Terbukti, Kunyit Membantu Meredakan Nyeri Sendi

Selasa, 22 September 2020 - 14:11 WIB
loading...
A A A
Dalam studi lain yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine, para peneliti di University of Australia di Tasmania menugaskan 70 peserta, di atas usia 40 tahun, dengan osteoartritis lutut dan pembengkakan yang didiagnosis dengan USG, untuk menerima 1000 mg per hari kunyit atau plasebo.

Setelah 12 minggu, uji coba plasebo terkontrol secara acak menemukan bahwa ekstrak kunyit lebih efektif daripada plasebo dalam mengurangi nyeri lutut pada penderita osteoartritis lutut. Mereka yang mengonsumsi kunyit melaporkan nyeri lutut yang jauh lebih sedikit pada akhir penelitian, menurut kuesioner standar.

Peneliti menekankan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian, dan satu-satunya faktor pembatas dari studi mereka adalah jumlah peserta yang sedikit. Penelitian ini juga mendapat dana dari Natural Remedies PVT Ltd, sebuah perusahaan yang menawarkan obat-obatan dan herbal Ayurveda. Meskipun ini menunjukkan konflik kepentingan, penelitian sebelumnya juga mendukung keefektifan rempah-rempah ini untuk menghilangkan rasa sakit.

Kunyit adalah bumbu yang sering digunakan dalam makanan Asia Selatan seperti kari, dan dapat menambahkan warna oranye atau kuning yang hangat pada daging dan hidangan nasi. Kurkumin, tidak seperti beberapa NSAID, juga dianggap tidak beracun. NSAID, seperti ibuprofen, yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan gejala yang meliputi kejang, koma, dan gagal ginjal (ginjal) akut. (Baca juga: KDI 2020: Tampil Memukau, Risa Asal Garut Malah Harus Pulang Lebih Awal )

“Namun kunyit, khususnya kurkumin fitonutrien, memiliki begitu banyak manfaat kesehatan, jadi memasukkan kunyit ke dalam makanan pasti ideal sebagai bagian dari rencana gaya hidup sehat secara keseluruhan,” papar Reema Kanda, RD selaku ahli diet klinis di Hoag Orthopedic Institute.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jarang Ereksi Pagi Hari?...
Jarang Ereksi Pagi Hari? Penelitian Sebut Risiko Kematian Bisa Naik 28 Persen
Menjaga Sendi Tetap...
Menjaga Sendi Tetap Sehat agar Nyaman Bergerak di Setiap Usia
Studi: 2 dari 5 Orang...
Studi: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Serangan Jantung dan Stroke
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
Rahasia Diet Ery Makmur...
Rahasia Diet Ery Makmur Turun 30 Kg dalam 10 Bulan, Ternyata Ini Kuncinya!
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Rekomendasi
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Profil Marc Cucurella,...
Profil Marc Cucurella, Mesin Assist Spanyol di Piala Dunia 2026
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Berita Terkini
Jelang Pernikahan Taylor...
Jelang Pernikahan Taylor Swift, Sejumlah Selebriti Mulai Berdatangan ke New York
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
Jarang Ereksi Pagi Hari?...
Jarang Ereksi Pagi Hari? Penelitian Sebut Risiko Kematian Bisa Naik 28 Persen
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Infografis
Menteri Yandri Terbukti...
Menteri Yandri Terbukti Bantu Kemenangan Istri, Pilkada Serang Diulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved