Konser The Chainsmokers Kena Denda akibat Langgar Protokol Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2020 - 23:29 WIB
loading...
Konser The Chainsmokers...
Promotor The Chainsmokers harus membayar USD20.000 setelah menggelar konser pada Juli lalu, yang dinilai melanggar protokol jarak sosial negara bagian. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Promotor The Chainsmokers harus membayar USD20.000 setelah menggelar konser pada Juli lalu, yang dinilai melanggar protokol jarak sosial negara bagian.

Gubernur New York, Andrew Cuomo mengumumkan bahwa agensi In The Know Experiences, promotor konser Southampton akan didenda karena mengadakan pertemuan yang tidak penting tanpa mengenakan masker setelah penyelidikan yang dipimpin oleh Departemen Kesehatan. (Baca juga: 3 Zodiak Ini Terjebak Dalam Hubungan Putus Sambung )

"Promotor konser Chainsmokers hari ini didakwa melanggar Perintah Eksekutif dan Pasal 16 UU Kesehatan Masyarakat," kata Cuomo dalam siaran pers dilansir dari USA Today.

"Seperti yang saya katakan segera setelah laporan peristiwa ini, itu adalah pelanggaran mengerikan terhadap langkah-langkah kesehatan masyarakat kritis yang kami lakukan sejak awal pandemi ini untuk melindungi warga New York dari COVID-19," lanjutnya.

"Kami akan terus meminta pertanggungjawaban orang dan bisnis atas tindakan mereka dan pemerintah daerah harus menegakkan aturan atau kami akan meminta pertanggungjawaban mereka juga," papar Cuomo.

Awal musim panas ini, duo EDM-pop, yang beranggotakan Alex Pall dan Drew Taggart, menerima reaksi keras karena tampil untuk ribuan orang di konser amal yang padat di Water Mill, NY, di tengah lonjakan kasus virus korona AS.

Menurut situs acara tersebut, acara penggalangan dana yang disebut sebagai pertemuan Safe & Sound mengikuti semua pedoman jarak sosial. Namun, rekaman video yang beredar di media sosial dari acara tersebut menunjukkan hal yang berbeda.

Sebuah video dari manajer grup, Adam Alpert, yang beredar online menunjukkan kerumunan besar orang berkumpul di depan panggung dalam jarak enam kaki satu sama lain, meskipun acara tersebut mengklaim memenuhi semua standar kesehatan dan keselamatan lokal, serta peraturan negara bagian. (Baca juga: Ivan Gunawan: Maskulin Itu Karakter )

Siaran pers menyatakan bahwa berdasarkan investigasi secara menyeluruh, lebih dari 2.150 penonton konser menghadiri acara tersebut, melebihi jumlah maksimum yang diizinkan. Selain itu, acara tersebut tidak diadakan sesuai dengan langkah-langkah keamanan lainnya yang diuraikan dalam pengajuan izin dan materi promosi, serta menciptakan kondisi yang meningkatkan risiko penyebaran COVID-19 di New York.

Pada 27 Juli, Komisaris Kesehatan New York Howard Zucker mengatakan dia sangat terganggu oleh kejadian itu dan mengumumkan Departemen Kesehatan Negara Bagian New York akan membuka penyelidikan.

"Saya bingung bagaimana Kota Southampton bisa mengeluarkan izin untuk acara seperti itu, bagaimana mereka percaya itu legal dan bukan ancaman kesehatan masyarakat yang jelas," tulis Zucker kepada Pengawas Kota Southampton Jay Schneiderman dalam surat yang diperoleh USA Today.

Terlepas dari rekaman kerumunan, penyelenggara acara bersikeras pedoman jarak sosial telah diterapkan dalam konser tersebut. Mereka mengklaim telah mengikuti semua protokol kesehatan yang tepat dan terkini, termasuk memberi jarak setiap tempat lebih dari enam kaki, memposisikan sanitasi di seluruh lahan terbuka hingga pemeriksaan suhu.

"Sanitasi toilet setiap 10 menit, keamanan lokal memaksa para tamu untuk memakai masker mereka baik di dalam maupun di luar area yang ditentukan, pelacakan kontak, zona parkir yang ditandai dengan jelas, serta menyediakan masker wajah gratis pada saat kedatangan," kata penyelenggara In the Know Experiences dan Invisible Noise.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
ARMY Siap War Tiket...
ARMY Siap War Tiket Konser BTS ARIRANG in Jakarta Hari Ini, Harga Termurah Rp1,8 Juta
Merawat Warisan Sang...
Merawat Warisan Sang Maestro, Musisi Muda Bersatu dalam Konser Tribute 'Pesta Cinta' Elfa Secoria
Rafi Sudirman Sambangi...
Rafi Sudirman Sambangi 5 Kota Indonesia, Hadirkan Konser Intim dan Personal
Ziva Magnolya Keluar...
Ziva Magnolya Keluar dari Zona Nyaman di Java Jazz Festival 2026, Nyanyikan 'Spain'
Penampilan Adrian Khalif...
Penampilan Adrian Khalif Jadi Puncak Musiczone Okezone 2026, Ajak Penonton Nyanyi Bareng
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Merayakan Perempuan:...
Merayakan Perempuan: Indonesia Women Fest 2026 Hadirkan Pengalaman Eksklusif Bersama BRI di ICE BSD
Rekomendasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
Di Negara-negara Ini...
Di Negara-negara Ini Nyetir Sambil Telepon Kena Denda Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved