Tidak Semua Daging Wagyu di Indonesia Asli Jepang, Pakar Beberkan Ciri dan Cara Ceknya

Jum'at, 08 Mei 2026 - 07:28 WIB
loading...
Tidak Semua Daging Wagyu...
Daging wagyu selama ini dikenal sebagai salah satu jenis daging sapi premium. Foto/Dok/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Daging wagyu selama ini dikenal sebagai salah satu jenis daging sapi premium dengan harga fantastis di dunia. Namun, wagyu yang beredar di Indonesia maupun negara lain ternyata tidak selalu berasal dari Jepang sebagai negara asalnya.

Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof Ronny Rachman Noor menjelaskan, banyak produk wagyu di pasaran menggunakan nama yang sama, tetapi kualitas dan asalnya berbeda dengan wagyu asli Jepang.

Baca juga: Mengungkap Keistimewaan di Balik Kelezatan Daging Wagyu Jepang

Menurutnya, sejumlah restoran di Amerika Serikat misalnya menawarkan menu wagyu, namun sebagian besar daging tersebut bukan hasil impor dari Jepang. Daging wagyu di negara tersebut umumnya berasal dari sapi yang dibudidayakan di Amerika.

“Sebagian besar wagyu yang beredar di Amerika bukan berasal dari Jepang, melainkan dari sapi yang dipelihara di sana,” ujar Prof Ronny, melalui siaran pers, Jumat (8/5/2026).

Baca juga: Mark Zuckerberg Mendadak Beternak Sapi di Hawaii, Sebut Proyek Paling Asyik

Ia menerangkan, wagyu di luar Jepang umumnya berasal dari hasil persilangan antara sapi wagyu dan angus dengan komposisi masing-masing sekitar 50 persen. Selain itu, pola pemeliharaannya juga tidak seketat standar Jepang.

Prof Ronny menambahkan, sistem penilaian kualitas daging di Amerika berbeda dengan Jepang. Amerika menggunakan standar USDA Prime atau Choice tanpa klasifikasi khusus wagyu. Hal ini membuat karakteristik wagyu Amerika cenderung lebih padat daging dibandingkan wagyu Jepang.

Padahal, keunggulan wagyu Jepang terletak pada marbling atau lemak intramuskularnya yang tinggi. Saat dimasak, lemak tersebut akan meleleh dan menghasilkan aroma serta rasa khas yang berbeda dari daging sapi biasa.

Di Jepang sendiri, penilaian kualitas wagyu dilakukan sangat ketat dengan standar yield A hingga C, kualitas 1 sampai 5, serta Beef Marbling Standard (BMS) 1–12. Daging dengan grade A5 dan BMS 10–12 menjadi kategori tertinggi.

Prof Ronny menyebut harga wagyu Jepang asli sangat mahal, bahkan bisa mencapai minimal 200 dolar AS per kilogram untuk jenis steak. Harga tersebut dipengaruhi oleh proses pemeliharaan yang ketat, kemurnian genetik, serta sistem grading resmi Jepang.

Saat ini, Australia menjadi produsen wagyu terbesar di luar Jepang dengan kontribusi sekitar 18 persen dari total produksi global. Selain Australia, Amerika Serikat dan Selandia Baru juga menjadi produsen utama wagyu di luar Jepang. Beberapa negara lain seperti Kanada, Inggris, Jerman, Taiwan, Hong Kong, dan Singapura juga memproduksi wagyu dalam skala lebih kecil melalui impor maupun persilangan sapi wagyu.

Cara Membedakan Wagyu Jepang Asli


Prof Ronny menjelaskan, cara paling mudah mengenali wagyu asli Jepang adalah dengan memeriksa sertifikat resmi dari Japan Meat Grading Association (JMGA). Sertifikat tersebut biasanya memuat nomor identifikasi sapi, asal prefektur, grade kualitas, hingga nilai BMS.

Ia mengatakan, nomor sertifikat 10 digit pada dokumen tersebut bahkan dapat digunakan untuk melacak asal peternakan sapi wagyu.

Menurutnya, label “A5” hanya sah digunakan apabila proses penilaian dilakukan langsung di Jepang. Karena itu, istilah seperti “A5 style” atau “Kobe style” yang digunakan di luar Jepang umumnya hanya sebatas strategi pemasaran dan menandakan produk tersebut bukan berasal dari Jepang.

Prof Ronny berharap masyarakat lebih memahami bahwa sebagian besar wagyu yang dijual di luar Jepang, termasuk di Indonesia, bukanlah wagyu Jepang asli. Ia mengimbau konsumen agar lebih teliti sebelum membeli agar tidak tertipu klaim palsu dengan harga mahal.

“Perhatikan istilah seperti ‘style’ atau ‘inspired’, beli dari distributor resmi, dan cek sertifikat JMGA secara langsung, bukan hanya dari foto,” pesannya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Bahaya Mikroplastik...
Bahaya Mikroplastik Mengintai Ibu Hamil: Penelitian Ungkap Paparan Hingga ke Janin
Tempe hingga Kimchi,...
Tempe hingga Kimchi, Ini Alasan Makanan Fermentasi Baik untuk Tubuh
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Rekomendasi
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Sekolah Garuda, Asa...
Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
Berita Terkini
Info Resmi Undian AQUA...
Info Resmi Undian AQUA Terbaru, Cek Sebelum Klaim Hadiah di AQUA 100% Untung!
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton 'Wake Up, Dad! Wedding Time' di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Baby Blessing: Gagal Lahir 3 Kali, Bowie Selamatkan Sang Ibu
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Dubai Sulap Enam Mal...
Dubai Sulap Enam Mal Raksasa Jadi Trek Lari Indoor 10 Km
Ola Elannor Tuangkan...
Ola Elannor Tuangkan Proses Berdamai dengan Kehilangan Lewat Dewasa Tanpamu
Infografis
5 Bidang Prodi Terpopuler...
5 Bidang Prodi Terpopuler dan Paling Diminati di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved