Membuat Anak Tetap Ceria pada Masa Pandemi
Selasa, 06 Oktober 2020 - 12:15 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Meski pandemi sudah berlangsung lama, orang tua hendaknya tidak bosan mengedukasi anak soal wabah ini, sekaligus berusaha kreatif agar anak tidak jenuh di rumah.
Berada di rumah saja sejak beberapa bulan terakhir tak ayal membuat anak-anak merasa jenuh. Bahkan mungkin masih bertanya-tanya, mengapa mereka harus di rumah saja tanpa tahu pasti apa yang terjadi di luar sana. Menyikapi hal ini, praktisi keluarga dan anak Dr Seto Mulyadi MPsi mengatakan, mengedukasi anak tentang Covid-19 tergantung usianya. (Baca: Hidayah adalah Mengetahui Kebenaran)
Pada anak usia di bawah 5 tahun, penjelasan itu bisa disampaikan dalam bentuk dongeng, gambar, atau bernyanyi. Jadi, pesan yang disampaikan relatif lebih mudah dipahami dengan kapasitas pemikiran anak. Orang tua juga bisa menggunakan boneka untuk sarana peraga.
Pada usia remaja lain lagi (#satgascovid19 #ingatpesanibu #jagajarak #pakaimasker #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun). Orang tua dapat mengajak anak berdiskusi sehingga terhindar dari penekanan.
"Cara yang mudah dan sederhana, lama-lama anak akan memahami. Kalau remaja bisa dengan diskusi dengan menyajikan contoh-contoh hingga akhirnya anak mendapat pemahaman yang benar," ujar Kak Seto dikutip dari Covid19.go.id.
Berada di rumah saja sejak beberapa bulan terakhir tak ayal membuat anak-anak merasa jenuh. Bahkan mungkin masih bertanya-tanya, mengapa mereka harus di rumah saja tanpa tahu pasti apa yang terjadi di luar sana. Menyikapi hal ini, praktisi keluarga dan anak Dr Seto Mulyadi MPsi mengatakan, mengedukasi anak tentang Covid-19 tergantung usianya. (Baca: Hidayah adalah Mengetahui Kebenaran)
Pada anak usia di bawah 5 tahun, penjelasan itu bisa disampaikan dalam bentuk dongeng, gambar, atau bernyanyi. Jadi, pesan yang disampaikan relatif lebih mudah dipahami dengan kapasitas pemikiran anak. Orang tua juga bisa menggunakan boneka untuk sarana peraga.
Pada usia remaja lain lagi (#satgascovid19 #ingatpesanibu #jagajarak #pakaimasker #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun). Orang tua dapat mengajak anak berdiskusi sehingga terhindar dari penekanan.
"Cara yang mudah dan sederhana, lama-lama anak akan memahami. Kalau remaja bisa dengan diskusi dengan menyajikan contoh-contoh hingga akhirnya anak mendapat pemahaman yang benar," ujar Kak Seto dikutip dari Covid19.go.id.
Lihat Juga :