Stres dan Sulit Berempati Saat Pandemi? Yuk Ikuti 6 Tips Ini

Rabu, 06 Mei 2020 - 21:01 WIB
loading...
Stres dan Sulit Berempati...
Pandemi dan masa karantina diri yang gak kunjung selesai bisa bikin kita stres. Foto: Claudia Wolff, Unsplash
A A A
JAKARTA - Masa karantina karena pandemi virus corona bikin banyak masalah muncul, salah satunya berkaitan dengan kesehatan mental.

Mental yang terganggu bisa merusak hubungan kita dengan orang terdekat. Ruang gerak yang terbatas emang bikin kita harus pintar mengelola emosi diri, perasaan marah, cemas, sedih, dan kesepian.

Nah, masalahnya, kamu gak cuma hidup sendiri. Ada orang tua, kakak, adik, atau orang lain yang tinggal bareng kamu. Ada juga teman, sahabat, atau pacar yang kamu hubungi secara daring.

Nah, kalo kamu lagi stres atau tertekan, memang gak gampang untuk tetap berkomunikasi secara wajar dengan mereka. Tapi menurut penelitian Annmarie Cano, profesor psikologi dari Wayne State University, kita semestinya bisa melakukan hal itu.

Dalam tulisannya yang terbit di The Conversation, Annmarie mengatakan bahwa berlatih empati saat kita tertekan bisa berdampak baik ke hubungan kita.

Nah, ini beberapa tips dari sang psikolog yang bisa kamu coba supaya tetap berempati saat kamu juga merasa stres selama masa karantina.

1. BERBAGI PERASAAN ITU PENTING, TAPI UTAMAKAN MENDENGAR

Stres dan Sulit Berempati Saat Pandemi? Yuk Ikuti 6 Tips Ini

Foto:Priscilla Du Preez/Unsplash

Hal pertama yang harus kamu ingat, berempati pada orang lain bisa bikin kamu merasa gak kesepian dan lebih terhubung. Mengekspresikan emosi negatif kamu ke orang terdekat adalah hal yang wajar, sebagai bentuk mau merasa terhubung tadi, atau karena butuh direspons dan dimintai saran. Tentu kamu juga lebih bisa mengontrol emosi pas kamu berbagi dengan orang lain.

Tapi, ingat, bukan cuma kamu yang butuh didengar. Sekali-sekali ganti posisi jadi pendengar yang baik. Faktanya, mendengar keluh-kesah orang terdekat bisa berpengaruh positif pada kesehatan mental seseorang. Walaupun kalian sama-sama stres, ternyata pengalaman, emosi, dan strategi kalian yang berbeda bisa membangun ikatan baru yang lebih dalam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Pentingnya Psikologi...
Pentingnya Psikologi Pengendalian Diri dalam Dunia Trading
Rekomendasi
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
Yamaha R6 Resmi Berhenti...
Yamaha R6 Resmi Berhenti Produksi setelah 25 Tahun Mengaspal
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
Berita Terkini
Kisah Winter Aespa Masuk...
Kisah Winter Aespa Masuk SM Entertainment, Gagal Audisi 3 Kali Baru Lolos
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
6 Pemakaman Artis Paling...
6 Pemakaman Artis Paling Mewah di Dunia, Ada yang Menghabiskan Rp16 Miliar
Brad Pitt dan Ines de...
Brad Pitt dan Ines de Ramon Makin Mesra, Foto Perdana Resmi Muncul di Instagram
Manohara Masih Doyan...
Manohara Masih Doyan Mi Instan tapi Tubuh Tetap Langsing, Ini Rahasianya!
Ribuan Penonton Koplove...
Ribuan Penonton Koplove Fest Vol. 4 Nikmati Festival dengan Perlindungan MNC Life
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved