Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Kamis, 18 Juni 2026 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Maryam menilai konsumsi protein masyarakat Indonesia masih relatif rendah, sementara asupan karbohidrat justru cenderung berlebihan. Padahal protein berperan penting dalam membantu mempertahankan massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain pola makan, aktivitas fisik juga menjadi faktor penting untuk mencegah berat badan kembali naik. Namun, ia menegaskan masyarakat tidak perlu memaksakan diri mengikuti tren olahraga tertentu.
Baca Juga : Bukan Cuma Diet dan Olahraga, Tidur Cukup Kunci Sukses Turunkan Berat Badan
Kuncinya adalah menjadi lebih aktif, karena sudah cukup memberikan manfaat. Misalnya dengan jalan kaki atau lebih banyak bergerak saat waktu luang.
“Sebenarnya nggak perlu aktivitas fisiknya yang heboh atau mengikuti tren, sekadar menjadi individu yang lebih aktif aja,” ujarnya.
Menurut dr. Maryam, aktivitas ringan tersebut tetap berkontribusi terhadap pembakaran kalori. Terkait orang yang mengalami kenaikan berat badan kembali meski sudah berhasil diet, dr. Maryam mengungkap bahwa hal tersebut bisa terjadi karena sel lemak dalam tubuh memiliki semacam “memori”.
Selain pola makan, aktivitas fisik juga menjadi faktor penting untuk mencegah berat badan kembali naik. Namun, ia menegaskan masyarakat tidak perlu memaksakan diri mengikuti tren olahraga tertentu.
Baca Juga : Bukan Cuma Diet dan Olahraga, Tidur Cukup Kunci Sukses Turunkan Berat Badan
Kuncinya adalah menjadi lebih aktif, karena sudah cukup memberikan manfaat. Misalnya dengan jalan kaki atau lebih banyak bergerak saat waktu luang.
“Sebenarnya nggak perlu aktivitas fisiknya yang heboh atau mengikuti tren, sekadar menjadi individu yang lebih aktif aja,” ujarnya.
Menurut dr. Maryam, aktivitas ringan tersebut tetap berkontribusi terhadap pembakaran kalori. Terkait orang yang mengalami kenaikan berat badan kembali meski sudah berhasil diet, dr. Maryam mengungkap bahwa hal tersebut bisa terjadi karena sel lemak dalam tubuh memiliki semacam “memori”.
Lihat Juga :