Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Rabu, 17 Juni 2026 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
“Meski hiperhidrosis relatif enggak berbahaya, tapi kalau disertai gejala lain seperti berat badan turun drastis, sering keringetan malam, atau keringatnya sampai mengganggu aktivitas, lebih baik periksa,” jelasnya.
Baca Juga : Susu Almond, Alternatif Sehat Tanpa Laktosa yang Baik untuk Jantung hingga Kulit
Menurut Rizal, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan bahwa keringat berlebih tersebut bukan dipicu oleh penyakit tertentu yang lebih serius. Hingga kini, penyebab hiperhidrosis primer atau yang muncul tanpa penyakit tertentu juga belum diketahui secara pasti.
Namun, hal ini dipicu karena adanya aktivitas berlebihan pada sistem saraf simpatik. Di mana saraf tersebut mengatur respons tubuh terhadap stres.
Selain itu, faktor keturunan juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami hiperhidrosis.
“Sebagian kasus karena saraf simpatik yang ngatur keringat penderita lagi lebay- lebaynya sehingga jadi hiper mengeluarkan keringat,” tulis Rizal.
Baca Juga : Susu Almond, Alternatif Sehat Tanpa Laktosa yang Baik untuk Jantung hingga Kulit
Menurut Rizal, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan bahwa keringat berlebih tersebut bukan dipicu oleh penyakit tertentu yang lebih serius. Hingga kini, penyebab hiperhidrosis primer atau yang muncul tanpa penyakit tertentu juga belum diketahui secara pasti.
Namun, hal ini dipicu karena adanya aktivitas berlebihan pada sistem saraf simpatik. Di mana saraf tersebut mengatur respons tubuh terhadap stres.
Selain itu, faktor keturunan juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami hiperhidrosis.
“Sebagian kasus karena saraf simpatik yang ngatur keringat penderita lagi lebay- lebaynya sehingga jadi hiper mengeluarkan keringat,” tulis Rizal.
Lihat Juga :