Dokter Ungkap Bahaya Kerja Shift Malam, Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Kamis, 28 Mei 2026 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Risiko tersebut bahkan meningkat menjadi 19 persen pada orang yang menjalani shift malam lebih dari 10 kali dalam sebulan.
Menurut dr. Adam, kondisi ini terjadi karena kerja malam dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yaitu jam biologis alami yang mengatur siklus tidur, hormon, metabolisme, hingga tekanan darah.
“Kerja pada malam hari dapat mengacaukan ritme sirkadian, mempengaruhi kualitas tidur, metabolisme glukosa, dan regulasi tekanan darah,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa dampak tersebut bukan disebabkan oleh satu atau dua kali begadang, melainkan akibat akumulasi jangka panjang dari pola kerja malam yang terus-menerus.
Baca Juga : Simak! Ini 4 Cara Atasi Stres Saat Bekerja
Menurut dr. Adam, kondisi ini terjadi karena kerja malam dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yaitu jam biologis alami yang mengatur siklus tidur, hormon, metabolisme, hingga tekanan darah.
“Kerja pada malam hari dapat mengacaukan ritme sirkadian, mempengaruhi kualitas tidur, metabolisme glukosa, dan regulasi tekanan darah,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa dampak tersebut bukan disebabkan oleh satu atau dua kali begadang, melainkan akibat akumulasi jangka panjang dari pola kerja malam yang terus-menerus.
Baca Juga : Simak! Ini 4 Cara Atasi Stres Saat Bekerja
Lihat Juga :