5 Tren Penjualan Makanan dan Minuman saat Pandemi

loading...
5 Tren Penjualan Makanan dan Minuman saat Pandemi
Seorang barista sedang membuat kopi. Produk kopi literan kian digemari masyarakat selama pandemi. Foto Ilustrasi/SINDOmedia/Dyah Ayu Pamela
A+ A-
JAKARTA - Sejak awal pandemi, Tokopediamenggelar kampanye "Tokopedia Nyam". Tujuannya mempermudah masyarakat mendapatkan produk makanan dan minuman yang terjangkau dan tanpa keluar rumah. Mengingat belanja online dapat menurunkan risiko penularan virus di tempat ramai.

"Kampanye "Tokopedia Nyam" juga bertujuan membantu para pegiat usaha di Indonesia yang berkecimpung di industri makanan dan minuman,terutama UMKM, mempertahankan bisnis dengan beradaptasi di tengah pandemi lewat pemanfaatan kanal digital," ungkap External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya. (Baca Juga: Isyana Sarasvati Dorong Ibu Lebih Kreatif di Dapur)

Data internal Tokopedia menunjukkan bahwa kopi literan merek lokal, makanan khas Korea seperti tteokbokki dan jajangmyeon, nasi mentai atau spageti panggang kekinian, camilan manis hingga buah dan madu, menjadi produk paling populer selama kampanye "Tokopedia Nyam" berlangsung. Berikut ulasannya.

1. Kopi Literan Merek Lokal
Tuku, Anomali, dan Dua Coffee adalah contoh kreator lokal di bidang kopi yang merajai "Tokopedia Nyam". Produk mereka kian digemari masyarakat selama pandemi. Anomali dan Dua Coffee bahkan mengalami peningkatan orderharian masing-masing 3 dan 5 kali lipat.



2. Makanan Khas Korea
Makanan khas Korea seperti tteokbokki dan jajangmyeon, menjadi lebih laris belakangan ini. Peningkatan penjualannya bisa mencapai lebih dari 5 kali lipat selama pandemi.

3. Nasi Mentai atau Spageti Panggang Kekinian
Nasi mentai atau spageti panggang kekinian juga tidak luput diburu. Momomaru sebagai salah satu produsen lokal nasi mentai mengalami peningkatan transaksi menjadi lebih dari 3 kali lipat selama pandemi.

4. Camilan Manis
Camilan manis seperti dessert box dan kue ijo, menjadi produk yang paling banyak dicari masyarakat melalui "Tokopedia Nyam".



Bittersweet by Najla adalah salah satu pegiat usaha dessert box lokal yang mengadopsi platform digital sejak pandemi, tepatnya pada April 2020, dan telah menjual lebih dari 16.000 produk. Bahkan 60% penjualannya berasal dari Tokopedia.

5. Buah dan Madu
Buah dan madu juga menjadi produk yang paling sering dibeli masyarakat di "Tokopedia Nyam". Peningkatan penjualan buah dan madu masing-masing mencapai lebih dari 3 kali lipat dan lebih dari 2,5 kali lipat selama pandemi. Dua produk tersebut sama-sama bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Penjual di Tokopedia di sisi lain berhasil menciptakan peluang dengan melihat kebiasaan baru masyarakat selama pandemi. Termasuk menjadi lebih sering memasak di rumah untuk menjamin kebersihan makanan yang dikonsumsi. Terbukti dari selama "Tokopedia Nyam" berlangsung, jumlah penjual makanan siap masak di Tokopediameningkat hampir 3 kali lipat selama pandemi. (Baca Juga: Mudah Memasak Kentang Mustofa Renyah, Intip Resepnya!)

“Transaksi makanan siap masak juga tumbuh signifikan menjadi lebih dari 3 kali lipat jika dibandingkan dengan periode sebelum pandemi,” tutup Ekhel.
(tsa)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top