Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Senin, 22 Juni 2026 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, angka kematian tertinggi juga ditemukan pada kelompok usia anak.
“Yang meninggal paling banyak adalah usia lima sampai 14 tahun, sekitar 37 sampai 40 persen,” ujarnya.
Prof. Hartono menjelaskan, banyak kasus fatal terjadi karena anak terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan. Untuk itu ia mengingatkan orang tua agar waspada terhadap fase kritis DBD yang biasanya muncul pada hari keempat hingga kelima setelah demam.
Baca Juga : Rekor! Angka Kematian DBD di Indonesia Turun ke 0,4 Persen, Target Nol Kematian 2030 Kian Nyata
“Demam berdarah adalah penyakit yang tidak bisa diramalkan. Masuk rumah sakit bisa jalan kaki, tetapi keluar bisa berbeda sekali jika terlambat ditangani,” kata Prof Hartono.
Adapun beberapa gejala yang harus diwaspadai di antaranya
“Yang meninggal paling banyak adalah usia lima sampai 14 tahun, sekitar 37 sampai 40 persen,” ujarnya.
Prof. Hartono menjelaskan, banyak kasus fatal terjadi karena anak terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan. Untuk itu ia mengingatkan orang tua agar waspada terhadap fase kritis DBD yang biasanya muncul pada hari keempat hingga kelima setelah demam.
Baca Juga : Rekor! Angka Kematian DBD di Indonesia Turun ke 0,4 Persen, Target Nol Kematian 2030 Kian Nyata
“Demam berdarah adalah penyakit yang tidak bisa diramalkan. Masuk rumah sakit bisa jalan kaki, tetapi keluar bisa berbeda sekali jika terlambat ditangani,” kata Prof Hartono.
Adapun beberapa gejala yang harus diwaspadai di antaranya
Lihat Juga :