Tetap Fit di Tengah Perubahan Cuaca: Pentingnya Asupan Nutrisi untuk Proteksi Tubuh
Selasa, 12 Mei 2026 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui perpaduan susu steril berkualitas dan buah kurma asli, serta statusnya sebagai satu-satunya susu steril kurma yang mendapatkan centang hijau Pilihan Lebih Sehat dari BPOM, Alodokter melihat adanya komitmen dari Susu Steril Tujuh Kurma dalam menghadirkan produk berkualitas yang relevan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung gaya hidup
sehat masyarakat Indonesia. Selain itu, Susu Steril Tujuh Kurma juga aktif mengedukasi konsumen mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup sehat sehari-hari. Hal inilah yang menjadi alasan kami memilih dan merekomendasikan Susu Steril Tujuh Kurma sebagai susu steril pilihan Alodokter,” ujar Rendra Irawan Syahwali Putra, VP of Media Business
Alodokter.
Susu Steril Tujuh Kurma cocok menjadi asupan harian untuk membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh, khususnya pada masa perubahan musim ketika tubuh lebih rentan mengalami penurunan kondisi fisik. Selain itu, Susu Steril Tujuh Kurma juga dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan, sehingga dapat menjadi pilihan minuman sehari-hari bagi keluarga.
“Selain praktis dikonsumsi, Susu Steril Tujuh Kurma juga dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang apabila dikombinasikan dengan gaya hidup aktif dan pola istirahat yang cukup. Konsumsi makanan dan minuman bergizi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu,” lanjut Rendra Irawan selaku VP of Media Business Alodokter.
Dokter Gizi dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K menjelaskan, perubahan cuaca yang drastis di musim pancaroba yang juga dibarengi dengan El Nino, dapat melemahkan imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri. Kondisi tubuh yang tidak fit akibat kurang istirahat, stress atau orang dengan penyakit bawaan seperti asma dan alergi sangatrentan terserang penyakit. Beberapa penyakit yang umum di musim pancaroba antara lain
influenza dan batuk pilek, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare dan penyakit pencernaan, serta demam berdarah (DBD).
Menurut catatan WHO pada 2024, Indonesia mengalami peningkatan signifikan penyakit sensitif iklim, seperti dengue atau demam berdarah. Data BMKG juga menunjukkan tahun itu menjadi salah satu tahun terpanas di Indonesia dengan anomali suhu sekitar 0,8 derajat celcius lebih tinggi dibandingkan rata-rata.
sehat masyarakat Indonesia. Selain itu, Susu Steril Tujuh Kurma juga aktif mengedukasi konsumen mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup sehat sehari-hari. Hal inilah yang menjadi alasan kami memilih dan merekomendasikan Susu Steril Tujuh Kurma sebagai susu steril pilihan Alodokter,” ujar Rendra Irawan Syahwali Putra, VP of Media Business
Alodokter.
Susu Steril Tujuh Kurma cocok menjadi asupan harian untuk membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh, khususnya pada masa perubahan musim ketika tubuh lebih rentan mengalami penurunan kondisi fisik. Selain itu, Susu Steril Tujuh Kurma juga dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan, sehingga dapat menjadi pilihan minuman sehari-hari bagi keluarga.
“Selain praktis dikonsumsi, Susu Steril Tujuh Kurma juga dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang apabila dikombinasikan dengan gaya hidup aktif dan pola istirahat yang cukup. Konsumsi makanan dan minuman bergizi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu,” lanjut Rendra Irawan selaku VP of Media Business Alodokter.
Dokter Gizi dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K menjelaskan, perubahan cuaca yang drastis di musim pancaroba yang juga dibarengi dengan El Nino, dapat melemahkan imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri. Kondisi tubuh yang tidak fit akibat kurang istirahat, stress atau orang dengan penyakit bawaan seperti asma dan alergi sangatrentan terserang penyakit. Beberapa penyakit yang umum di musim pancaroba antara lain
influenza dan batuk pilek, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare dan penyakit pencernaan, serta demam berdarah (DBD).
Menurut catatan WHO pada 2024, Indonesia mengalami peningkatan signifikan penyakit sensitif iklim, seperti dengue atau demam berdarah. Data BMKG juga menunjukkan tahun itu menjadi salah satu tahun terpanas di Indonesia dengan anomali suhu sekitar 0,8 derajat celcius lebih tinggi dibandingkan rata-rata.
Lihat Juga :