Tren Liburan Keluarga Dorong Permintaan Stroller Ringkas untuk Perjalanan
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:51 WIB
loading...
Kebiasaan bepergian bersama anak semakin menjadi bagian dari gaya hidup keluarga muda di Indonesia. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Kebiasaan bepergian bersama anak semakin menjadi bagian dari gaya hidup keluarga muda di Indonesia. Perubahan tersebut turut mendorong kebutuhan terhadap perlengkapan bayi yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga ringkas serta mudah dibawa menggunakan berbagai moda transportasi.
Orang tua dari generasi milenial dan Gen Z kini cenderung lebih aktif merencanakan perjalanan bersama anak. Selain memilih destinasi ramah keluarga, mereka mempertimbangkan kemudahan akses, fasilitas pendukung, serta perlengkapan yang dapat membantu mobilitas selama liburan.
Salah satu perlengkapan yang mendapat perhatian adalah stroller khusus perjalanan. Berbeda dari stroller untuk aktivitas sehari-hari, jenis ini umumnya dirancang dengan bobot lebih ringan, ukuran lipatan lebih kecil, dan mekanisme penggunaan yang praktis.
Fenomena tersebut mendorong produsen perlengkapan bayi menghadirkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan keluarga. Salah satunya stroller Porto yang diperkenalkan oleh distributor Joie Indonesia dalam pameran ibu dan anak Mommy n Me 2026, pada 26–28 Juni 2026 di JICC, Senayan, Jakarta.
Stroller tersebut dirancang agar dapat dilipat hingga berukuran ringkas dan disesuaikan dengan ketentuan ukuran bagasi kabin pesawat. Meski demikian, orang tua tetap perlu memeriksa kebijakan masing-masing maskapai karena ketentuan mengenai stroller di kabin dapat berbeda.
Dengan bobot sekitar 7,7 kilogram, stroller ini dapat digunakan sejak bayi baru lahir hingga anak dengan berat maksimal 22 kilogram. Perlengkapan lainnya meliputi kanopi dengan perlindungan UPF 50+, sistem ventilasi, dan suspensi pada seluruh roda.
Direktur Pemasaran Joie Distributor Indonesia, Edi Wijaya, mengatakan kebutuhan orang tua terhadap stroller telah berkembang seiring meningkatnya aktivitas perjalanan bersama anak.
“Jika dahulu stroller digunakan terutama untuk aktivitas harian, sekarang banyak orang tua memilih stroller yang dapat mendukung mobilitas tinggi, termasuk perjalanan udara dan liburan keluarga,” ujar Edi.
Menurutnya, keluarga muda tidak hanya mempertimbangkan desain, tetapi juga memperhatikan bobot, ukuran lipatan, keamanan, dan rentang penggunaan stroller.
“Kami melihat semakin banyak keluarga muda Indonesia yang menjadikan traveling bersama anak sebagai bagian dari gaya hidup. Karena itu, stroller perlu dirancang ringan, ringkas, aman, dan nyaman digunakan sejak bayi baru lahir hingga usia toddler,” katanya.
Selain untuk perjalanan udara, stroller berukuran ringkas dapat digunakan saat bepergian dengan kereta api, kendaraan pribadi, maupun transportasi umum. Bentuknya yang mudah dilipat juga dinilai membantu orang tua ketika berada di pusat perbelanjaan dan ruang publik.
Edi menambahkan, perjalanan bersama anak membutuhkan persiapan lebih matang, terutama dalam memilih perlengkapan yang sesuai dengan usia serta kondisi anak.
“Kami percaya setiap perjalanan bersama anak merupakan momen berharga. Perlengkapan yang tepat diharapkan dapat membantu orang tua menjalani perjalanan dengan lebih nyaman,” tuturnya.
Meningkatnya tren liburan keluarga menunjukkan bahwa perlengkapan anak kini tidak lagi hanya dipilih berdasarkan fungsi dasar. Kepraktisan, keamanan, daya tahan, serta kemudahan penyimpanan menjadi pertimbangan penting bagi keluarga dengan mobilitas tinggi.
Orang tua dari generasi milenial dan Gen Z kini cenderung lebih aktif merencanakan perjalanan bersama anak. Selain memilih destinasi ramah keluarga, mereka mempertimbangkan kemudahan akses, fasilitas pendukung, serta perlengkapan yang dapat membantu mobilitas selama liburan.
Salah satu perlengkapan yang mendapat perhatian adalah stroller khusus perjalanan. Berbeda dari stroller untuk aktivitas sehari-hari, jenis ini umumnya dirancang dengan bobot lebih ringan, ukuran lipatan lebih kecil, dan mekanisme penggunaan yang praktis.
Fenomena tersebut mendorong produsen perlengkapan bayi menghadirkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan keluarga. Salah satunya stroller Porto yang diperkenalkan oleh distributor Joie Indonesia dalam pameran ibu dan anak Mommy n Me 2026, pada 26–28 Juni 2026 di JICC, Senayan, Jakarta.
Stroller tersebut dirancang agar dapat dilipat hingga berukuran ringkas dan disesuaikan dengan ketentuan ukuran bagasi kabin pesawat. Meski demikian, orang tua tetap perlu memeriksa kebijakan masing-masing maskapai karena ketentuan mengenai stroller di kabin dapat berbeda.
Dengan bobot sekitar 7,7 kilogram, stroller ini dapat digunakan sejak bayi baru lahir hingga anak dengan berat maksimal 22 kilogram. Perlengkapan lainnya meliputi kanopi dengan perlindungan UPF 50+, sistem ventilasi, dan suspensi pada seluruh roda.
Direktur Pemasaran Joie Distributor Indonesia, Edi Wijaya, mengatakan kebutuhan orang tua terhadap stroller telah berkembang seiring meningkatnya aktivitas perjalanan bersama anak.
“Jika dahulu stroller digunakan terutama untuk aktivitas harian, sekarang banyak orang tua memilih stroller yang dapat mendukung mobilitas tinggi, termasuk perjalanan udara dan liburan keluarga,” ujar Edi.
Menurutnya, keluarga muda tidak hanya mempertimbangkan desain, tetapi juga memperhatikan bobot, ukuran lipatan, keamanan, dan rentang penggunaan stroller.
“Kami melihat semakin banyak keluarga muda Indonesia yang menjadikan traveling bersama anak sebagai bagian dari gaya hidup. Karena itu, stroller perlu dirancang ringan, ringkas, aman, dan nyaman digunakan sejak bayi baru lahir hingga usia toddler,” katanya.
Selain untuk perjalanan udara, stroller berukuran ringkas dapat digunakan saat bepergian dengan kereta api, kendaraan pribadi, maupun transportasi umum. Bentuknya yang mudah dilipat juga dinilai membantu orang tua ketika berada di pusat perbelanjaan dan ruang publik.
Edi menambahkan, perjalanan bersama anak membutuhkan persiapan lebih matang, terutama dalam memilih perlengkapan yang sesuai dengan usia serta kondisi anak.
“Kami percaya setiap perjalanan bersama anak merupakan momen berharga. Perlengkapan yang tepat diharapkan dapat membantu orang tua menjalani perjalanan dengan lebih nyaman,” tuturnya.
Meningkatnya tren liburan keluarga menunjukkan bahwa perlengkapan anak kini tidak lagi hanya dipilih berdasarkan fungsi dasar. Kepraktisan, keamanan, daya tahan, serta kemudahan penyimpanan menjadi pertimbangan penting bagi keluarga dengan mobilitas tinggi.
(dra)
Lihat Juga :