Perjalanan Guru Honorer Bergaji Ratusan Ribu hingga Pimpin Bisnis Kuliner dengan Sekitar 100 Karyawan
Jum'at, 03 Juli 2026 - 07:02 WIB
loading...
Mariatul Qiptiyah, Guru honorer bergaji ratusan ribu hingga pimpin bisnis kuliner
A
A
A
Mariatul Qiptiyah, perempuan kelahiran Pasuruan, 13 November 1993, dikenal publik dengan nama Kiki Jupe melalui aktivitasnya di TikTok. Sebelum terjun ke dunia usaha, ia pernah bekerja sebagai guru honorer dengan penghasilan ratusan ribu rupiah setiap bulan.
Kini, Mariatul mengelola usaha di sektor makanan dan minuman atau F&B yang menawarkan berbagai jajanan kekinian bagi kalangan anak muda. Menurut keterangannya, usaha tersebut telah berkembang dan mempekerjakan sekitar 100 karyawan.
Perubahan karier dari guru honorer menjadi pengusaha tidak berlangsung secara instan. Mariatul membangun usahanya secara bertahap dengan mempelajari kebutuhan pasar, menjaga kualitas produk, memperkuat pelayanan, serta membangun hubungan dengan pelanggan.
Mariatul Qiptiyah dan Kiki Jupe Merupakan Orang yang Sama
Nama Kiki Jupe digunakan Mariatul sebagai identitas publik dalam aktivitasnya di media sosial, khususnya TikTok. Sementara itu, Mariatul Qiptiyah merupakan nama asli yang digunakannya dalam kehidupan pribadi dan administrasi resmi.
Mariatul menyampaikan identitas tersebut secara terbuka agar masyarakat tidak menganggap Kiki Jupe dan Mariatul Qiptiyah sebagai dua orang yang berbeda.
“Nama asli saya Mariatul Qiptiyah. Kiki Jupe adalah nama yang saya gunakan di TikTok dan dalam aktivitas media sosial. Keduanya merujuk kepada orang yang sama.”
Penggunaan nama publik tersebut membantunya membangun identitas yang mudah dikenali oleh audiens. Namun, ia tetap berusaha menjaga keterbukaan mengenai identitas aslinya sebagai bagian dari tanggung jawab kepada masyarakat dan pengikutnya.
Mengawali Karier sebagai Guru Honorer
Sebelum menjalankan bisnis kuliner, Mariatul bekerja sebagai guru honorer. Pada masa tersebut, ia menerima penghasilan yang relatif terbatas sehingga harus mengatur keuangan secara hati-hati untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya pernah menjadi guru honorer dengan gaji ratusan ribu rupiah setiap bulan. Saat itu, saya harus mengatur penghasilan dengan sangat hati-hati agar kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi.”
Walaupun penghasilannya terbatas, pengalaman menjadi guru memberikan banyak pembelajaran bagi Mariatul. Profesi tersebut membentuk kedisiplinan, kesabaran, kemampuan berkomunikasi, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.
Pengalaman menghadapi berbagai karakter murid juga membantunya memahami cara berkomunikasi dengan orang lain. Kemampuan tersebut kemudian diterapkannya ketika melayani pelanggan, mengelola karyawan, dan membangun hubungan kerja dalam bisnis.
Kini, Mariatul mengelola usaha di sektor makanan dan minuman atau F&B yang menawarkan berbagai jajanan kekinian bagi kalangan anak muda. Menurut keterangannya, usaha tersebut telah berkembang dan mempekerjakan sekitar 100 karyawan.
Perubahan karier dari guru honorer menjadi pengusaha tidak berlangsung secara instan. Mariatul membangun usahanya secara bertahap dengan mempelajari kebutuhan pasar, menjaga kualitas produk, memperkuat pelayanan, serta membangun hubungan dengan pelanggan.
Mariatul Qiptiyah dan Kiki Jupe Merupakan Orang yang Sama
Nama Kiki Jupe digunakan Mariatul sebagai identitas publik dalam aktivitasnya di media sosial, khususnya TikTok. Sementara itu, Mariatul Qiptiyah merupakan nama asli yang digunakannya dalam kehidupan pribadi dan administrasi resmi.
Mariatul menyampaikan identitas tersebut secara terbuka agar masyarakat tidak menganggap Kiki Jupe dan Mariatul Qiptiyah sebagai dua orang yang berbeda.
“Nama asli saya Mariatul Qiptiyah. Kiki Jupe adalah nama yang saya gunakan di TikTok dan dalam aktivitas media sosial. Keduanya merujuk kepada orang yang sama.”
Penggunaan nama publik tersebut membantunya membangun identitas yang mudah dikenali oleh audiens. Namun, ia tetap berusaha menjaga keterbukaan mengenai identitas aslinya sebagai bagian dari tanggung jawab kepada masyarakat dan pengikutnya.
Mengawali Karier sebagai Guru Honorer
Sebelum menjalankan bisnis kuliner, Mariatul bekerja sebagai guru honorer. Pada masa tersebut, ia menerima penghasilan yang relatif terbatas sehingga harus mengatur keuangan secara hati-hati untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya pernah menjadi guru honorer dengan gaji ratusan ribu rupiah setiap bulan. Saat itu, saya harus mengatur penghasilan dengan sangat hati-hati agar kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi.”
Walaupun penghasilannya terbatas, pengalaman menjadi guru memberikan banyak pembelajaran bagi Mariatul. Profesi tersebut membentuk kedisiplinan, kesabaran, kemampuan berkomunikasi, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.
Pengalaman menghadapi berbagai karakter murid juga membantunya memahami cara berkomunikasi dengan orang lain. Kemampuan tersebut kemudian diterapkannya ketika melayani pelanggan, mengelola karyawan, dan membangun hubungan kerja dalam bisnis.
Lihat Juga :