
Setelah melalui pertimbangan selama kurang lebih dua pekan, Restu akhirnya memutuskan menerima tawaran tersebut usai bertemu dengan pihak terkait.
"Karena caranya lagu itu tetep bisa disampaikan dengan baik. Gak asal-asal nyanyi doang, jadi cukup waktu yang lama Akhirnya setelah berhari-hari, mungkin sekitar 2 minggu, aku baru menyetujui untuk ketemu sama Mas Jericho dan Pak Marius. Akhirnya kita sepakat, oke aku nyanyi," ujarnya.
Untuk mendalami karakter lagu, Restu melakukan riset dengan menonton potongan-potongan film agar bisa menangkap benang merah cerita. Menurutnya, soundtrack untuk Children of Heaven memiliki nuansa emosional berbeda dibanding lagu bertema percintaan yang biasa ia bawakan.
"Untuk mendalami lagu, yang pasti aku research, gak pasti itu research dulu Basisnya research dulu dari filmnya. Oke gini-gini, karena emosionalnya yang dipakai itu berbeda ketika aku take lagu cinta. Lagu tentang percintaan itu, biasanya aku bikin beda emosionalnya, taoi ini emosionalnya tentang keluarga, tentang adik, jadi walaupun mungkin terdengar lirik, terdengar sengau, tapi maknanya berbeda gitu. Jadi itu aku harus research dulu. Aku nonton potong-potongan sih, aku dapat benang merahnya, kemudian diracik sama aku untuk jadi mood," kata dia.
Menariknya, proses rekaman vokal untuk soundtrack tersebut berlangsung relatif singkat. Restu menyebut sesi pengambilan vokal dilakukan pada malam hari dan rampung dalam waktu sekitar satu jam. "Kalau untuk take vocal itu Aku take vocal itu malam, sekitar satu jam beres," ujar Restu.
Restu juga menegaskan keterlibatannya dalam proyek ini murni hasil kerja samanya dengan tim produksi, tanpa campur tangan orang tua maupun pihak lain.
"Oh enggak, enggak Ini bener-bener pure, gak ada sepertinya sama ayah Sama orang tua, gak ada Bener-bener pure, murni Ini projectnya aku sama Jericho Iya sama MD dan film gitu Jadi enggak, ayah malah taunya setelah aku Iya baru kemarin-kemarin gitu Enggak ada kelibatan apa-apa Oke," ucapnya.
Sementara, Children of Heavenmenceritakan perjuangan kakak-beradik Ali dan Zahra yang tinggal di pinggiran kota. Permaslahan dimulai ketika Ali menghilangkan sepatu Zahra saat berbelanja sayur. Mereka merahasiakan itu dari kedua orang tua karena kesulitan ekonomi.
Merasa bersalah, Ali menawarkan Zahra untuk memakai sepatunya bergantian. Hingga kemudian, sebuah harapan muncul lewat lomba lari dengan hadiah sepatu baru. Ali bertekad memenangkan lomba tersebut dan menghadiahkan sepatu baru pada Zahra.
Keterlibatan Restu dalam proyek film produksi MD Pictures itu menjadi pengalaman perdana yang cukup mengejutkan, terlebih dia menyadari proyek tersebut memiliki skala besar dan membawa nama besar industri perfilman Indonesia.
"Aku gak nyangka juga ya, maksudnya kan ini perdana dan gak kepikiran sama aku. Ini film besar dan digarap MD Pictures dan ternyata aku memang diincar untuk garap soundtrack film ini," kata Restu di Jakarta.
Tawaran itu datang secara tak terduga saat dirinya sedang dalam perjalanan pulang usai manggung di Jawa Tengah. Saat itu, ia dihubungi oleh Jericho untuk membicarakan kemungkinan keterlibatannya dalam proyek soundtrack tersebut. Meski mendapat tawaran menarik, Restu tidak langsung memberikan jawaban. Ia memilih mempertimbangkan matang-matang demi memastikan dirinya bisa menjiwai lagu yang akan dibawakan.
"Dan seinget aku, saat dihubungi, waktu itu lagi perjalanan pulang manggung di Jawa Tengah, tiba-tiba Jericho ngechat, mau gak gini-gini. Aku gak langsung oke untuk ngisi gitu, tapi pertimbangannya cukup besar. Karena aku harus tau dulu filmnya apa, terus lagunya seperti apa. Karena kan gak sesembarangan itu untuk ngisi, walaupun memang mungkin karakternya pas, tapi kan penjiwaannya itu harus tetep dijaga gitu," tutur dia.
Setelah melalui pertimbangan selama kurang lebih dua pekan, Restu akhirnya memutuskan menerima tawaran tersebut usai bertemu dengan pihak terkait.
"Karena caranya lagu itu tetep bisa disampaikan dengan baik. Gak asal-asal nyanyi doang, jadi cukup waktu yang lama Akhirnya setelah berhari-hari, mungkin sekitar 2 minggu, aku baru menyetujui untuk ketemu sama Mas Jericho dan Pak Marius. Akhirnya kita sepakat, oke aku nyanyi," ujarnya.
Untuk mendalami karakter lagu, Restu melakukan riset dengan menonton potongan-potongan film agar bisa menangkap benang merah cerita. Menurutnya, soundtrack untuk Children of Heaven memiliki nuansa emosional berbeda dibanding lagu bertema percintaan yang biasa ia bawakan.
"Untuk mendalami lagu, yang pasti aku research, gak pasti itu research dulu Basisnya research dulu dari filmnya. Oke gini-gini, karena emosionalnya yang dipakai itu berbeda ketika aku take lagu cinta. Lagu tentang percintaan itu, biasanya aku bikin beda emosionalnya, taoi ini emosionalnya tentang keluarga, tentang adik, jadi walaupun mungkin terdengar lirik, terdengar sengau, tapi maknanya berbeda gitu. Jadi itu aku harus research dulu. Aku nonton potong-potongan sih, aku dapat benang merahnya, kemudian diracik sama aku untuk jadi mood," kata dia.
Menariknya, proses rekaman vokal untuk soundtrack tersebut berlangsung relatif singkat. Restu menyebut sesi pengambilan vokal dilakukan pada malam hari dan rampung dalam waktu sekitar satu jam. "Kalau untuk take vocal itu Aku take vocal itu malam, sekitar satu jam beres," ujar Restu.
Restu juga menegaskan keterlibatannya dalam proyek ini murni hasil kerja samanya dengan tim produksi, tanpa campur tangan orang tua maupun pihak lain.
"Oh enggak, enggak Ini bener-bener pure, gak ada sepertinya sama ayah Sama orang tua, gak ada Bener-bener pure, murni Ini projectnya aku sama Jericho Iya sama MD dan film gitu Jadi enggak, ayah malah taunya setelah aku Iya baru kemarin-kemarin gitu Enggak ada kelibatan apa-apa Oke," ucapnya.
Sementara, Children of Heavenmenceritakan perjuangan kakak-beradik Ali dan Zahra yang tinggal di pinggiran kota. Permaslahan dimulai ketika Ali menghilangkan sepatu Zahra saat berbelanja sayur. Mereka merahasiakan itu dari kedua orang tua karena kesulitan ekonomi.
Merasa bersalah, Ali menawarkan Zahra untuk memakai sepatunya bergantian. Hingga kemudian, sebuah harapan muncul lewat lomba lari dengan hadiah sepatu baru. Ali bertekad memenangkan lomba tersebut dan menghadiahkan sepatu baru pada Zahra.
(dra)
Lihat Juga :