Menikmati Ketenangan Morotai, dari Pantai Sunyi hingga Jejak Perang Dunia II
Kamis, 02 Juli 2026 - 12:46 WIB
loading...
Morotai di Maluku Utara menyimpan pesona wisata yang tidak hanya bertumpu pada keindahan pantai.
A
A
A
JAKARTA - Morotai di Maluku Utara menyimpan pesona wisata yang tidak hanya bertumpu pada keindahan pantai. Pulau ini menawarkan pengalaman perjalanan yang lengkap, mulai dari suasana pantai yang tenang, laut jernih, aktivitas menyelam, hingga jejak sejarah Perang Dunia II yang masih terawat.
Salah satu kawasan yang menghadirkan pengalaman tersebut adalah Daloha Beach & Dive Resort. Berada di Tanjung Dehegila, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, resort ini berdiri dekat garis pantai dengan panorama laut biru dan pasir putih yang membentang sejauh 4,5 kilometer.
Pantai Daloha menjadi tempat yang cocok bagi wisatawan yang ingin beristirahat dari rutinitas. Suasananya relatif tenang, jauh dari keramaian, dan menawarkan pemandangan alam yang berubah indah sejak pagi hingga malam hari.
Saat matahari terbit, pantai tampak cemerlang dengan perpaduan pasir putih, laut biru jernih, dan langit cerah. Sementara pada malam hari, suasana berubah lebih syahdu dengan langit berbintang dan suara ombak yang menemani waktu bersantai para tamu.
“Lokasi kami di sini memang cocok untuk mereka yang ingin sejenak menjauh dari kesibukan dan menikmati suasana yang tenang di tengah keindahan alam Morotai,” kata Alan Wijaya, Direktur Utama PT Jababeka Morotai selaku pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus Morotai.
Akses menuju resort ini juga relatif mudah. Dari Bandara Pitu Morotai, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit dengan mobil. Bagi tamu yang menginap, pihak resort menyediakan layanan antar-jemput dari dan menuju bandara.
Daloha Beach & Dive Resort mengusung konsep bangunan tradisional yang menyatu dengan alam. Struktur bangunannya dibuat semi panggung dengan dominasi material kayu, sehingga menghadirkan kesan hangat, natural, dan selaras dengan lingkungan pantai.
“Inspirasi kami ambil dari rumah tradisional Tomohon,” ujar Alan.
Salah satu kawasan yang menghadirkan pengalaman tersebut adalah Daloha Beach & Dive Resort. Berada di Tanjung Dehegila, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, resort ini berdiri dekat garis pantai dengan panorama laut biru dan pasir putih yang membentang sejauh 4,5 kilometer.
Pantai Daloha menjadi tempat yang cocok bagi wisatawan yang ingin beristirahat dari rutinitas. Suasananya relatif tenang, jauh dari keramaian, dan menawarkan pemandangan alam yang berubah indah sejak pagi hingga malam hari.
Saat matahari terbit, pantai tampak cemerlang dengan perpaduan pasir putih, laut biru jernih, dan langit cerah. Sementara pada malam hari, suasana berubah lebih syahdu dengan langit berbintang dan suara ombak yang menemani waktu bersantai para tamu.
“Lokasi kami di sini memang cocok untuk mereka yang ingin sejenak menjauh dari kesibukan dan menikmati suasana yang tenang di tengah keindahan alam Morotai,” kata Alan Wijaya, Direktur Utama PT Jababeka Morotai selaku pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus Morotai.
Akses menuju resort ini juga relatif mudah. Dari Bandara Pitu Morotai, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit dengan mobil. Bagi tamu yang menginap, pihak resort menyediakan layanan antar-jemput dari dan menuju bandara.
Daloha Beach & Dive Resort mengusung konsep bangunan tradisional yang menyatu dengan alam. Struktur bangunannya dibuat semi panggung dengan dominasi material kayu, sehingga menghadirkan kesan hangat, natural, dan selaras dengan lingkungan pantai.
“Inspirasi kami ambil dari rumah tradisional Tomohon,” ujar Alan.
Lihat Juga :