Mandy CJ dan Pencarian Makna Toleransi melalui Pameran Tunggal The Way Back
Senin, 13 Juli 2026 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Mandy CJ juga berkolaborasi dengan influencer Tasya Kissty untuk membuat salah satu lukisan yang mengangkat tema spiritualitas dalam Islam. Karya ini terinspirasi dari perjalanan spiritual influencer Tasya Kissty sebagai seorang Muslim. Dalam pengembangannya, Tasya Kissty turut terlibat dalam proses penataan elemen visual dengan menambahkan detail dan ornamen yang memperkaya lapisan simbolik dalam lukisan.
Ahli kaligrafi Islam, Wildan F. Akbar, terlibat dalam proses pembuatan karya Mandy CJ, yakni menuliskan beberapa kaligrafi dalam lukisan. Kolaborasi ini menghadirkan elemen kaligrafi yang menyatu dengan komposisi visual lukisan, sekaligus mencerminkan makna ayat tersebut secara tepat.
Esensi Kuratorial: Memaknai Kembali Kepercayaan
Kurator Doni Ahmad menjelaskan bahwa The Way Back merupakan upaya untuk melihat iman bukan sebagai sesuatu yang kaku dan tertutup, melainkan sebagai ruang yang terus berkembang melalui pengalaman, refleksi, dan perjumpaan dengan orang lain. Melalui pendekatan yang inklusif, pameran ini menyoroti pentingnya kasih dan welas asih sebagai nilai yang melampaui batas-batas identitas maupun agama.
“Ketika kita punya pertanyaan terhadap nilai-nilai saat kita tumbuh, baik dari keluarga maupun agama, solusinya bukan pasti ketidakpercayaan atau penolakan. Kadang jika kita terus mencari tahu nilai-nilai di luar diri kita, pada akhirnya kita justru punya definisi baru terhadap kepercayaan yang dulu,” ujar Doni Ahmad.
“Makanya proses ini seperti berjalan melingkar, kita kembali ke titik semula tetapi dengan sudut pandang yang sudah berbeda dan tentunya lebih toleran, karena kita mengambil langkah yang tidak banyak orang mau ambil untuk mencari tahu,” tambahnya.
Kolaborasi Strategis Tolak Angin, Axel Vinesse, dan Styloz di Dunia Seni Rupa
Pameran The Way Back terwujud berkat dukungan penuh dari Tolak Angin, Axel Vinesse, dan Styloz yang bersama-sama berkomitmen mendukung ruang kreativitas bagi para seniman visual Indonesia. Komitmen ini selaras dengan visi para mitra pendukung dalam memajukan ekosistem kreatif.
“Tolak Angin percaya bahwa seni merupakan salah satu bentuk ekspresi yang mampu menginspirasi, membuka ruang dialog, sekaligus mendorong lahirnya ide-ide baru. Karena itu, kami ingin turut mendukung talenta kreatif Indonesia yang terus berkarya dan membawa warna baru bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia,” ungkap Yana K. Anggraini, VP Digital Marketing Sido Muncul.
Senada dengan hal tersebut, Daniel Santoso dari Axel Vinesse menegaskan bahwa keterlibatan mereka kali ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang terhadap seniman yang terlibat.
“Sebagai bagian dari Axel Vinesse Artist 2026, kami ingin memberikan dukungan penuh kepada pergerakan dan perkembangan karier Mandy CJ sebagai seniman visual. Kami yakin dan percaya, sebagai seniman Mandy CJ memiliki potensi yang luas untuk mendalami dan menjadi salah satu figur penting dalam perkembangan seni rupa Indonesia,” ujar Daniel Santoso.
Ahli kaligrafi Islam, Wildan F. Akbar, terlibat dalam proses pembuatan karya Mandy CJ, yakni menuliskan beberapa kaligrafi dalam lukisan. Kolaborasi ini menghadirkan elemen kaligrafi yang menyatu dengan komposisi visual lukisan, sekaligus mencerminkan makna ayat tersebut secara tepat.
Esensi Kuratorial: Memaknai Kembali Kepercayaan
Kurator Doni Ahmad menjelaskan bahwa The Way Back merupakan upaya untuk melihat iman bukan sebagai sesuatu yang kaku dan tertutup, melainkan sebagai ruang yang terus berkembang melalui pengalaman, refleksi, dan perjumpaan dengan orang lain. Melalui pendekatan yang inklusif, pameran ini menyoroti pentingnya kasih dan welas asih sebagai nilai yang melampaui batas-batas identitas maupun agama.
“Ketika kita punya pertanyaan terhadap nilai-nilai saat kita tumbuh, baik dari keluarga maupun agama, solusinya bukan pasti ketidakpercayaan atau penolakan. Kadang jika kita terus mencari tahu nilai-nilai di luar diri kita, pada akhirnya kita justru punya definisi baru terhadap kepercayaan yang dulu,” ujar Doni Ahmad.
“Makanya proses ini seperti berjalan melingkar, kita kembali ke titik semula tetapi dengan sudut pandang yang sudah berbeda dan tentunya lebih toleran, karena kita mengambil langkah yang tidak banyak orang mau ambil untuk mencari tahu,” tambahnya.
Kolaborasi Strategis Tolak Angin, Axel Vinesse, dan Styloz di Dunia Seni Rupa
Pameran The Way Back terwujud berkat dukungan penuh dari Tolak Angin, Axel Vinesse, dan Styloz yang bersama-sama berkomitmen mendukung ruang kreativitas bagi para seniman visual Indonesia. Komitmen ini selaras dengan visi para mitra pendukung dalam memajukan ekosistem kreatif.
“Tolak Angin percaya bahwa seni merupakan salah satu bentuk ekspresi yang mampu menginspirasi, membuka ruang dialog, sekaligus mendorong lahirnya ide-ide baru. Karena itu, kami ingin turut mendukung talenta kreatif Indonesia yang terus berkarya dan membawa warna baru bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia,” ungkap Yana K. Anggraini, VP Digital Marketing Sido Muncul.
Senada dengan hal tersebut, Daniel Santoso dari Axel Vinesse menegaskan bahwa keterlibatan mereka kali ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang terhadap seniman yang terlibat.
“Sebagai bagian dari Axel Vinesse Artist 2026, kami ingin memberikan dukungan penuh kepada pergerakan dan perkembangan karier Mandy CJ sebagai seniman visual. Kami yakin dan percaya, sebagai seniman Mandy CJ memiliki potensi yang luas untuk mendalami dan menjadi salah satu figur penting dalam perkembangan seni rupa Indonesia,” ujar Daniel Santoso.
Lihat Juga :