Saat Kematian Tiba, Daun Sidrat al-Muntaha Tertulis Namamu akan Jatuh kepada Izrail
Jum'at, 08 Mei 2020 - 00:50 WIB
loading...
Tak ada satupun mahluk di alam semesta ini yang mengetahui kapan dirinya akan meninggal dunia, tak terkecuali Izrail sang malaikat pencabut nyawa. Foto : Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Tak ada satupun mahluk di alam semesta ini yang mengetahui kapan dirinya akan meninggal dunia, tak terkecuali Izrail sang malaikat pencabut nyawa. Meski bertugas mencabut nyawa manusia, Izrail sama sekali tak tahu kapan tiap-tiap makhluk akan mati
Kematian setiap mahkluk hanya diketahui oleh Allah SWT. Menurut kisah Kabil Akbar, Allah telah menciptakan sebuah pohon Sidrat al-Muntaha di bawah 'Arsy yang mana jumlah daunnya sama banyak dengan bilangan makhluk yang Allah ciptakan.
Jika satu makhluk itu telah diputuskan ajalnya, maka umurnya tinggal 40 hari dari hari yang diputuskan. Maka jatuhlah daun itu kepada Malaikat Maut, tahulah bahwa dia telah diperintahkan untuk mencabut nyawa orang yang tertulis pada daun tersebut, sampai ada daun dari pohon yang terletak di bawah 'Arsy gugur.
Kemudian akan jatuh dua titisan dari arah 'Arsy pada daun tersebut, titisan hijau ataupun putih. Hijau menandakan bakal si mayat akan mendapat kecelakaan sementara putih mengambarkan dia akan mendapat kebahagiaan.
Untuk mengetahui tempat makhluk mati, Allah telah menciptakan Malaikat Arham yang akan diperintahkan untuk memasuki sperma yang berada dalam rahim ibu dengan debu bumi yang akan diketahui di mana ia akan mati dan di situlah kelak ia pasti akan menemui ajalnya.
Kematian setiap mahkluk hanya diketahui oleh Allah SWT. Menurut kisah Kabil Akbar, Allah telah menciptakan sebuah pohon Sidrat al-Muntaha di bawah 'Arsy yang mana jumlah daunnya sama banyak dengan bilangan makhluk yang Allah ciptakan.
Jika satu makhluk itu telah diputuskan ajalnya, maka umurnya tinggal 40 hari dari hari yang diputuskan. Maka jatuhlah daun itu kepada Malaikat Maut, tahulah bahwa dia telah diperintahkan untuk mencabut nyawa orang yang tertulis pada daun tersebut, sampai ada daun dari pohon yang terletak di bawah 'Arsy gugur.
Kemudian akan jatuh dua titisan dari arah 'Arsy pada daun tersebut, titisan hijau ataupun putih. Hijau menandakan bakal si mayat akan mendapat kecelakaan sementara putih mengambarkan dia akan mendapat kebahagiaan.
Untuk mengetahui tempat makhluk mati, Allah telah menciptakan Malaikat Arham yang akan diperintahkan untuk memasuki sperma yang berada dalam rahim ibu dengan debu bumi yang akan diketahui di mana ia akan mati dan di situlah kelak ia pasti akan menemui ajalnya.
Lihat Juga :