Salah Kaprah soal Cara Naik Berat Badan yang Sering Dilakukan Orang Kurus
Jum'at, 10 Juli 2026 - 19:02 WIB
loading...
Banyak orang yang susah naik berat badan mengira solusinya gampang, tinggal makan sebanyak-banyaknya.
A
A
A
JAKARTA - Banyak orang yang susah naik berat badan mengira solusinya gampang, tinggal makan sebanyak-banyaknya. Padahal cara ini sering salah kaprah dan ujungnya bikin prosesnya makin lama tanpa hasil yang jelas, bahkan tidak jarang bikin orang yang menjalaninya jadi frustrasi sendiri.
Beberapa kesalahan umum di antaranya makan dalam porsi besar tanpa memperhatikan kandungan gizinya, melewatkan waktu makan karena tidak nafsu, atau bahkan menghindari olahraga karena takut kalori yang sudah dimakan terbuang sia-sia. Padahal, olahraga justru berperan penting dalam membentuk massa otot, bukan cuma menambah angka di timbangan.
Kesalahan-kesalahan ini biasanya terjadi karena kurangnya pemahaman soal bagaimana tubuh sebenarnya memproses asupan kalori dan protein untuk membentuk massa tubuh yang sehat. Tanpa pemahaman ini, banyak orang akhirnya menyerah di tengah jalan karena merasa usahanya sudah maksimal tapi hasilnya tidak kunjung terlihat, padahal masalahnya ada di pendekatan yang kurang tepat sejak awal.
Ummi Quary sendiri pernah bercerita kalau dulu ia juga sempat mencoba makan banyak, tapi berat badannya tidak naik signifikan, sampai akhirnya ia mulai memperhatikan pola makan yang lebih terstruktur dan mendapat pendampingan yang tepat. Pengalamannya ini menunjukkan bahwa niat besar saja tidak cukup kalau caranya masih keliru.
Menurutnya, susu Cuerpo menjadi salah satu yang menemani proses tersebut, sebagai susu tinggi protein lokal yang dibarengi program pendampingan ahli gizi, sehingga polanya jadi lebih terarah dibanding sekadar coba-coba sendiri.
Menurut Celyn Angelia, selaku Co-Founder Cuerpo, kesalahpahaman soal cara menaikkan berat badan ini memang masih sering ditemukan di masyarakat. "Banyak yang datang ke kami udah coba makan banyak duluan, tapi hasilnya nggak sesuai harapan karena pola makannya nggak diperhatiin. Makanya kami dampingi dari sisi gizinya juga, biar konsumen ngerti bukan cuma soal jumlah makan, tapi juga kualitas dan waktu makannya," ujar Celyn.
Ia menambahkan, pendampingan ahli gizi ini juga dibarengi garansi bagi konsumen yang merasa belum mendapatkan hasil sesuai harapan selama mengikuti program, sebagai bentuk komitmen agar konsumen tidak merasa berjalan sendirian saat mencoba memperbaiki pola makannya.
Memahami salah kaprah semacam ini penting agar proses menaikkan berat badan bisa dijalani dengan cara yang lebih tepat, bukan asal coba-coba tanpa arah yang jelas. Dengan pemahaman dan pendampingan yang lebih baik, proses ini diharapkan bisa berjalan lebih efektif dan tidak membebani secara psikologis bagi yang menjalaninya.
Beberapa kesalahan umum di antaranya makan dalam porsi besar tanpa memperhatikan kandungan gizinya, melewatkan waktu makan karena tidak nafsu, atau bahkan menghindari olahraga karena takut kalori yang sudah dimakan terbuang sia-sia. Padahal, olahraga justru berperan penting dalam membentuk massa otot, bukan cuma menambah angka di timbangan.
Kesalahan-kesalahan ini biasanya terjadi karena kurangnya pemahaman soal bagaimana tubuh sebenarnya memproses asupan kalori dan protein untuk membentuk massa tubuh yang sehat. Tanpa pemahaman ini, banyak orang akhirnya menyerah di tengah jalan karena merasa usahanya sudah maksimal tapi hasilnya tidak kunjung terlihat, padahal masalahnya ada di pendekatan yang kurang tepat sejak awal.
Ummi Quary sendiri pernah bercerita kalau dulu ia juga sempat mencoba makan banyak, tapi berat badannya tidak naik signifikan, sampai akhirnya ia mulai memperhatikan pola makan yang lebih terstruktur dan mendapat pendampingan yang tepat. Pengalamannya ini menunjukkan bahwa niat besar saja tidak cukup kalau caranya masih keliru.
Menurutnya, susu Cuerpo menjadi salah satu yang menemani proses tersebut, sebagai susu tinggi protein lokal yang dibarengi program pendampingan ahli gizi, sehingga polanya jadi lebih terarah dibanding sekadar coba-coba sendiri.
Menurut Celyn Angelia, selaku Co-Founder Cuerpo, kesalahpahaman soal cara menaikkan berat badan ini memang masih sering ditemukan di masyarakat. "Banyak yang datang ke kami udah coba makan banyak duluan, tapi hasilnya nggak sesuai harapan karena pola makannya nggak diperhatiin. Makanya kami dampingi dari sisi gizinya juga, biar konsumen ngerti bukan cuma soal jumlah makan, tapi juga kualitas dan waktu makannya," ujar Celyn.
Ia menambahkan, pendampingan ahli gizi ini juga dibarengi garansi bagi konsumen yang merasa belum mendapatkan hasil sesuai harapan selama mengikuti program, sebagai bentuk komitmen agar konsumen tidak merasa berjalan sendirian saat mencoba memperbaiki pola makannya.
Memahami salah kaprah semacam ini penting agar proses menaikkan berat badan bisa dijalani dengan cara yang lebih tepat, bukan asal coba-coba tanpa arah yang jelas. Dengan pemahaman dan pendampingan yang lebih baik, proses ini diharapkan bisa berjalan lebih efektif dan tidak membebani secara psikologis bagi yang menjalaninya.
(dra)
Lihat Juga :