Green Lifestyle ala Chelsea Islan, Kumpulkan dan Daur Ulang Plastik
Kamis, 01 Oktober 2020 - 01:09 WIB
loading...
A
A
A
"Selama aku di rumah saja dan bekerja di rumah, ada peningkatan sampah domestik, terutama organik. Selama ini belanja online dan ada kemasan, jadi sampah plastik nya dari yang aku beli. Sekarang seberapa komit kita pilah sampah dari rumah kita sendiri," jelasnya.
Pemilik nama lengkap Chelsea Elizabeth Islan itu menilai, masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik. Hal itu terlihat dari tren menggunakan tas kain sebagai kantong belanja atau membawa botol minuman sendiri hingga menggunakan sedotan ramah lingkungan.
"Kalau kita lihat akhir-akhir ini banyak banget tren ramah lingkungan berkembang. Banyak orang bawa tote bag, tumbler, sedotan, dan belanja bawa tas sendiri. Artinya banyak orang yang mulai sadar. Banyak brand berkomitmen untuk mengurangi plastik," ungkapnya. (Baca Juga: Tips Tampil 100% Cantik ala Maudy Ayunda )
Lebih lanjut Chelsea berharap, semakin banyak masyarakat Indonesia yang sadar lingkungan. "Aku memberikan apresiasi kepada pemerintah terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Polusi sampah nggak mudah, terutama di dunia. Harapan aku, kita semoga bersama-sama bisa semakin sadar lingkungan," pungkasnya.
Pemilik nama lengkap Chelsea Elizabeth Islan itu menilai, masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai sadar akan pentingnya mengurangi sampah plastik. Hal itu terlihat dari tren menggunakan tas kain sebagai kantong belanja atau membawa botol minuman sendiri hingga menggunakan sedotan ramah lingkungan.
"Kalau kita lihat akhir-akhir ini banyak banget tren ramah lingkungan berkembang. Banyak orang bawa tote bag, tumbler, sedotan, dan belanja bawa tas sendiri. Artinya banyak orang yang mulai sadar. Banyak brand berkomitmen untuk mengurangi plastik," ungkapnya. (Baca Juga: Tips Tampil 100% Cantik ala Maudy Ayunda )
Lebih lanjut Chelsea berharap, semakin banyak masyarakat Indonesia yang sadar lingkungan. "Aku memberikan apresiasi kepada pemerintah terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Polusi sampah nggak mudah, terutama di dunia. Harapan aku, kita semoga bersama-sama bisa semakin sadar lingkungan," pungkasnya.
(tsa)
Lihat Juga :