Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan
Rabu, 01 Juli 2026 - 11:13 WIB
loading...
A
A
A
“Kami optimistis, penerapan PMR yang konsisten ini akan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif yang mendongkrak kualitas serta daya saing industri pangan nasional di kancah global,” katanya.
Sebagai bagian dari rangkaian forum, BPOM bersama Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) juga menggelar Pameran Edukasi Ekosistem Pangan Steril Komersial. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan praktik baik mengenai sistem keamanan pangan, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
PT Heinz ABC Indonesia menjadi salah satu peserta yang turut berbagi pengalaman dalam penerapan Program Manajemen Risiko di fasilitas produksinya. General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia, Mira Buanawati, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperluas pemahaman mengenai pangan steril komersial yang aman dan berkualitas.
“Keikutsertaan ABC Indonesia dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, mengenai pentingnya pangan steril komersial yang aman dan berkualitas,” ujar Mira.
Menurut Mira, forum tersebut juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk membagikan pengalaman dalam menerapkan PMR, termasuk pada produk sarden dan produk UHT yang melalui proses sterilisasi secara komprehensif.
Ia menegaskan, keamanan pangan bukan hanya soal pemenuhan regulasi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada konsumen.
Sebagai bagian dari rangkaian forum, BPOM bersama Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) juga menggelar Pameran Edukasi Ekosistem Pangan Steril Komersial. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan praktik baik mengenai sistem keamanan pangan, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
PT Heinz ABC Indonesia menjadi salah satu peserta yang turut berbagi pengalaman dalam penerapan Program Manajemen Risiko di fasilitas produksinya. General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia, Mira Buanawati, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperluas pemahaman mengenai pangan steril komersial yang aman dan berkualitas.
“Keikutsertaan ABC Indonesia dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, mengenai pentingnya pangan steril komersial yang aman dan berkualitas,” ujar Mira.
Menurut Mira, forum tersebut juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk membagikan pengalaman dalam menerapkan PMR, termasuk pada produk sarden dan produk UHT yang melalui proses sterilisasi secara komprehensif.
Ia menegaskan, keamanan pangan bukan hanya soal pemenuhan regulasi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada konsumen.
Lihat Juga :