Meningkatkan Kerja Jantung Pada Level Gagal Jantung
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti telah mempertimbangkan cara menjalani transplantasi jantung secara efektif dan efisien. Namun, pemahaman tentang fungsi jantung dapat memungkinkan para peneliti untuk mengembangkan terapi yang lebih efektif dalam mengembalikan kemampuan atau fungsi jantung. (Baca juga: Kemendikbud Akan Kembangkan SMK untyuk Bangun Desa)
Arany dan timnya secara bersamaan mengambil sampel darah yang masuk dan keluar dari jantung pada 87 subyek dalam penelitian ini. para peneliti menggunakan dua sampel subyek sebagai perbandingan.
Pertama, subyek terdiri dari pria dan wanita yang telah menjalani prosedur pengobatan, yang disebut fibrilasi atrium, tapi tidak mengalami gagal jantung. Kedua adalah pengambilan sampel serupa pada 23 pasien fibrilasi atrium yang memang mengalami gagal jantung.
Tim peneliti menggunakan alat canggih untuk mengukur tingkat ratusan "metabolit" yang berbeda dalam sampel darah, molekul yang terlibat dalam penggunaan sumber energi dan pertumbuhan sel. Tujuan utamanya adalah untuk mengungkapkan secara rinci metabolit mana yang dikonsumsi jantung untuk bekerja dengan keseimbangan dan yang dihasilkannya sebagai produk sampingan. (Baca juga: Perkuat Imunitas Agar Tetap Sehat Selama Pandemi)
Perbandingan hasil penelitian ini sangat penting bagi para peneliti dalam melakukan analisis terutama untuk memberikan gambaran jelas dan terperinci tentang pengambilan dan pelepasan metabolit normal di jantung. Hasil analisa yang akurat akan dapat digunakan oleh para peneliti untuk pengembangan terapi atau obat di masa depan.
Secara keseluruhan, para peneliti mendeteksi 277 metabolit yang andal dalam darah peserta. Mereka menemukan 65 data pasien dimana darah yang keluar dari jantung secara signifikan berbeda dengan darah yang masuk.
Arany dan timnya secara bersamaan mengambil sampel darah yang masuk dan keluar dari jantung pada 87 subyek dalam penelitian ini. para peneliti menggunakan dua sampel subyek sebagai perbandingan.
Pertama, subyek terdiri dari pria dan wanita yang telah menjalani prosedur pengobatan, yang disebut fibrilasi atrium, tapi tidak mengalami gagal jantung. Kedua adalah pengambilan sampel serupa pada 23 pasien fibrilasi atrium yang memang mengalami gagal jantung.
Tim peneliti menggunakan alat canggih untuk mengukur tingkat ratusan "metabolit" yang berbeda dalam sampel darah, molekul yang terlibat dalam penggunaan sumber energi dan pertumbuhan sel. Tujuan utamanya adalah untuk mengungkapkan secara rinci metabolit mana yang dikonsumsi jantung untuk bekerja dengan keseimbangan dan yang dihasilkannya sebagai produk sampingan. (Baca juga: Perkuat Imunitas Agar Tetap Sehat Selama Pandemi)
Perbandingan hasil penelitian ini sangat penting bagi para peneliti dalam melakukan analisis terutama untuk memberikan gambaran jelas dan terperinci tentang pengambilan dan pelepasan metabolit normal di jantung. Hasil analisa yang akurat akan dapat digunakan oleh para peneliti untuk pengembangan terapi atau obat di masa depan.
Secara keseluruhan, para peneliti mendeteksi 277 metabolit yang andal dalam darah peserta. Mereka menemukan 65 data pasien dimana darah yang keluar dari jantung secara signifikan berbeda dengan darah yang masuk.
Lihat Juga :