Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Jum'at, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
Tantangan Digital Literacy dan Cyber Safety
Pembahasan mengenai screen time juga tidak dapat dipisahkan dari isu digital literacy dan cyber safety yang semakin relevan di Indonesia.
Saat ini, banyak anak telah mengenal internet bahkan sebelum memasuki usia sekolah dasar. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan baru bagi keluarga terkait akses terhadap konten yang tidak sesuai usia, risiko paparan informasi palsu, hingga potensi eksploitasi digital.
Dari sudut pandang sosiologis, rumah tangga modern kini berfungsi sebagai ruang regulasi teknologi pertama bagi anak. Sebelum memahami aturan yang berlaku di sekolah maupun masyarakat, anak terlebih dahulu belajar mengenai penggunaan teknologi dari lingkungan keluarga.
Karena itu, Nova menilai bahwa tugas orang tua bukan hanya membatasi durasi penggunaan gadget, melainkan juga membangun literasi digital sejak dini.
Melalui pendampingan yang konsisten, anak dapat belajar membedakan penggunaan teknologi yang produktif dan yang berpotensi merugikan. Pendekatan ini dinilai lebih relevan dibanding larangan total yang justru berisiko membuat anak mencari akses teknologi tanpa pengawasan.
Membangun Keseimbangan di Era Digital
Bagi Nova Nayla, teknologi bukanlah musuh yang harus dijauhi. Sebaliknya, teknologi merupakan bagian dari realitas kehidupan yang perlu dipahami dan dikelola secara bijaksana.
Karena itu, tujuan utama pengaturan screen time bukan sekadar mengurangi waktu anak menatap layar, melainkan menciptakan keseimbangan antara pengalaman digital dan pengalaman nyata yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Melalui berbagai konten edukatif yang dibagikannya, Nova terus mengajak para orang tua melihat pengasuhan dari sudut pandang yang lebih tenang, reflektif, dan berbasis solusi.
“Tujuan kita bukan menjauhkan anak dari teknologi, tetapi membantu mereka menggunakan teknologi secara bijak sambil tetap aktif bermain, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar,” tutup Nova.
Di tengah era digital yang terus berkembang, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan anak tidak ditentukan oleh seberapa jauh mereka dari teknologi, melainkan seberapa baik mereka dibimbing untuk hidup berdampingan dengannya secara sehat dan bertanggung jawab.
Pembahasan mengenai screen time juga tidak dapat dipisahkan dari isu digital literacy dan cyber safety yang semakin relevan di Indonesia.
Saat ini, banyak anak telah mengenal internet bahkan sebelum memasuki usia sekolah dasar. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan baru bagi keluarga terkait akses terhadap konten yang tidak sesuai usia, risiko paparan informasi palsu, hingga potensi eksploitasi digital.
Dari sudut pandang sosiologis, rumah tangga modern kini berfungsi sebagai ruang regulasi teknologi pertama bagi anak. Sebelum memahami aturan yang berlaku di sekolah maupun masyarakat, anak terlebih dahulu belajar mengenai penggunaan teknologi dari lingkungan keluarga.
Karena itu, Nova menilai bahwa tugas orang tua bukan hanya membatasi durasi penggunaan gadget, melainkan juga membangun literasi digital sejak dini.
Melalui pendampingan yang konsisten, anak dapat belajar membedakan penggunaan teknologi yang produktif dan yang berpotensi merugikan. Pendekatan ini dinilai lebih relevan dibanding larangan total yang justru berisiko membuat anak mencari akses teknologi tanpa pengawasan.
Membangun Keseimbangan di Era Digital
Bagi Nova Nayla, teknologi bukanlah musuh yang harus dijauhi. Sebaliknya, teknologi merupakan bagian dari realitas kehidupan yang perlu dipahami dan dikelola secara bijaksana.
Karena itu, tujuan utama pengaturan screen time bukan sekadar mengurangi waktu anak menatap layar, melainkan menciptakan keseimbangan antara pengalaman digital dan pengalaman nyata yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Melalui berbagai konten edukatif yang dibagikannya, Nova terus mengajak para orang tua melihat pengasuhan dari sudut pandang yang lebih tenang, reflektif, dan berbasis solusi.
“Tujuan kita bukan menjauhkan anak dari teknologi, tetapi membantu mereka menggunakan teknologi secara bijak sambil tetap aktif bermain, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar,” tutup Nova.
Di tengah era digital yang terus berkembang, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan anak tidak ditentukan oleh seberapa jauh mereka dari teknologi, melainkan seberapa baik mereka dibimbing untuk hidup berdampingan dengannya secara sehat dan bertanggung jawab.
(wur)
Lihat Juga :