LPPMS Lahirkan Bibit Potensial Bidang Kecantikan

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 19:23 WIB
loading...
LPPMS Lahirkan Bibit...
Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo (LPPMS) menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memiliki keterampilan di bidang kecantikan. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo (LPPMS) menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memiliki keterampilan di bidang kecantikan.

Dalam setiap tahunnya, tak kurang dari 250 hingga 300 orang bergabung dengan lembaga yang berdiri sejak 2003 dan melahirkan bibit-bibit baru potensial di bidang kecantikan, yang kini menjadi stylist maupun terapis di berbagai tempat.

Selama ini pemerintah melalui Direktorat Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada LPPMS sebagai Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) untuk dapat mentransfer ilmu dan keterampilan bagi mereka yang tidak mendapat kesempatan untuk belajar secara formal, sehingga bisa menjadi bekal untuk dapat berkarya sendiri. (Baca juga: Lima Warna Lipstik yang Bikin Suasana Jadi Lebih Ceria di Musim Hujan )

Dukungan tersebut terselenggara melalui Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang merupakan program layanan pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan kerja sesuai dengan kebutuhan industri, diberikan kepada peserta didik agar memiliki kompetensi di bidang keterampilan tertentu yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi untuk bekerja dan terserap di dunia usaha dan industri (DU/DI).

Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) Bingar Egidius Situmorang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atas dukungannya melalui program Pendidikan Kecakapan Kerja untuk mencerdaskan dan meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di LPPMS ini. Kerja sama ini merupakan langkah yang kami apresiasi dan patut untuk disyukuri serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“MRAT siap mendukung melalui pendidikan keterampilan Tata Kecantikan melalui tenaga tenaga yang professional dan terlatih dengan produk produk Mustika Ratu yang berbahan alami, aman, sehat dan halal guna mengisi pengembangan kurikulum tata kecantikan serta pelatihan bagi para peserta didik LPPMS dengan menyesuaikan kondisi tuntutan industri terkini,” kata Bingar.

“Kami sangat mendukung dalam peningkatan kecerdasan serta memberikan keterampilan kepada seluruh anak anak Indonesia agar mampu mandiri dan berkarya sehingga kelak menjadi tenaga tenaga kerja yang terampil dan siap bekerja. Inilah Komitmen Mustika Ratu, turut membina generasi muda melalui ketrampilan, pendidikan serta memberikan kesempatan luas untuk dapat bersaing baik ditingkat nasional maupun internasional dan terus menciptakan generasi-generasi muda yang cerdas, inovatif, bercita – cita untuk maju serta bertanggungjawab,” sambung dia. (Baca juga: Krystal f(x) Naikan Standar Akting, dari Petugas Militer Jadi Ibu Muda )

Tahun ini, LPPMS memberikan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Spa Therapy Level II, yang dibuka pada Kamis, 8 Oktober 2020 di Ruang Kelas LPPMS, Graha Mustika Ratu.

“Pembukaan PKK ini menjadi awal pelaksana program link and match dari Kemendikbud. Materi yang diberikan bagi peserta sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DU/DI), sehingga diharapkan lulusannya bisa langsung terserap,” jelas Pimpinan LPPMS dan Ketua Pelaksana Pendidikan Kecakapan Kerja, Yuniastuti K. Putri.

Dalam program Spa Therapy, para peserta didik akan mendapatkan kursus lengkap seperti spa konsep, anatomi, sanitasi & hygiene, body massage, body scrub, body mask, foot & hand therapy, aromatherapy, thermal therapy, hydrotherapy, dan relaxation. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu memahami peran menjadi seorang terapis spa yang berkualitas, berdaya saing dan profesional dalam melaksanakan tugasnya kepada pelanggan.

Selama ini, lulusan LPPMS telah disalurkan ke beberapa pihak yang bekerja sama seperti Taman Sari Royal Heritage Spa dan Mustika Ratu. Selain itu, lulusan LPPMS juga banyak yang berkarya membuat usaha spa secara mandiri. Hal Ini menunjukkan bahwa kualitas lulusan LPPMS tidak diragukan lagi.”

Dalam program PKK Spa Therapy ini tentunya juga didukung oleh para pengajar profesional. Selama mengikuti kursus, peserta akan dipinjamkan alat praktik yang menunjang pendidikannya. Bukan hanya itu, peserta juga akan mendapat berbagai kesempatan menarik. Seperti mengikuti kompetisi beauty therapy nasional dan internasional, mendapatkan kesempatan bekerja sebagai terapis spa di spa-spa eksklusif baik di dalam maupun luar negeri. (Baca juga: Pergelangan Kaki Anda Bengkak? Bisa Jadi Ini Tanda Serangan Jantung )

Tak hanya itu, LPPMS juga memiliki kursus berstandar internasional yang bekerja sama dengan CIDESCO internasional. Peserta didik akan mendapat gelar diploma CIDESCO sekaligus menjadi anggota CIDESCO seksi Indonesia. Mereka juga berpeluang mengikuti CIDESCO International Competition dan overseas working permit. Peserta bisa berasal dari kalangan manapun, baik pemula, profesional di bidang kecantikan, sampai ahli kecantikan dengan lulusan tata kecantikan kulit atau beautician. LPPMS juga menjamin para pengajar merupakan tenaga ahli, contohnya dokter ternama, profesional di bidang kecantikan, dan tenaga ahli kecantikan lulusan CIDESCO.

Director of Spa & Wellness Taman Sari Royal Heritage Spa, Kusuma Anjani menambahkan “Taman Sari Royal Heritage Spa merupakan pihak yang bekerja sama dengan LPPMS untuk menerima lulusan kursus ini.

“Kami sudah bertahun-tahun mendapatkan terapis spa yang handal. Kami telah membuktikan bahwa lulusan-lulusan LPPMS mampu beradaptasi dengan sangat baik di dunia kerja, dapat bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” tuturnya.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
3 Gerakan Sederhana...
3 Gerakan Sederhana agar Tubuh Lebih Segar dan Tidak Kaku saat Bangun Tidur
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berita Terkini
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Infografis
Presiden Jokowi Mendorong...
Presiden Jokowi Mendorong Pemanfaatan Startup di Bidang Pangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved