5 Rekomendasi Menu Sarapan Selain Yogurt yang Baik untuk Kesehatan Usus
Senin, 06 Juli 2026 - 07:50 WIB
loading...
5 pilihan sarapan selain yogurt yang direkomendasikan untuk kesehatan usus. Foto/health.org.
A
A
A
JAKARTA - Yogurt sering menjadi pilihan utama untuk menjaga kesehatan usus karena mengandung probiotik. Yogurt biasanya dikonsumsi pada pagi hari untuk sarapan bagi yang menyukainya.
Namun, bagi yang tidak menyukai rasanya atau tidak bisa mengonsumsi produk susu, masih banyak pilihan sarapan lain yang juga bermanfaat bagi sistem pencernaan. Pasalnya, menjaga kesehatan usus tidak hanya bergantung pada probiotik.
Baca juga: Benarkah Tidur Tanpa Bantal Lebih Sehat? Ini Manfaat dan Risikonya Menurut Ahli
Asupan serat, protein, lemak sehat, dan makanan yang berfungsi sebagai prebiotik juga dapat memberi makan bakteri baik di usus. Berikut ini lima pilihan sarapan selain yogurt yang direkomendasikan:
Alpukat kaya akan serat, lemak tak jenuh yang menyehatkan, dan antioksidan. Kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan keragaman bakteri baik di usus dan mendukung kesehatan saluran cerna.
Alpukat bisa dinikmati sebagai olesan roti gandum, campuran smoothie, atau pelengkap telur saat sarapan.
Biji chia mengandung serat dalam jumlah tinggi yang membantu melancarkan pencernaan sekaligus membuat kenyang lebih lama. Selain itu, chia seed juga kaya asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Chia seed dapat dicampurkan ke dalam oatmeal, smoothie, atau dibuat menjadi chia pudding.
Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang relatif mudah dicerna. Selain protein, telur juga mengandung kolin dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh.
Agar manfaatnya lebih optimal untuk kesehatan usus, telur dapat dipadukan dengan makanan kaya serat, seperti sayuran atau buah beri.
Oatmeal mengandung beta-glukan, yaitu serat larut yang dapat menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Konsumsi oatmeal juga dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol dan dapat membantu meredakan beberapa gangguan pencernaan, termasuk gejala irritable bowel syndrome (IBS).
Meski bukan menu sarapan yang umum, salmon termasuk pilihan yang baik untuk kesehatan usus. Kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya dapat membantu mengurangi peradangan, mendukung fungsi kekebalan tubuh, dan menjaga keseimbangan mikrobioma usus.
Salmon dapat disajikan bersama roti panggang, dimasukkan ke dalam omelet, atau dipadukan dengan alpukat sebagai menu sarapan bergizi.
Sarapan dengan makanan utuh yang kaya serat, protein, dan lemak sehat dapat membantu menjaga kesehatan usus dalam jangka panjang. Untuk itu, penting memilih makanan olahan tinggi gula atau rendah nutrisi terutama di pagi hari.
Namun, bagi yang tidak menyukai rasanya atau tidak bisa mengonsumsi produk susu, masih banyak pilihan sarapan lain yang juga bermanfaat bagi sistem pencernaan. Pasalnya, menjaga kesehatan usus tidak hanya bergantung pada probiotik.
Baca juga: Benarkah Tidur Tanpa Bantal Lebih Sehat? Ini Manfaat dan Risikonya Menurut Ahli
Asupan serat, protein, lemak sehat, dan makanan yang berfungsi sebagai prebiotik juga dapat memberi makan bakteri baik di usus. Berikut ini lima pilihan sarapan selain yogurt yang direkomendasikan:
5 Rekomendasi Menu Sarapan Selain Yogurt
- Alpukat
Alpukat kaya akan serat, lemak tak jenuh yang menyehatkan, dan antioksidan. Kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan keragaman bakteri baik di usus dan mendukung kesehatan saluran cerna.
Alpukat bisa dinikmati sebagai olesan roti gandum, campuran smoothie, atau pelengkap telur saat sarapan.
- Chia seed
Biji chia mengandung serat dalam jumlah tinggi yang membantu melancarkan pencernaan sekaligus membuat kenyang lebih lama. Selain itu, chia seed juga kaya asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Chia seed dapat dicampurkan ke dalam oatmeal, smoothie, atau dibuat menjadi chia pudding.
- Telur
Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang relatif mudah dicerna. Selain protein, telur juga mengandung kolin dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh.
Agar manfaatnya lebih optimal untuk kesehatan usus, telur dapat dipadukan dengan makanan kaya serat, seperti sayuran atau buah beri.
- Oatmeal
Oatmeal mengandung beta-glukan, yaitu serat larut yang dapat menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Konsumsi oatmeal juga dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol dan dapat membantu meredakan beberapa gangguan pencernaan, termasuk gejala irritable bowel syndrome (IBS).
- Salmon
Meski bukan menu sarapan yang umum, salmon termasuk pilihan yang baik untuk kesehatan usus. Kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya dapat membantu mengurangi peradangan, mendukung fungsi kekebalan tubuh, dan menjaga keseimbangan mikrobioma usus.
Salmon dapat disajikan bersama roti panggang, dimasukkan ke dalam omelet, atau dipadukan dengan alpukat sebagai menu sarapan bergizi.
Sarapan dengan makanan utuh yang kaya serat, protein, dan lemak sehat dapat membantu menjaga kesehatan usus dalam jangka panjang. Untuk itu, penting memilih makanan olahan tinggi gula atau rendah nutrisi terutama di pagi hari.
(nnz)
Lihat Juga :