Ini Makanan yang Baik dan Tidak untuk Jantung
Selasa, 29 September 2020 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Makanan Baik untuk Jantung
1. Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, tuna, trout, dan mackerel mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu menangkal peradangan. Meskipun bisa mendapatkan lemak omega-3 dari sumber nabati seperti biji rami, tubuh harus mengubahnya dari asam alfa-linolenat.
2. Diet Pelangi
Sertakan buah-buahan dan sayuran dari semua warna spektrum dalam makanan. Fitokimia, yang merupakan vitamin, mineral dan antioksidan yang mencegah kerusakan radikal bebas pada arteri, memberi warna pada makanan. Setiap warna berkontribusi pada nutrisi yang berbeda. Tujuannya untuk menjaga agar makanan tetap berwarna.
3. Kacang Campur
Kacang kaya nutrisi dan serat, protein, serta lemak tak jenuh ganda. Makanan tersebut meningkatkan rasa kenyang dan memudahkan kita menghindari camilan olahan atau junk food, yang keduanya tinggi karbohidrat tidak sehat.
4. Minyak Zaitun Extra Virgin
Minyak zaitun extra virgin kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang membantu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat. Minyak ini juga kaya antioksidan yang membantu mencegah kerusakan radikal bebas pada sel, serta menjaga arteri bebas dari timbunan lemak dan plak.
5. Jelai
Ini adalah sumber serat larut yang baik, yang mengikat kolesterol dan mencegah penumpukan lemak. Jelai juga mengurangi produksi kolesterol di hati, yang sekaligus membantu menjaga kadar lipid terkendali.
Makanan Tak Baik untuk Jantung
1. Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Metode penggorengan konvensional membuat lemak trans yang meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan tingkat kolesterol baik.
1. Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, tuna, trout, dan mackerel mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu menangkal peradangan. Meskipun bisa mendapatkan lemak omega-3 dari sumber nabati seperti biji rami, tubuh harus mengubahnya dari asam alfa-linolenat.
2. Diet Pelangi
Sertakan buah-buahan dan sayuran dari semua warna spektrum dalam makanan. Fitokimia, yang merupakan vitamin, mineral dan antioksidan yang mencegah kerusakan radikal bebas pada arteri, memberi warna pada makanan. Setiap warna berkontribusi pada nutrisi yang berbeda. Tujuannya untuk menjaga agar makanan tetap berwarna.
3. Kacang Campur
Kacang kaya nutrisi dan serat, protein, serta lemak tak jenuh ganda. Makanan tersebut meningkatkan rasa kenyang dan memudahkan kita menghindari camilan olahan atau junk food, yang keduanya tinggi karbohidrat tidak sehat.
4. Minyak Zaitun Extra Virgin
Minyak zaitun extra virgin kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang membantu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat. Minyak ini juga kaya antioksidan yang membantu mencegah kerusakan radikal bebas pada sel, serta menjaga arteri bebas dari timbunan lemak dan plak.
5. Jelai
Ini adalah sumber serat larut yang baik, yang mengikat kolesterol dan mencegah penumpukan lemak. Jelai juga mengurangi produksi kolesterol di hati, yang sekaligus membantu menjaga kadar lipid terkendali.
Makanan Tak Baik untuk Jantung
1. Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Metode penggorengan konvensional membuat lemak trans yang meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan tingkat kolesterol baik.
Lihat Juga :