Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Jum'at, 05 Juni 2026 - 09:22 WIB
loading...
A
A
A
Peserta familiarization trip turut mencoba aplikasi digital Virtual Assistance & Kenali Pohon (KePo). Aplikasi ini membantu pengunjung mengenali berbagai jenis flora yang tumbuh di kawasan Bukit Peramun.
Perjalanan kemudian berlanjut ke sejumlah titik atraksi wisata alam, seperti Batu Kembar, Batu Ampar, dan puncak Bukit Peramun. Dari ketinggian, peserta menikmati panorama matahari terbenam, mencicipi kopi dan kuliner lokal, serta mengikuti kegiatan pengamatan tarsius.
Tarsius menjadi salah satu satwa endemik yang memperkuat daya tarik ekowisata Belitung. Kehadirannya membuat pengalaman wisata di Bukit Peramun tidak hanya berfokus pada panorama alam, tetapi juga edukasi konservasi.
“Kehadiran pelaku industri pariwisata dari Singapura dan Malaysia dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk membuka peluang pasar baru dan memperkuat posisi Bukit Peramun sebagai destinasi ekowisata unggulan Indonesia di kancah global,” tambah Hera.
Melalui kegiatan ini, Bukit Peramun diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi alternatif di Belitung. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, kawasan ini juga mengedepankan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengalaman wisata yang berkelanjutan.
Perjalanan kemudian berlanjut ke sejumlah titik atraksi wisata alam, seperti Batu Kembar, Batu Ampar, dan puncak Bukit Peramun. Dari ketinggian, peserta menikmati panorama matahari terbenam, mencicipi kopi dan kuliner lokal, serta mengikuti kegiatan pengamatan tarsius.
Tarsius menjadi salah satu satwa endemik yang memperkuat daya tarik ekowisata Belitung. Kehadirannya membuat pengalaman wisata di Bukit Peramun tidak hanya berfokus pada panorama alam, tetapi juga edukasi konservasi.
“Kehadiran pelaku industri pariwisata dari Singapura dan Malaysia dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk membuka peluang pasar baru dan memperkuat posisi Bukit Peramun sebagai destinasi ekowisata unggulan Indonesia di kancah global,” tambah Hera.
Melalui kegiatan ini, Bukit Peramun diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi alternatif di Belitung. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, kawasan ini juga mengedepankan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengalaman wisata yang berkelanjutan.
(dra)
Lihat Juga :