Dihelat secara Virtual, Prodia Scientific Day 2020 Angkat Tema Imunitas di Tengah Pandemi

loading...
Dihelat secara Virtual, Prodia Scientific Day 2020 Angkat Tema Imunitas di Tengah Pandemi
Prodia Scientific Day 2020 sejalan dengan komitmen Prodia untuk mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Prodia kembali menyelenggarakan "Prodia Scientific Day" pada 2020 dengan mengusung tema "Immunity: Prevention and Prediction”. Tema ini diangkat mengingat situasi pandemiyang masih berlangsung dan terus menelan korban jiwa.

Tercatat sudah ada 230.000 lebih kasus positif COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah lantaran pandemi masih terjadi, sementara vaksin maupun obat khusus COVID-19 belum ditemukan. Karenanya, menjaga imunitas tubuh merupakan kunci penting agar terhindar dari virus corona jenis baru. (Baca Juga: Bagaimana Reaksi Tubuh saat Terinfeksi Virus Corona Baru?)

Masalah itu pulalah yang dibahas dalam "Prodia Scientific Day" ke-5 yang digelar pada 25-26 September 2020. Kegiatan ini mengundang ratusan peserta, termasuk para profesional medis dari berbagai keahlian di seluruh Indonesia seperti ahli endokrin, kebidanan dan ginekolog, internis, hepatologis, serta patologi klinis.

Akibat pandemi, kegiatan "Prodia Scientific Day" untuk pertama kali dilakukan secara virtual. Acara tahunan ini menjadi wadah bagi para scientist Prodia dan dokter untuk membagikan informasi terbaru sekaligus mendiskusikan hal-hal terkait kesehatan serta penelitian yang telah dilakukan, baik oleh Prodia maupun dokter atau scientist yang bekerja sama dengan Prodia.



Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk Dr. Dewi Muliaty, M.Si mengatakan, tubuh manusia secara alami memiliki imunitas yang mampu melawan ancaman dari virus, bakteri, dan penyebab penyakit lain yang masuk ke dalam tubuh. Selain betul-betul menerapkan protokol kesehatan, hal penting yang harus dilakukan untuk bertahan di tengah pandemi tentu dengan menjaga imunitas.

"Tahun ini, "Prodia Scientific Day" membahas lengkap imunitas yang berkaitan erat dengan nutrisi, penyakitseperti kanker, hingga prediksi pengembangan laboratorium generasi berikutnya untuk imunitas," ujar Dewi melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/9).

Menyajikan 11 topik ilmiah menarik, "Prodia Scientific Day" menghadirkan beberapa pembicara berkompeten. Di antaranya Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada Andi Wijaya, PhD yang membawakan topik “Gut Microbiota and The Immune System”, Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MS, MSc, SpGK(K) membahas "Nutrition and Immunity: Balancing Diet and Immune Function", Prof. dr. Amin Soebandrio, PhD, SpMK(K) membagikan informasi “Update on COVID-19 Vaccine and Herd Immunity”, serta Prof. Siti Budina Kresna dr., SpPK(K) yang menjelaskan soal "The Influence of Microbiota on Cancer, Immunity, and Cancer Immunotherapy".



Dewi berharap, "Prodia Scientific Day 2020" bermanfaat bagi banyak pihak sejalan dengan komitmen Prodia untuk mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. (Baca Juga: Jaga Kebugaran dan Kesehatan Fisik dengan Bersepeda)

Saat ini Prodiasendiri terus memperbesar kapasitas pemeriksaan SARS-CoV-2 RNA (RT-PCR COVID-19) dengan menggunakan alat fully automated Cobas 6800 di Laboratorium Pusat Rujukan Nasional (PRN) Prodia, Jakarta, sehingga jumlah pemeriksaan RT-PCR COVID-19 dapat ditingkatkan mendekati 2.000 tes per hari.
(tsa)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top