Tanpa Bintang hingga Bintang Lima, Ini Kriteria Pengklasifikasian Hotel

loading...
Tanpa Bintang hingga Bintang Lima, Ini Kriteria Pengklasifikasian Hotel
Semakin tinggi bintangnya, maka semakin mewah dan lengkap pula fasilitas yang dimiliki hotel tersebut. Foto Ilustrasi/Shutterstock
A+ A-
JAKARTA - Pada saat merencanakan menginap di hotel, hal pertama yang biasanya dicari calon pengunjung adalah klasifikasi bintang hotel tersebut. Secara garis besar, Anda pasti tahu bahwa semakin tinggi bintangnya, maka semakin mewah dan lengkap pula fasilitas yang dimiliki hotel tersebut.

Berdasarkan wawancara Pegipegi dengan Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani, untuk menentukan klasifikasi hotel, terdapat unsur penilaian standar usaha hotel berdasarkan peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2013 tentang standar usaha hotel yang mencakup persyaratan dasar, kriteria mutlak, dan kriteria tidak mutlak. (Baca Juga: PSBB Diperketat Kembali, Perhatikan Hal Ini jika Mau Traveling)

“Penilaian penggolongan kelas hotel bintang dan penetapan hotel non bintang dilakukan setelah seluruh persyaratan dasar dapat terpenuhi. Hotel yang belum mencapai nilai minimal yang ditentukan untuk golongan kelas hotelnya, diharuskan memperbaiki dan atau memenuhi kekurangannya paling lambat enam bulan. Apabila dalam jangka waktu tersebut hotel tidak melaksanakan perbaikan, maka digolongkan ke dalam kelas hotel bintang yang lebih rendah," kata Hariyandi.

Pelaksanaan penilaian sertifikasi usaha hotel dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) Bidang Pariwisatayang berkedudukan di wilayah Indonesia. Berikut klasifikasi hotel berdasarkan bintang, menurut keterangan tertulis dari Pegipegi.



1. Hotel Non Bintang
Hotel ini biasanya disewakan dengan harga relatif murah. Fasilitas yang dimiliki juga terbilang cukup standar. Biasanya hotel ini disebut juga hotel budget. Kriteria hotel non bintang antara lain jenis kamar sederhana dan fasilitas kamar mandi di luar.

2. Hotel Bintang Satu
Hotel bintang satu biasanya dikelola langsung oleh pemilik dan ukurannya relatif kecil. Namun, hotel ini berlokasi strategis, di tempat ramai, dan memiliki akses ke transportasi umum. Tentu saja harganya jauh lebih murah. Kriterianya antara lain kamar tipe standar dengan jumlah kamar minimal 15, kamar mandi dalam, dan luas kamar minimal 20 meter persegi.

3. Hotel Bintang Dua
Akses menuju hotel bintang dua biasanya bisa dicapai dengan mudah. Berlokasi di lingkungan yang aman, bersih, dan bebas polusi. Gedungnya juga terawat dan rapi. Kriterianya seperti jumlah kamar standar minimal 20, tipe kamar suite minimal 1 kamar, kamar mandi dalam, terdapat TV dan telepon di kamar, luas kamar standar minimal 22 meter persegi, luas kamar suite minimal 44 meter persegi, pintu kamar dilengkapi pengaman, ada lobi, ada AC dan jendela, memiliki fasilitas penerangan 150 lux, ada sarana olahraga dan rekreasi, serta bar.



4. Hotel Bintang Tiga
Dari hotel bintang tiga, Anda lebih punya akses mudah menjelajah tempat wisata, pusat belanja, dan pusat bisnis. Hotel ini biasanya dekat dengan jalan tol sehingga tak hanya cocok bagi wisatawan, tapi juga untuk pebisnis. Para karyawannya terlihat rapi, profesional, dan siap melayani dengan ramah.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top