Begini Cerita Stylist yang Diperlakukan Buruk Irene Red Velvet
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
“Ketika saya melihat itu, saya bertanya-tanya seperti apa orang yang mendorong dahi orang lain itu. Saya masih kaget. Rasanya orang-orang di sekitarnya sudah terbiasa dengan tindakannya yang salah dan tidak terlalu peduli. Saya tidak mau untuk bertemu dengan orang seperti itu lagi, tapi kemudian aku bertemu dengannya untuk kedua kalinya di lokasi syuting. Ada dua stylist berlutut di depannya. Stylist mengenakan sepatunya saat dia kehilangan keseimbangan. Dia mengutuk dan mengambil salah satu rambut stylist untuk mendapatkan kembali keseimbangannya. Itu adalah kedua kalinya saya terkejut,” sambung dia.
Menurutnya, cara paling nyaman untuk memakai sepatu adalah duduk di kursi dan memakainya sendiri. “Ketiga kalinya ketika saya melihat stylist yang disuruh membangunkan Irene, yang tertidur selama waktu tunggu,” ujarnya.
“Stylist tampak ketakutan dari benaknya sehingga wajahnya menjadi pucat. Seolah-olah dia melihat hantu atau semacamnya. Tetap saja, dia populer dan sukses. Sekarang apakah itu hanya penurunan drastis baginya? Saya bukan orang pemberani yang bisa mengungkapkan identitas saya, saya juga tidak mencatat bukti klaim saya. Tapi saya menyambut kematiannya,” sambungnya.
Stylist memposting tagar 'psiko' dan 'monster' yang digunakan pada posting sebelumnya yang dibuat oleh editor. Meski stylist tidak menyebut nama spesifik, banyak netizen Korea yang bisa mengetahui tentang siapa postingan tersebut. (Baca juga: Kim Hanbin Perbarui Akun Instagram Setelah Keluar dari IKON )
Banyak yang menggunakan tagar yang sama untuk memposting lebih banyak cerita tentang pengalaman mereka dengan artis tersebut.
Menurutnya, cara paling nyaman untuk memakai sepatu adalah duduk di kursi dan memakainya sendiri. “Ketiga kalinya ketika saya melihat stylist yang disuruh membangunkan Irene, yang tertidur selama waktu tunggu,” ujarnya.
“Stylist tampak ketakutan dari benaknya sehingga wajahnya menjadi pucat. Seolah-olah dia melihat hantu atau semacamnya. Tetap saja, dia populer dan sukses. Sekarang apakah itu hanya penurunan drastis baginya? Saya bukan orang pemberani yang bisa mengungkapkan identitas saya, saya juga tidak mencatat bukti klaim saya. Tapi saya menyambut kematiannya,” sambungnya.
Stylist memposting tagar 'psiko' dan 'monster' yang digunakan pada posting sebelumnya yang dibuat oleh editor. Meski stylist tidak menyebut nama spesifik, banyak netizen Korea yang bisa mengetahui tentang siapa postingan tersebut. (Baca juga: Kim Hanbin Perbarui Akun Instagram Setelah Keluar dari IKON )
Banyak yang menggunakan tagar yang sama untuk memposting lebih banyak cerita tentang pengalaman mereka dengan artis tersebut.
(tdy)
Lihat Juga :