Plastic Reborn 2.0 Kelola 200 Ton Lebih Sampah Plastik melalui Kolaborasi Startup
Rabu, 07 Oktober 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
"Plastic Reborn 2.0" mendorong generasi muda untuk berkolaborasi menemukan solusi pengumpulan dan pengelolaan sampah kemasan plastik pascakonsumsi dengan memanfaatkan teknologi.
Direktur Eksekutif Ancora Foundation Ahmad Zakky Habibie menyatakan bangga atas semangat para grantees yang sangat tinggi dalam mencapai target dari program ini.
"Melalui pendampingan pada program "Plastic Reborn 2.0" yang telah berjalan selama 18 bulan, para startup terpilih telah sukses berkolaborasi mengembangkan kapasitas usaha mereka dengan adopsi teknologi dan juga pengembangan secara operasional. Melihat kesuksesan para grantees melalui program ini, kami ingin mengajak para pebisnis muda Indonesia untuk ikut memajukan industri daur ulang sampah kemasan plastik sekaligus mewujudkan kelestarian lingkungan hidup," paparnya.
Keberhasilan setiap grantees terpapar pada data "Plastic Reborn 2.0" di mana terlihat peningkatan di bidang bisnis mereka. Dibandingkan tahun lalu, peningkatan jumlah sampah yang dikelola secara keseluruhan MallSampah mencapai volume 25.3 ton atau sebesar 361,1%, Gringgo meningkat 473 ton atau mengalami peningkatan 136,2%, dan Clean Up mencapai 134 ton atau 893,3%.
Sementara di bidang kapasitas usaha, MallSampah mengalami peningkatan pengguna aktif sebanyak 5.000 pelanggan, pengguna aplikasi mobile apps sebanyak 17.000 orang, dengan lebih dari 200 mitra pengumpul sampah yang mendukung operasional perusahaan secara luas di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kota Parepare. Selain itu, pencapaian Clean Up tercatat pada pertumbuhan jumlah pelanggan rumah tangga dan bisnis sebesar 100% yang tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Gowa, namun juga kota lain di Sulawesi Selatan.
Co-Founder MallSampah Adi Saifullah Putra mengatakan, program akselerasi bisnis yang dijalani telah mendorong MallSampah berinovasi dalam layanan pengelolaan sampah yang lebih baik dan mencapai pertumbuhan bisnis tinggi.
"Selain itu, bersama Clean Up kami mengembangkan fitur “Mixed Waste” menjadi aplikasi mobile pertama dari MallSampah sebagai bentuk solusi layanan pengelolaan sampah yang terintegrasi dalam satu platform, mulai dari sumbernya sampai dengan pemrosesan terakhir," katanya.
Direktur Eksekutif Ancora Foundation Ahmad Zakky Habibie menyatakan bangga atas semangat para grantees yang sangat tinggi dalam mencapai target dari program ini.
"Melalui pendampingan pada program "Plastic Reborn 2.0" yang telah berjalan selama 18 bulan, para startup terpilih telah sukses berkolaborasi mengembangkan kapasitas usaha mereka dengan adopsi teknologi dan juga pengembangan secara operasional. Melihat kesuksesan para grantees melalui program ini, kami ingin mengajak para pebisnis muda Indonesia untuk ikut memajukan industri daur ulang sampah kemasan plastik sekaligus mewujudkan kelestarian lingkungan hidup," paparnya.
Keberhasilan setiap grantees terpapar pada data "Plastic Reborn 2.0" di mana terlihat peningkatan di bidang bisnis mereka. Dibandingkan tahun lalu, peningkatan jumlah sampah yang dikelola secara keseluruhan MallSampah mencapai volume 25.3 ton atau sebesar 361,1%, Gringgo meningkat 473 ton atau mengalami peningkatan 136,2%, dan Clean Up mencapai 134 ton atau 893,3%.
Sementara di bidang kapasitas usaha, MallSampah mengalami peningkatan pengguna aktif sebanyak 5.000 pelanggan, pengguna aplikasi mobile apps sebanyak 17.000 orang, dengan lebih dari 200 mitra pengumpul sampah yang mendukung operasional perusahaan secara luas di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kota Parepare. Selain itu, pencapaian Clean Up tercatat pada pertumbuhan jumlah pelanggan rumah tangga dan bisnis sebesar 100% yang tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Gowa, namun juga kota lain di Sulawesi Selatan.
Co-Founder MallSampah Adi Saifullah Putra mengatakan, program akselerasi bisnis yang dijalani telah mendorong MallSampah berinovasi dalam layanan pengelolaan sampah yang lebih baik dan mencapai pertumbuhan bisnis tinggi.
"Selain itu, bersama Clean Up kami mengembangkan fitur “Mixed Waste” menjadi aplikasi mobile pertama dari MallSampah sebagai bentuk solusi layanan pengelolaan sampah yang terintegrasi dalam satu platform, mulai dari sumbernya sampai dengan pemrosesan terakhir," katanya.
Lihat Juga :