Band Perunggu Bongkar Alasan Resign dari Pekerjaan Kantoran, Utamakan Keluarga dan Musik
Selasa, 30 Juni 2026 - 17:03 WIB
loading...
Grup musik Perunggu tengah menjadi perbincangan netizen. Foto/Instagram Perunggu.
A
A
A
JAKARTA - Grup musik Perunggu tengah menjadi perbincangan netizen. Bukan soal lagu-lagunya, tetapi karena latar belakang karier para personelnya yang viral di LinkedIn.
Dikenal dengan julukan 'Band Pulang Kantor', profil para personel Perunggu sukses bikin netizen terpukau. Namun, di balik karier yang mapan tersebut, mereka justru mengambil keputusan besar untuk resign dan fokus bermusik sejak 2025.
Baca juga: Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Ditemui di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini, Maul (vokal) dan Ildo (drum) mengaku sempat bingung kenapa rekam jejak pekerjaan mereka menjadi pusat perhatian belakangan ini.
"Agak bingung kenapa yang begitu viral? Biasanya kan lagu atau penampilan yang dibicarakan. Jadi kayak ini baru pertama kali kami mengalami kondisi 'oh ini yang lagi diomongin latar belakang kami'. Jadi kayak, 'hah kok gini?'" ujar Maul sambil tertawa.
Ildo menilai masih banyak orang di luar sana yang memiliki profil profesional jauh lebih hebat dari mereka.
Baca juga: Juicy Luicy Rilis Lagu Baru 'Gurun Hujan', Kisah Patah Hati yang Bikin Baper
"LinkedIn orang banyak yang jauh lebih bagus, lebih keren, lebih mentereng," ucap Ildo.
Maul lalu mengakui bahwa lagu-lagu hits Perunggu di album Memorandum yang sering viral di TikTok ternyata lahir dari rasa penat selama bekerja di kantor.
Ia menceritakan bahwa musik awalnya menjadi pelarian manis dari tumpukan deadline.
"Ketika pas ngantor, pelariannya jadinya main musik dan bikin lagu buat senang-senangnya gitu. Nah, ini setelah kami resign kami belum pernah bikin lagu lagi, belum tahu nih entar bakal jadi kayak gimana karyanya," ungkap Maul.
Baca juga: Avenged Sevenfold Manggung di Jakarta 2026! Cek Harga Tiket dan Jadwal Konser
Keputusan meninggalkan zona nyaman sebagai karyawan kantoran rupanya bukan perkara mudah. Perunggu mengaku butuh waktu hingga enam tahun untuk mempertimbangkan keputusan resign ini.
Maul mengibaratkan kondisi tersebut seperti bisul yang akhirnya pecah.
"Kami sampai di titik di mana 'oh kok kayaknya sudah nggak bisa nge-balance dua-duanya'. Yang utamanya sebenarnya waktu sama keluarga yang sangat kurang," jelasnya.
Ildo menambahkan bahwa mereka memiliki prinsip hierarki prioritas yang sangat tegas sejak awal membentuk band pada 2019 lalu.
"Keluarga adalah nomor satu, kantor nomor dua, dan band nomor tiga. Namun, lama-lama jadwal band mulai memakan waktu keluarga. Mau milih yang mana nih keluarga atau pekerjaan kantor? Pekerjaan kantor yang kami lepas dong, keluarga kan tetap nomor satu," tegas Ildo.
Meski demikian, Perunggu mengaku tidak menutup diri jika suatu saat harus kembali ke meja kantor.
"Kami mah go with the flow apapun jalannya yang ada selama itu halal ya kami pursue. Tidak menutup kemungkinan mungkin balik lagi nanti, nggak ada yang tahu," pungkas Maul.
Dikenal dengan julukan 'Band Pulang Kantor', profil para personel Perunggu sukses bikin netizen terpukau. Namun, di balik karier yang mapan tersebut, mereka justru mengambil keputusan besar untuk resign dan fokus bermusik sejak 2025.
Baca juga: Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Ditemui di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini, Maul (vokal) dan Ildo (drum) mengaku sempat bingung kenapa rekam jejak pekerjaan mereka menjadi pusat perhatian belakangan ini.
"Agak bingung kenapa yang begitu viral? Biasanya kan lagu atau penampilan yang dibicarakan. Jadi kayak ini baru pertama kali kami mengalami kondisi 'oh ini yang lagi diomongin latar belakang kami'. Jadi kayak, 'hah kok gini?'" ujar Maul sambil tertawa.
Ildo menilai masih banyak orang di luar sana yang memiliki profil profesional jauh lebih hebat dari mereka.
Baca juga: Juicy Luicy Rilis Lagu Baru 'Gurun Hujan', Kisah Patah Hati yang Bikin Baper
"LinkedIn orang banyak yang jauh lebih bagus, lebih keren, lebih mentereng," ucap Ildo.
Maul lalu mengakui bahwa lagu-lagu hits Perunggu di album Memorandum yang sering viral di TikTok ternyata lahir dari rasa penat selama bekerja di kantor.
Ia menceritakan bahwa musik awalnya menjadi pelarian manis dari tumpukan deadline.
"Ketika pas ngantor, pelariannya jadinya main musik dan bikin lagu buat senang-senangnya gitu. Nah, ini setelah kami resign kami belum pernah bikin lagu lagi, belum tahu nih entar bakal jadi kayak gimana karyanya," ungkap Maul.
Baca juga: Avenged Sevenfold Manggung di Jakarta 2026! Cek Harga Tiket dan Jadwal Konser
Keputusan meninggalkan zona nyaman sebagai karyawan kantoran rupanya bukan perkara mudah. Perunggu mengaku butuh waktu hingga enam tahun untuk mempertimbangkan keputusan resign ini.
Maul mengibaratkan kondisi tersebut seperti bisul yang akhirnya pecah.
"Kami sampai di titik di mana 'oh kok kayaknya sudah nggak bisa nge-balance dua-duanya'. Yang utamanya sebenarnya waktu sama keluarga yang sangat kurang," jelasnya.
Ildo menambahkan bahwa mereka memiliki prinsip hierarki prioritas yang sangat tegas sejak awal membentuk band pada 2019 lalu.
"Keluarga adalah nomor satu, kantor nomor dua, dan band nomor tiga. Namun, lama-lama jadwal band mulai memakan waktu keluarga. Mau milih yang mana nih keluarga atau pekerjaan kantor? Pekerjaan kantor yang kami lepas dong, keluarga kan tetap nomor satu," tegas Ildo.
Meski demikian, Perunggu mengaku tidak menutup diri jika suatu saat harus kembali ke meja kantor.
"Kami mah go with the flow apapun jalannya yang ada selama itu halal ya kami pursue. Tidak menutup kemungkinan mungkin balik lagi nanti, nggak ada yang tahu," pungkas Maul.
(nnz)
Lihat Juga :