Menjaga Sendi Tetap Sehat agar Nyaman Bergerak di Setiap Usia
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:50 WIB
loading...
Menjaga kesehatan sendi dan tulang menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat, terutama bagi masyarakat yang tetap aktif bekerja, bepergian, berolahraga. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Menjaga kesehatan sendi dan tulang menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat, terutama bagi masyarakat yang tetap aktif bekerja, bepergian, berolahraga, hingga menjalani aktivitas keluarga. Kesadaran ini semakin relevan karena keluhan pegal, nyeri lutut, pinggang, tumit, hingga bahu tidak hanya dialami kelompok lanjut usia, tetapi juga usia produktif.
Isu tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan edukasi kesehatan di Jakarta Fair Kemayoran 2026. Dalam ajang yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 itu, masyarakat diajak lebih memahami pentingnya menjaga mobilitas tubuh melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik, serta asupan nutrisi yang seimbang.
Maia Estianty, yang dikenal sebagai figur publik dengan aktivitas padat, turut membagikan pengalamannya dalam menjaga kebugaran tubuh. Ia mengaku mulai semakin memperhatikan kesehatan seiring bertambahnya usia dan padatnya kegiatan sehari-hari.
“Dengan banyaknya aktivitas yang saya lakukan, mulai dari pekerjaan, liburan dan bepergian, menghadiri berbagai kegiatan dan acara, saya sering merasakan nyeri pinggang, nyeri lutut, nyeri tumit, sampai nyeri bahu yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari saya,” ujar Maia Estianty.
Menurut Maia, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dari satu sisi. Ia berusaha merawat tubuh melalui keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.
“Dari dalam, saya selalu berusaha menjaga pikiran tetap positif, mengelola stres, dan menikmati hidup dengan bahagia. Dari luar, saya rutin berolahraga, mulai dari bersepeda, jalan kaki, hingga latihan penguatan otot agar tubuh tetap kuat dan bugar,” katanya.
Ia juga menilai kesehatan menjadi investasi penting agar seseorang tetap dapat menikmati momen bersama keluarga. Terlebih, sebagai seorang oma baru, Maia mengaku ingin tetap bugar agar nyaman beraktivitas bersama cucunya.
“Bagi saya, kesehatan adalah investasi agar kita bisa terus menikmati setiap momen berharga dalam hidup,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra, mengatakan Jakarta Fair menjadi momentum untuk memperluas edukasi mengenai kesehatan sendi dan tulang kepada masyarakat.
“Jakarta Fair Kemayoran menjadi momentum yang sangat penting bagi kami untuk memperkenalkan lebih dekat produk kesehatan berbahan alami kepada masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa kesehatan sendi dan tulang merupakan fondasi penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas hidup,” ujar Andik.
Ia menambahkan, edukasi mengenai kesehatan tubuh perlu terus diperkuat karena masyarakat kini semakin aktif mencari solusi untuk menjaga kebugaran. Menurutnya, inovasi produk juga perlu mengikuti kebutuhan konsumen yang menginginkan pilihan praktis, relevan, dan sesuai gaya hidup modern.
Selain aktivitas interaktif, kegiatan tersebut juga menghadirkan talkshow kesehatan bersama dr Lilir Amalini, SpN, CFIDN, AIFO-K. Ia menjelaskan bahwa gangguan sendi tidak selalu berkaitan dengan faktor usia, tetapi juga dapat dipengaruhi kebiasaan sehari-hari.
“Banyak orang menganggap nyeri sendi hanya terjadi karena faktor usia, padahal kenyataannya aktivitas sehari-hari juga memiliki pengaruh yang besar. Kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, membawa beban berat dengan posisi yang kurang tepat, hingga postur tubuh yang buruk saat bekerja dapat memberikan tekanan berulang pada otot dan sendi,” jelas dr Lilir.
Menurut dr Lilir, menjaga mobilitas tubuh merupakan salah satu kunci agar seseorang tetap mandiri dan produktif. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui kebiasaan sederhana yang konsisten.
“Mobilitas yang baik merupakan salah satu kunci agar seseorang dapat tetap aktif, mandiri, dan produktif sepanjang hidupnya. Karena itu, penting untuk mulai membiasakan aktivitas fisik secara teratur, menjaga berat badan ideal, memperhatikan postur tubuh saat beraktivitas, serta mengkonsumsi nutrisi yang seimbang,” tambahnya.
Ia juga menyebut bahan alami dan herbal dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, selama tetap diiringi pola makan yang baik, aktivitas fisik teratur, dan kesadaran menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga sendi dan tulang bukan hanya penting saat keluhan muncul, tetapi perlu menjadi bagian dari rutinitas harian. Dengan tubuh yang sehat dan nyaman bergerak, aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan lebih optimal.
Isu tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan edukasi kesehatan di Jakarta Fair Kemayoran 2026. Dalam ajang yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 itu, masyarakat diajak lebih memahami pentingnya menjaga mobilitas tubuh melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik, serta asupan nutrisi yang seimbang.
Maia Estianty, yang dikenal sebagai figur publik dengan aktivitas padat, turut membagikan pengalamannya dalam menjaga kebugaran tubuh. Ia mengaku mulai semakin memperhatikan kesehatan seiring bertambahnya usia dan padatnya kegiatan sehari-hari.
“Dengan banyaknya aktivitas yang saya lakukan, mulai dari pekerjaan, liburan dan bepergian, menghadiri berbagai kegiatan dan acara, saya sering merasakan nyeri pinggang, nyeri lutut, nyeri tumit, sampai nyeri bahu yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari saya,” ujar Maia Estianty.
Menurut Maia, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dari satu sisi. Ia berusaha merawat tubuh melalui keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.
“Dari dalam, saya selalu berusaha menjaga pikiran tetap positif, mengelola stres, dan menikmati hidup dengan bahagia. Dari luar, saya rutin berolahraga, mulai dari bersepeda, jalan kaki, hingga latihan penguatan otot agar tubuh tetap kuat dan bugar,” katanya.
Ia juga menilai kesehatan menjadi investasi penting agar seseorang tetap dapat menikmati momen bersama keluarga. Terlebih, sebagai seorang oma baru, Maia mengaku ingin tetap bugar agar nyaman beraktivitas bersama cucunya.
“Bagi saya, kesehatan adalah investasi agar kita bisa terus menikmati setiap momen berharga dalam hidup,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra, mengatakan Jakarta Fair menjadi momentum untuk memperluas edukasi mengenai kesehatan sendi dan tulang kepada masyarakat.
“Jakarta Fair Kemayoran menjadi momentum yang sangat penting bagi kami untuk memperkenalkan lebih dekat produk kesehatan berbahan alami kepada masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa kesehatan sendi dan tulang merupakan fondasi penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas hidup,” ujar Andik.
Ia menambahkan, edukasi mengenai kesehatan tubuh perlu terus diperkuat karena masyarakat kini semakin aktif mencari solusi untuk menjaga kebugaran. Menurutnya, inovasi produk juga perlu mengikuti kebutuhan konsumen yang menginginkan pilihan praktis, relevan, dan sesuai gaya hidup modern.
Selain aktivitas interaktif, kegiatan tersebut juga menghadirkan talkshow kesehatan bersama dr Lilir Amalini, SpN, CFIDN, AIFO-K. Ia menjelaskan bahwa gangguan sendi tidak selalu berkaitan dengan faktor usia, tetapi juga dapat dipengaruhi kebiasaan sehari-hari.
“Banyak orang menganggap nyeri sendi hanya terjadi karena faktor usia, padahal kenyataannya aktivitas sehari-hari juga memiliki pengaruh yang besar. Kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, membawa beban berat dengan posisi yang kurang tepat, hingga postur tubuh yang buruk saat bekerja dapat memberikan tekanan berulang pada otot dan sendi,” jelas dr Lilir.
Menurut dr Lilir, menjaga mobilitas tubuh merupakan salah satu kunci agar seseorang tetap mandiri dan produktif. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui kebiasaan sederhana yang konsisten.
“Mobilitas yang baik merupakan salah satu kunci agar seseorang dapat tetap aktif, mandiri, dan produktif sepanjang hidupnya. Karena itu, penting untuk mulai membiasakan aktivitas fisik secara teratur, menjaga berat badan ideal, memperhatikan postur tubuh saat beraktivitas, serta mengkonsumsi nutrisi yang seimbang,” tambahnya.
Ia juga menyebut bahan alami dan herbal dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, selama tetap diiringi pola makan yang baik, aktivitas fisik teratur, dan kesadaran menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga sendi dan tulang bukan hanya penting saat keluhan muncul, tetapi perlu menjadi bagian dari rutinitas harian. Dengan tubuh yang sehat dan nyaman bergerak, aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan lebih optimal.
(dra)
Lihat Juga :